Walan.id – Pemerintah Kabupaten Serang mengapresiasi program beasiswa ke Jepang yang merupakan program dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemen PDT).
Kerjasama program tersebut dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia (SDM) Kabupaten Serang.
Hal itu dikatakan, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah saat menyelenggarakan seleksi secara offline program Beasiswa Pemuda Desa Bangun Indonesia ke Jepang yang digelar di Gedung Serba Guna Pondok Pesantren (Ponpes) Bai Mahdi Sholeh Ma’mun Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran pada Senin, 2 November 2026
“Saya secara pribadi dan pemerintah daerah mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya untuk kementerian desa yang telah bekerja sama dengan Pemkab Serang dalam rangka memberikan beasiswa khususnya pemuda desa untuk diberangkatkan atau untuk mengikuti magang dan selanjutnya bisa bekerja di Jepang,” kata Bupati Ratu Zakiyah.
Baca juga:
DKPP Kabupaten Serang Buka Program Beasiswa Anak Petani ke Jepang
Ia menyatakan, Belajar ke Jepang merupakan kesempatan yang luar biasa dan harus dimanfaatkan semaksimal mungkin terutama untuk warga Kabupaten Serang.
“Ini merupakan salah satu cara untuk mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Serang.” kata dia.
Menurutnya, Angka pengangguran di Kabupaten Serang masih tinggi, Maka dari itu, Ia meminta kepada seluruh warga untuk memanfaatkan program tersebut.
Ia mengatakan, Para pemuda yang mengikuti seleksi program beasiswa ke Jepang hari ini agar lebih serius.
“Jadi semangat terus untuk warga yang hari ini sudah mendaftar. Jadi tadi saya tanya ada berapa saja seleksi hari ini.”ungkapnya.
Ratu Rachmatuzakiyah menjelaskan, Dalam Program tersebut pertama ada seleksi administrasi, akademis dan kesehatan.
“Jadi kalau tiga-tiganya itu sudah lolos, baru dilanjutkan dengan mengikuti pendidikan untuk mengikuti pelatihan bahasa Jepang dan budaya Jepang,” katanya.
Baca juga:
Ratu Zakiyah Beri Motivasi Siswa Siswi MAN 1 Serang Masuk Perguruan Tinggi Lewat Beasiswa Perintis
Lebih lanjut, Ia mengatakan terkait kuota ada sekitar 513 dari jumlah keseluruhan dari Kabupaten Serang 419 dan sisanya dari kota Serang.
“Targetnya tidak ada, yang jelas ini tentu kami tadi Pak Menteri minta sebanyak-banyaknya dan ini masih terbuka peluang yang sangat lebar bagi warga masyarakat yang ingin mendaftarkan program beasiswa ke Jepang,”ungkapnya.
Ia meminta, kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk terus dimasifkan terkait program tersebut. Bahkan pihaknya akan menyebar brosur.
“Mungkin nanti ada brosur-brosur yang akan kami sebarkan melalui OPD-OPD yang strategis, sehingga kemudian nanti pesannya itu bisa sampai kepada warga.” kata dia.
Ia menegaskan, program tersebut dalam rangka untuk menekan angka pengangguran yang ada di Kabur Serang.
“Jadi ini dalam rangka juga menekan angka pengangguran yang ada di Kabupaten Serang. Insya Allah bisa terbantu dan yakinlah bahwa kalau kita sungguh-sungguh pasti semuanya akan tercapai,” tegasnya.
Sementara itu, Mendes PDT Yandri Susanto mengatakan, program ini sudah diluncurkan 3 bulan yang lalu bersama Raffi Ahmad sebagai Utusan Khusus Presiden.
“Waktu itu sudah kita lepas 200 orang dari berbagai daerah. Setahu saya dulu dari 10 atau 12 provinsi gitu. Kita memang beri peluang kepada semua daerah, terutama desa-desa di kabupaten seluruh Indonesia. Cepat-cepatan saja, jadi bukan Serang diutamakan, enggak. Jadi siapapun kabupaten yang siap, kita akan layani. Karena memang kuota kita banyak, lebih dari 40 ribu yang diminta dari Jepang dari desa-desa,” katanya.
Yandri menyebutkan bagi para peserta akan langsung magang, dan langsung dapat gaji dan nanti akan bekerja juga gajinya lebih besar. Ini peluang yang sangat besar.
“Tentu kita berterima kasih kepada Pemkab Serang yang gercep tadi pendaftarnya sudah lumayan 500 lebih, tapi saya minta kalau bisa ditingkatkan lagi. Karena Serang kan banyak, hampir 2 juta, terus anak muda juga banyak. Ini kesempatan emas, kesempatan terbaik bagi anak-anak muda yang ingin ke luar negeri, kemudian berlatih, belajar,” katanya.
Baca juga:
Bersama Bupati Serang Ratu Zakiyah, Mendes PDT Bakal Angkat Potensi Desa-desa di Tanara
Setelah dari Jepang, mereka diharapkan menjadi pionir atau menjadi agregator perubahan di desanya. Tidak lagi mencari kerja, tapi dia bisa menciptakan lapangan kerja. Untuk mengikuti program ini harus bisa berbahasa Jepang.
“Makanya tadi saya sebagai pribadi, menyiapkan guru bahasa Jepang secara gratis. Jadi, kursusnya gratis di sini. Tempatnya juga gratis, tidak perlu sewa. Kemudian dari Pemkab Serang juga luar biasa keberpihakan tadi, MCU bisa ditanggung oleh kabupaten, kemudian termasuk BPJS Ketenagakerjaan juga ditanggung. Ini luar biasa, ini bisa jadi memang pola Pemkab Serang ini akan dijadikan pola-pola di kabupaten lain,” tegasnya.
Kata Mendes, Kabupaten Serang bisa menjadi contoh bagi daerah lain. “Kita terima kasih kepada Ibu Bupati, kepada Pak Rudi dan tim, tentu ya di Kementerian Desa ada Badan BPSDM, ada Mas Iksan yang memang leadernya untuk memastikan ini on track. Jadi kalau ini bagus di Kabupaten Serang, ini tinggal direplikasi di daerah-daerah lain,” katanya.
Hal senada disampaikan Kepala DPMD Rudy Suhartanto. Kata dia, peserta magang adalah mereka yang berusia 18 sampai dengan 26 tahun. Pendidikannya minimal setingkat SLTA dan bisa juga S1.
“Yang penting masuk dalam kriteria 18 sampai dengan 26 tahun. Kemudian persyaratan yang pertama adalah silakan teman-teman masyarakat yang masuk dalam kriteria yang tadi, itu daftarnya online,” katanya.
Kata dia, untuk hari ini di sini diberikan kesempatan untuk daftarnya offline di sini yang waktunya terbatas, sementara daftar online bisa kapan saja.
“Nah kemudian pertama itu siapkan administrasi dari mulai KTP, Kartu Keluarga, ijazah dari mulai SD, SMP sampai SMA, akte kelahiran, dan SKCK,” tegasnya.
Ia mengatakan, Seleksi Para peserta beasiswa juga akan dites secara IQ dan secara kemampuan minimalnya 99 tes IQ nya. Seperti tes Online.
“Setelah tes IQ selesai, kemudian dinyatakan lulus, tes IQ masuk ke tahap selanjutnya, MCU. Insya Allah, Pemda Serang akan, bukan menggratiskan ya, biaya MCU-nya akan dibiayai oleh Pemda.”terangnya.












