Walan.id – Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Serang bekerjasama dengan Baznas Kabupaten Serang menyalurkan air bersih di wilayah Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, Banten yang mengalami kesulitan air bersih akibat kemarau berkepanjangan.
Pendistribusian air bersih dilakukan empat titik di wilayah Kecamatan Carenang seperti di Desa Pamanuk, Ragas, Panenjoan dan Mekarsari.
Direktur BPR Serang, Dadi Suryadi, menyampaikan penyaluran air bersih melalui Baznas Kabupaten Serang dan Camat Carenang serta Kapolsek Carenang.
Ia mengatakan sekitar 20 mobil tangki sudah disalurkan kepada warga Kabupaten Serang yang membutuhkan air bersih.
“Jadi BPR Serang ngasih bantuan air bersih itu dua puluh tangki, jadi di carenang ini empat titik untuk penyaluran air bersih ini.” ungkapnya kepada wartawan, Senin, (21/9/2026).
Ia berencana menyalurkan air bersih di beberapa wilayah Kabupaten Serang seperti Pontang dan Cikeusal yang membutuhkan air bersih.
“Semua akan kita distribusikan sesuai dengan kebutuhan.”kata dia.
Masih kata Dadi, Pihaknya sudah mengajukan ke PDAM untuk pendistribusian air bersih, karena BPR Serang banyak cabang di wilayah Kabupaten Serang.
“Jadi kita mengusulkan ke PDAM juga karena BPR inikan banyak cabangnya bahkan kantornya disetiap kecamatan, jadi banyak masyarakat juga ngajuin air bersih.”ujarnya.
Ia menyatakan, jika masyarakat Kabupaten Serang masih kekurangan air bersih dengan kondisi kemarau saat ini, pihaknya bakal mendistribusikan air bersih tersebut.
Menurutnya, hal tersebut dilakukan bagian dari bentuk kepedulian pihak BPR Serang kepada masyarakat yang membutuhkan air bersih.
“Ya ini bagian dari pelayanan kami, BPR selaku perusahaan daerah milik kabupaten serang yang peduli dengan masyarakat yang membutuhkan air bersih.”ucapnya.
Sementara itu, Camat Carenang Imron, mengatakan pendistribusian air bersih melalui Baznas Kabupaten Serang dari BPR Serang.
“Dibagikan di desa pamanuk kampung kedokan porang.”ungkapnya.
Selain itu, kata Camat, data yang dihimpun pihak Kecamatan sekitar tujuh desa yang mengalami kekeringan.
“kita juga sudah up dating data kepada kepala desa agar melaporkan kembali kampung kampung yang masih membutuhkan air bersih.”pungkasnya.












