Walan.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar kegiatan Anugerah Pajak 2026 di Swiss-Belinn Modern Cikande sebagai bentuk apresiasi kepada para wajib pajak yang dinilai patuh serta memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan pendapatan daerah.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, Kepala Bapenda Kabupaten Serang, Lalu Farhan, unsur Forkopimda, pelaku usaha, hingga para penerima penghargaan wajib pajak terbaik.
Dalam kesempatan itu, Kepala Bapenda Kabupaten Serang, Lalu Farhan Nugraha mengatakan, penghargaan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah membangun sinergi bersama para wajib pajak dalam mendukung pembangunan Kabupaten Serang.
Menurutnya, Bapenda terus melakukan berbagai inovasi guna mempermudah masyarakat dan pelaku usaha dalam melakukan pembayaran pajak, di antaranya melalui program Sanjung, mobil layanan keliling, warung BPHTB hingga inovasi terbaru Bapenda Menyapa.
“Melalui Bapenda Menyapa, kita tidak hanya fokus pada pembayaran pajak, tetapi juga membantu mempromosikan usaha para wajib pajak seperti hotel, restoran, dan vila melalui media sosial yang dimiliki Bapenda,” ujar Farhan kepada awak media, Selasa (13/5/2026).
Farhan menjelaskan, langkah tersebut dilakukan untuk membantu meningkatkan okupansi maupun pendapatan para pelaku usaha sehingga berdampak pada meningkatnya kontribusi sektor pajak terhadap daerah.
“Harapannya okupansi hotel, restoran, dan vila meningkat sehingga bisa memberikan kontribusi lebih besar lagi untuk Pemerintah Kabupaten Serang dari sektor pajak,” katanya.
Ia menyebut, salah satu contoh keberhasilan program tersebut terlihat setelah Bapenda membantu promosi Marbella Hotel Anyer yang kemudian memberikan dampak positif terhadap kepatuhan pembayaran pajak.
“Artinya ada hubungan yang saling menguntungkan. Pemerintah hadir membantu para wajib pajak meningkatkan usahanya,” ucap Farhan.
Selain itu, Farhan mengungkapkan capaian penerimaan pajak Kabupaten Serang tahun 2025 berhasil melampaui target hingga mencapai 101 persen. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kewajiban perpajakan.
“Pemahaman wajib pajak terhadap kewajibannya sudah sangat baik. Namun kami tidak berhenti sampai di sini dan akan terus melakukan inovasi,” katanya.
Bapenda Kabupaten Serang juga tengah menyiapkan program Liga Desa Fiskal yang bertujuan mendorong desa-desa berkompetisi menggali potensi pendapatan daerah.
“Setiap desa nantinya akan terlihat potensinya. Kita ingin ada semangat kompetitif agar desa terus berinovasi meningkatkan pendapatan dan pembangunan wilayahnya,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah mengatakan, Anugerah Pajak 2026 menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat dan pelaku usaha.
“Ini salah satu ikhtiar kami untuk membangun kebersamaan, sinergi, dan kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat khususnya para wajib pajak,” ujarnya.
Zakiyah menegaskan, penerimaan pajak daerah telah dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program pembangunan seperti pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan publik lainnya.
“Tentu penerimaan pajak itu sudah kami distribusikan untuk pembangunan daerah baik di bidang kesehatan, pendidikan maupun pelayanan lainnya,” katanya.
Ia juga mengapresiasi inovasi layanan yang dilakukan Bapenda Kabupaten Serang, mulai dari layanan mobil keliling hingga digitalisasi pembayaran pajak.
“Jadi tidak ada alasan untuk sulit membayar pajak. Mari bersama-sama membangun Kabupaten Serang karena pajak yang dibayarkan akan kembali untuk masyarakat,” ujarnya.
Zakiyah juga menyebut target penerimaan pajak daerah tahun 2026 mencapai sekitar Rp796 miliar. Hingga triwulan pertama, realisasi penerimaan disebut telah melampaui target yang ditetapkan.
“Insyaallah di akhir tahun 2026 target penerimaan pajak sebesar Rp796 miliar bisa tercapai,” tandasnya.













