Walan.id — Gelombang kedua pelatihan pembentukan SDM Satuan Pengamanan (Satpam) Gada Pratama Batch 2 di Kabupaten Serang kini memasuki tahap akhir seleksi.
Sebanyak 150 calon peserta hari ini mengikuti tes wawancara sebagai pintu gerbang sebelum resmi memulai pelatihan.
Kepala Bidang Latihan dan Produktivitas Disnakertrans Kabupaten Serang, Muhammad Furqon, menjelaskan bahwa proses ini telah dimulai sejak tiga minggu lalu. Pendaftaran dibuka secara online melalui portal Serba Digi / Serang Bahagia Digital.
“Alhamdulillah antusiasme masyarakat sangat baik, tercatat sekitar 150 orang mendaftar. Tahapan seleksi berurutan. seleksi administrasi online, tes kesehatan, tes fisik, dan hari ini tes wawancara sebagai tahap terakhir,” jelas Furqon, ditemui di ruang kerjanya, Kamis, (5/11/2026).
Ia memaparkan, calon yang lolos seleksi akan mengikuti pendidikan dan pelatihan dasar Satpam Gada Pratama selama 140 jam pelajaran (JP) atau kurang lebih dua minggu. Sementara, lokasi pelatihan di Barak yang disiapkan oleh penyelenggara.
Setelah lulus, mereka berhak mendapatkan Ijazah Satpam Gada Pratama resmi yang dikeluarkan oleh Badan Usaha Jasa Pengamanan selaku pihak ketiga.
“Seluruh biaya pelatihan gratis. Peserta juga mendapat fasilitas makan minum dan seragam pelatihan. Tidak ada pungutan sepeser pun,” tegas Furqon.
Terkait penempatan kerja setelah lulus, Disnakertrans telah berkoordinasi dengan BUJP. Namun, Furqon mengingatkan para peserta untuk siap ditempatkan tidak hanya di dalam Kabupaten Serang.
“Kita sudah menjalin komunikasi dengan berbagai perusahaan jasa pengamanan. Penempatan tersebar di wilayah Kabupaten Serang, Banten, maupun Jabodetabek. Kami harapkan peserta siap ditempatkan di mana saja, karena peluang kerja di dalam daerah terbatas untuk jumlah sebanyak ini,” paparnya.
Program ini merupakan salah satu upaya strategis Pemerintah Kabupaten Serang melalui Disnakertrans untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas bagi warga.
Dengan sertifikat Gada Pratama yang diakui secara nasional, lulusan pelatihan ini memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasar kerja.(Lan)













