Walan.id – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menjenguk bayi perempuan yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Drajat Prawiranegara (RSDP) setelah dibuang oleh orang tuanya yang tidak bertanggungjawab di Anyer, Kabupaten Serang
Bupati Ratu Zakiyah mengecam kepada pelaku pembuang bayi dan harus bertanggungjawab. Maka dari itu, Bupati mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan hal serupa.
“Kalo misalnya sudah melakukan hal yang mungkin itu diluar pernikahan tapi itu harus dipertanggungjawabkan darah dagingnya jangan sampai dibuang.” tandasnya.
Selain itu, Zakiyah mengatakan, prihatin atas kejadian tersebut. Meski saat ini bayi perempuan tersebut tengah mendapatkan perawatan di RSDP.
“Mohon tidak untuk ditiru, warga masyarakat kabupaten serang jangan ditiru hal yang tidak baik.” tandasnya.
Senada dengan Bupati, Kadis DKBPPPA Kabupaten Serang Haero mengecam kepada orang tua si pembuang bayi, Bahkan menurutnya orang tua tersebut tidak peduli dengan anak kandungnya.
“Saya merasa sedih kemudian hal ini menjadi tolak ukur buat masyarakat kabupaten serang.”ungkapnya.
Ia menegaskan, bagi orang dewasa ketika berbuat seperti itu, jangan enaknya saja ketika ada resiko tidak mau bertanggungjawab.
Lebih lanjut, Ia mengibaratkan, seperti membuang sampah tidak pada tempatnya.
“Membuang makhluk hidup tidak pada tempatnya yang marah bukan manusia Tuhan juga pasti marah karena mereka sudah diberikan amanat
Luar biasa orang yang pingin punya anak dan bisa mengandung dan melahirkan itu memang resiko sosok wanita akan tetapi sekali lagi kita hanya bisa mengecam
Mudah mudahan ini bisa segera ditindak secara hukum insyaallah kita juga harus menengok sebetulnya ada faktor apa sih jadi tidak sepihak mungkin dia juga ada faktor yang tidak bisa diungkapkan.
Penulis: Nurlan













