Walan.id – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang melaksanakan program Irigasi Perpompaan (IRPOM) dan Pipanisasi dari Kementerian Pertanian di 52 titik di wilayah Kabupaten Serang.
Hal itu dilakukan guna mendukung upaya peningkatan produksi hasil panen bagi para petani di Desa.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Suhardjo, mengatakan bahwa saat ini program tersebut sudah berjalan.
“Saat ini sebagian sedang pemberkasan dan sebagian sudah berjalan dan tahun ini kita mendapatkan 52 titik yang sudah tersebar.”ungkapnya kepada walan.id saat ditemui di Pendopo Bupati Serang, Selasa, (14/7/2026).
Menurutnya, karena menjelang musim kemarau, pihaknya berharap kepada para petani yang mendapatkan program tersebut bisa memaksimalkan fungsi dari irpom untuk segera dimanfaatkan sebaik baiknya.
Bahkan, pihaknya mengalihkan mesin irpom yang dulunya memakai bahan bakar diesel saat ini diganti dengan listrik.
“Nah ke listrik ini, kita lagi memohon ke PLN agar supaya tarifnya sosial jangan tarif rumah tangga. Ini kita sudah kordinasikan dengan pihak kementerian.” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Prasarana DKPP Kabupaten Serang, Sariful Hidayat, pihaknya sedang memonitoring dan evaluasi (Monev) program bantuan irigasi pompanisasi (Irpom) di beberapa wilayah di Kabupaten Serang.
Bahkan, pihaknya terus berupaya meningkatkan produksi pangan strategis melalui program pipanisasi.
‎
‎”Hal ini tentunya perlu dukungan dari berbagai pihak agar cita-cita menuju swasembada pangan dapat tercapai,” katanya.
Menurutnya, dilihat dari realisasi serta hasil dari program pemerintah tersebut berjalan dengan sangat baik.
Bahkan Ia berharap dengan adanya program pipanisasi tersebut bisa mengaliri area persawahan yang ada di Desa Gembor.
‎
‎”Mudah-mudahan kedepannya program ini sebagai acuan kita agar dapat menaikan indeks tanam dan panen untuk lebih baik lagi,” tutupnya.












