Walan.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terus melakukan pembangunan infrastruktur di beberapa sektor mulai dari penanganan jalan, jembatan, penyediaan air minum, MCK, TPS3R, Fasos Fasum, Drainase, dan Revitalisasi Kantor Kecamatan.
Kepala DPUPR Kabupaten Serang, Mochamad Ronny Natadipraja mengatakan DPUPR Kabupaten Serang telah merealisasikan beberapa penanganan infrastruktur dan pelayanan.
“Untuk infrastruktur, kegiatan yang sudah dilakukan antara lain penanganan jalan Kabupaten dan Desa serta jembatan. “ungkapnya kepada walan.id saat ditemui diruang kerjanya. Senin, 26 Oktober 2026.
Selain itu, Pihaknya, melakukan pembangunan seperti penyediaan air minum, pembuatan MCK untuk sanitasi, serta membangun Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (<span;>TPS 3R).
“Kita juga ikut andil membangun TPS 3R dalam rangka mengurangi masalah sampah, kemudian kita juga menangani rehabilitasi pembangunan gedung kantor kecamatan.”kata dia.
Masih kata Rony, pihaknya juga telah membangun fasos fasum, Drainase di beberapa titik irigasi termasuk penanganan banjir dan musim kemarau.
“kita membangun fasos fasum, drainase, dan beberapa titik irigasi termasuk penanganan banjir dan penanganan air bersih pada saat musim kemarau.”kata dia.
Optimalisasi Pelayanan
Selain Penanganan infrastruktur, Kepala Dinas DPUPR, Rony, juga memeberikan pelayanan optimalisasi penanganan seperti, Persetujuan Pembangunan Gedung (PBG), Sertifikat Laik Fungsi (SLF), Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) dan Informasi tata ruang.
“Jadi memang ada penanganan hal fisik, dan jua ada hal hal sifatnya administrasi dan penanganan perijinan.” tegasnya.
Sementara itu, Rony mengatakan untuk jalan desa yang diusulkan ke program Jalan Bangun Desa Sejahtera (Bang Andra) sekitar 26 titik. Dan hal itu sudah dilakukan kordinasi dengan Provinsi Banten secara intensif.
“Program bang andra inikan sangat dirasakan oleh masyarakat serang manfaatnya, bahkan program ini saya berharap tetap diteruskan karena jalan jalan desa di wilayah kabupaten serang ini sangat banyak sekali.”harapnya.
Menurutnya, Di satu sisi pihaknya masih fokus mengerjakan jalan kabupaten dengan kondisi keuangan terbatas.
“Dengan adanya program bang andra pemerintah daerah bisa terbantukan, masyarakat senang dan beban kita juga terkurangi.” pungkasnya.













