Walan.id – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Serang bersama BBPVP menggelar pelatihan Barista terhadap penyandang disabilitas.
Pelatihan tersebut diselenggarakan selama 4 hari, dengan jumlah peserta sebanyak 16 peserta. mulai hari Selasa sampai Jumat, 7–10 Juli 2026, kemarin di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) di Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Serang, Kecamatan Ciruas.
Kegiatan Tailor Made Training (TMT) Pelatihan Pembuatan Espresso dan Latte Art dilaksanakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang bekerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja Muhammad Furqon bahwa pelatihan barista untuk penyandang disabilitas sudah dilaksanakan dengan waktu selama empat hari.
“Jadi kegiatan ini diselenggarakan atas kerjasama antara pemerintah Kabupaten Serang dengan BBPV serang yang dihadiri sebanyak 16 peserta.”umgkapnya kepada walan.id saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu, (15/7/2026).
Ia menjelaskan, pelatihan barista secara dasar seperti pembuatan Espresso dan Latte Art. Menurutnya, karena sifatnya Tailor Made Training (TMT) jadi hanya penambahan skill.
“jadi ini untuk penambahan skill, Nah peserta diberikan sertifikat nya dari BBPVP.”
Ia berharap, kepada seluruh peserta penyandang disabilitas yang sudah diberi pelatihan agar bisa mengembangkan kemampuannya membuka usaha sendiri.
“Nah itu nanti harapannya sih dari kami mudah-mudahan di dunia usaha atau dunia industri bisa menerima teman-teman kita yang disabilitas, ataupun mereka bisa mengembangkan kemampuannya membuka Usaha sendiri.”harapnya.
Ia menambahkan, untuk peserta sendiri dari Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) di wilayah Kabupaten Serang.
“Jadi seluruh dari Kabupaten Serang besertanya Jadi kemarin itu saya lihat Ada dari Cinangka, dari Cikande, terus dari Tirtayasa, artinya semua wilayah di Kabupaten Serang hadir terwakili.”tambahnya.












