ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Rabu, 4 November 2026, 00:34 WIB
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
No Result
View All Result
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial

BPBD Perkuat Kajian Risiko Bencana, Siapkan Penanganan Jangka Panjang

Walan. Id by Walan. Id
in Advetorial
0
BPBD Kabupaten Serang  Perkuat Kajian Risiko Bencana, Siapkan Penanganan Jangka Panjang. Dok.(ist)

BPBD Kabupaten Serang Perkuat Kajian Risiko Bencana, Siapkan Penanganan Jangka Panjang. Dok.(ist)

Walan.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang terus memperkuat perencanaan penanggulangan bencana melalui penyusunan dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) 2025–2029. Dokumen tersebut diharapkan menjadi dasar penanganan yang lebih terarah dan terukur, mulai dari pencegahan, kesiapsiagaan, hingga pengurangan dampak bencana.

Di bawah kepemimpinan Ajat Sudrajat dengan Sekretaris Fakih, BPBD Kabupaten Serang juga mengupayakan solusi jangka panjang untuk mengurangi risiko yang berulang. Langkah tersebut sejalan dengan arahan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas agar penanganan tidak berhenti pada pemberian bantuan saat bencana terjadi.

Jadikan Kajian Risiko sebagai Dasar Perencanaan

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang Ajat Sudrajat menyampaikan bahwa penyusunan dokumen KRB telah rampung. Tahap berikutnya adalah pengajuan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk proses finalisasi sebelum disiapkan pengaturannya melalui Peraturan Bupati (Perbup).

“Penyusunan dokumennya sudah rampung. Selanjutnya, kita ajukan kepada BNPB untuk proses finalisasi. Setelah itu, disiapkan Perbupnya,” ujar Ajat, belum lama ini.

Penyusunan dokumen tersebut mendapat dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), meskipun menurut Ajat alokasinya masih terbatas.

Ia menjelaskan bahwa KRB memuat pemetaan potensi dan risiko bencana dengan memanfaatkan data BPBD, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta sumber lain di luar instansi pemerintah. Kajian tersebut juga diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

“Jadi, kita membaca potensi bencana berdasarkan informasi dan data yang tersedia, baik di BPBD, OPD terkait, maupun di luar instansi pemerintah,” tuturnya.

Sebagai contoh, pada wilayah rawan banjir, kajian mencakup kemungkinan kejadian, potensi dampak kerusakan, serta langkah yang perlu dipersiapkan pemerintah dan masyarakat.

“Melalui kajian tersebut, kita dapat mengurangi risiko dampaknya. Semuanya dituangkan dalam dokumen, termasuk arah penanganannya,” katanya.

Setelah KRB, BPBD berencana menindaklanjutinya dengan penyusunan dokumen Rencana Penanggulangan Bencana (RPB), kemudian rencana kontingensi (renkon) yang lebih spesifik untuk masing-masing jenis ancaman. Dengan demikian, urutan dokumen kebencanaan tersebut adalah KRB–RPB–Renkon.

“Kalau rencana kontingensi sudah lebih spesifik per jenis bencana, seperti longsor, banjir, dan sebagainya,” ujarnya.

Dorong Solusi Jangka Panjang untuk Banjir dan Kekeringan

Ajat menilai penanggulangan bencana perlu bergerak melampaui penanganan darurat. Pemberian bantuan tetap diperlukan, tetapi harus diikuti upaya mengurangi sumber risiko agar dampak serupa tidak terus berulang.

“Selama ini, ketika terjadi banjir, kita mengirim bantuan. Ke depan, melalui KRB, kita ingin penanganannya lebih berorientasi pada solusi jangka panjang,” katanya.

Pada penanganan kekeringan, misalnya, BPBD akan menjajaki penyediaan sumber air yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Salah satu pilihannya adalah pembangunan sumur bor, sesuai dengan kondisi dan kebutuhan wilayah.

Dengan tersedianya sumber air yang memadai, ketergantungan terhadap pengiriman bantuan air bersih diharapkan dapat berkurang.

“Tentu untuk mewujudkannya membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan,” ucap Ajat.

Untuk wilayah rawan banjir, BPBD juga membuka kemungkinan penataan permukiman melalui koordinasi dengan OPD terkait. Ajat mencontohkan kondisi di Rancasanggal yang memiliki rumah warga di sekitar tanggul.

“Sebagai contoh, mungkin kita kaji di Rancasanggal. Di sana ada rumah warga di antara tanggul. Kita perlu melihat kemungkinan relokasi dengan menyiapkan hunian permanen,” ujarnya.

Gagasan tersebut masih memerlukan kajian dan pembahasan bersama agar penanganannya sesuai dengan kondisi lapangan serta kebutuhan masyarakat.

Perkuat Kesiapsiagaan dan Kolaborasi Lintas Pihak

Ajat menegaskan bahwa dokumen perencanaan harus diikuti penguatan pencegahan dan kesiapsiagaan. Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting untuk mengurangi risiko dan meningkatkan kesiapan menghadapi bencana.

Menurutnya, Kabupaten Serang memiliki potensi ancaman yang beragam. Satu wilayah dapat menghadapi lebih dari satu jenis ancaman atau kondisi multiancaman.

“Di Kabupaten Serang terdapat potensi 12 jenis bencana. Artinya, satu daerah dapat memiliki beberapa potensi ancaman,” paparnya.

Untuk mendukung penyusunan rencana kontingensi, BPBD berencana mengupayakan bantuan pembiayaan dari pemerintah pusat. Langkah tersebut dilakukan karena kemampuan anggaran daerah masih terbatas.

Selain dukungan anggaran, BPBD akan memperkuat kerja sama dengan OPD, dunia usaha, dan masyarakat. Kolaborasi diperlukan agar rekomendasi kajian dapat diterjemahkan menjadi langkah penanganan di lapangan.

Ajat berharap KRB beserta dokumen tindak lanjutnya menjadi peta jalan untuk memperbaiki penanggulangan bencana secara berkelanjutan.

“Intinya, kita ingin penanganan bencana berorientasi jangka panjang, dengan KRB sebagai peta jalan penanganannya,” katanya. (ADV)

Post Views: 16
Tags: BPBD Kabupaten SerangKajian Risiko Bencana (KRB)Kepala BPBD Ajat SudrajatPemkab serang
ADVERTISEMENT
Previous Post

Gelar Gebyar Produk Ekspor, Bupati Serang Tekankan 4 Kunci Sukses UMKM Tembus Pasar Global

Related Posts

Hadirkan Layanan Responsif dan Berkualitas, Langkah Pemkab Serang Tingkatkan Kinerja ASN

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan Wakil Bupati Serang Najib Hamas. Dok (ist)

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan Wakil Bupati Serang Najib Hamas. Dok (ist)

by Walan. Id
25 Oktober 2026
0
0
ShareTweetShare

Pemkab Serang Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Empat Strategi, 23 Produk Masuk Ritel Modern

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan Kepala Dinas Diskoumperkndag serta para UMKM usai diberi pendampingan pembinaan terkait legalitas berusaha. Dok. (Ist)

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan Kepala Dinas Diskoumperkndag serta para UMKM usai diberi pendampingan pembinaan terkait legalitas berusaha. Dok. (Ist)

by Walan. Id
24 Oktober 2026
0
0
ShareTweetShare

HUT 500 Kabupaten Serang, Melangkah Bersama Menuju Serang Bahagia

HUT Kabupaten Serang diperingati pada 8 Oktober 2026 menjadi momentum penting. Dok.( Ist)

HUT Kabupaten Serang diperingati pada 8 Oktober 2026 menjadi momentum penting. Dok.( Ist)

by Walan. Id
23 Oktober 2026
0
0
ShareTweetShare

Pemkab Serang Prioritaskan Jalan Desa Guna Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Masyarakat

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah. Dok (ist)

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah. Dok (ist)

by Walan. Id
22 Oktober 2026
0
0
ShareTweetShare

Bupati Serang Ungkap Keberhasilan Berbagai Program di HUT ke 500 Kabupaten Serang

Bupati Serang saat menyampaikan keberhasilan program pada HUT Kabupaten Serang yang ke 500 tahun di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Serang. Dok. (Ist)

Bupati Serang saat menyampaikan keberhasilan program pada HUT Kabupaten Serang yang ke 500 tahun di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Serang. Dok. (Ist)

by Walan. Id
21 Oktober 2026
0
0
ShareTweetShare

Tiga Raperda Usul Bupati Disetujui Fraksi DPRD Kabupaten Serang

by Walan. Id
20 Juli 2026
0
0
ShareTweetShare

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

Jadi Pilot Project Kemendes PDT, Bupati Serang Ratu Zakiyah Grebeg Sampah di Cikande

1 tahun ago
0

Hardiknas 2026, Bupati Serang: Pendidikan Jadi Kunci Masa Depan

6 bulan ago
0

Berita Terpopuler

    BPBD Kabupaten Serang  Perkuat Kajian Risiko Bencana, Siapkan Penanganan Jangka Panjang. Dok.(ist)

    BPBD Perkuat Kajian Risiko Bencana, Siapkan Penanganan Jangka Panjang

    by Walan. Id
    3 November 2026
    0
    0

    Walan.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang terus memperkuat perencanaan penanggulangan bencana melalui penyusunan dokumen Kajian Risiko Bencana...

    Pemkab Serang Menggelar Gebyar Produk Ekspor di Hotel SWISS Beliin Cikande. Dok. (Nurlan)

    Gelar Gebyar Produk Ekspor, Bupati Serang Tekankan 4 Kunci Sukses UMKM Tembus Pasar Global

    by Walan. Id
    3 November 2026
    0
    0

    Walan.id — Pemerintah Kabupaten Serang melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Dinkoumperindag) menggelar kegiatan Gebyar Produk Ekspor untuk mendorong...

    Antusiasme warga padati kantor desa saat perbaiki Adminduk. Dok. (Nurlan)

    Disdukcapil Gelar Gebyar Adminduk di Desa Sindangsari, Layani Ratusan Warga

    by Walan. Id
    3 November 2026
    0
    0

    Walan.id– Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serang menggelar Gebyar Administrasi Kependudukan (Adminduk) di Desa Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten...

    Mendes PDT Yandri Susanto dan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah usai membuka seleksi program beasiswa ke jepang yang digelar di di Gedung Serba Guna Pondok Pesantren (Ponpes) Bai Mahdi Sholeh Ma'mun Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran pada Senin, 2 November 2026. Dok (Nurlan)

    Pemkab Serang Apresiasi Mendes PDT Terkait Program Beasiswa ke Jepang

    by Walan. Id
    2 November 2026
    0
    0

    Walan.id - Pemerintah Kabupaten Serang mengapresiasi program beasiswa ke Jepang yang merupakan program dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal...

    Walan.id
    adalah situs Portal Media Online yang bertujuan menyajikan konten berita terkini dan informatif.
    089528994714
    redaksiwalanid@gmail.com
    Facebook Twitter Youtube

    Category

    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    No Result
    View All Result
    • Home
    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id