ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Rabu, 2 September 2026, 20:17 WIB
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
No Result
View All Result
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial

Remaja Putri di Kabupaten Serang Diduga Dirudapaksa Temannya hingga Hamil 4 Bulan

Walan. Id by Walan. Id
in Peristiwa
0

Walan.id – Seorang perempuan berinisial S (23), warga Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, diduga menjadi korban tindak pidana rudapaksa oleh rekannya. Dugaan itu mencuat setelah korban diketahui hamil empat bulan saat menjalani pemeriksaan medis di Rumah Sakit Provinsi Banten pada (19/2/2026) lalu.

Ibu korban, E, mengatakan peristiwa bermula saat anaknya mengeluhkan nyeri di bagian perut. Keluarga sempat membawa S ke sebuah klinik dan mendapat keterangan adanya dugaan tumor.

Namun begitu, setelah dirujuk ke rumah sakit dan menjalani pemeriksaan ultrasonografi (USG), dokter spesialis kandungan memastikan bahwa S tengah mengandung dengan usia kehamilan sekitar empat bulan dan kondisi janin dinyatakan sehat.

“Dokter bilang itu bukan tumor, tapi bayi. Usia kandungannya sudah empat bulan. Saya syok dan menangis,” kata E, Selasa (24/2/2026).

Baca juga:

Ibu Dipacari Anak Disetubuhi, Kini Pelaku yang Berprofesi Tukang Bakso di Carenang Ditangkap Polisi

Setelah mengetahui kehamilan tersebut, E mengaku berbicara secara perlahan dengan anaknya untuk menanyakan siapa yang bertanggung jawab. Korban kemudian menyebut seorang pria berinisial J, yang dikenalnya sebagai teman korban.

Peristiwa itu, menurut pengakuan korban, terjadi sekitar November 2025 di lapangan belakang Kantor Kecamatan Ciruas.
E menuturkan, berdasarkan cerita anaknya, hubungan mereka sebatas pertemanan dan tidak memiliki relasi khusus.

Ia pun menyebut keluarga sempat melihat percakapan WhatsApp yang menunjukkan keduanya bukan pasangan.

“Anak saya bilang dia dipaksa. Sudah berontak dan bilang jangan, tapi tidak kuat melawan,” ujarnya.

Baca juga:

Kekerasan Perempuan dan Anak di Kabupaten Serang Tercatat 32 Kasus Selama 2025 di Bulan Mei

Menurut ibu korban, terduga pelaku kerap meminjamkan sepeda motor kepada korban untuk mengantar kue dagangan keluarga. E menduga peristiwa itu terjadi dalam salah satu kesempatan tersebut.

Keluarga telah mendatangi Polres Serang pada 22 Februari lalu untuk membuat laporan. Namun , proses pelaporan belum dapat ditindaklanjuti karena korban dinilai belum bersedia memberikan keterangan. E mengatakan anaknya kesulitan berkomunikasi dan meminta pendampingan polisi perempuan.

“Kemarin tidak ada polwan yang bertugas. Anak saya tidak sanggup bicara dengan polisi laki-laki,” sampainya.

Ia menambahkan, korban hingga kini masih berkomunikasi dengan terduga pelaku dan disebut berada di bawah tekanan psikologis. Kondisi psikologis korban, kata dia, cenderung tertutup dan lebih banyak mengurung diri di kamar.

Baca juga:

Pria di Kabupaten Serang Ancam dan Lecehkan Mantan Pacarnya, Kini Diamankan Polisi

Dikutip dari Bantennews, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Serang, IPDA Henry, membenarkan bahwa pihaknya telah mendatangi rumah korban bersama polisi wanita.

Namun, kata dia, korban tetap tidak memberikan keterangan saat dilakukan upaya persuasif polisi kepada korban.

“Korban sudah dewasa. Kalau korban tidak mau melaporkan, itu menjadi haknya. Berbeda jika korban masih di bawah umur, orang tua bisa melapor,” kata Henry.

Menurut dia, tanpa keterangan dari korban, penyidik cukup sulit menentukan pihak terlapor maupun lokasi kejadian yang dialami korban. Untuk sementara, Unit PPA Polres Serang masih memantau dan melakukan pengecekan awal atas informasi tersebut.

Post Views: 295
Tags: Diduga DirudapaksaHamil empat bulanKabupaten serangRemaja PutriUnit PPA Polres Serang
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ganggu Kenyamanan, Tumpukan Sampah di Jalan Poros Desa Tanara Akhirnya Dibersihkan

Next Post

Hari ke Enam Pencarian Dua ABK KM Marina 7 Masih Nihil

Related Posts

Ambruknya Proyek Jembatan Mekarsari Carenang Menuai Sorotan Secara Teknis

Para pekerja proyek sedang membuat perancah jembatan. Dok. (Nurlan)

Para pekerja proyek sedang membuat perancah jembatan. Dok. (Nurlan)

by Walan. Id
22 Agustus 2026
0
0
ShareTweetShare

Pemasangan Tiang Penopang Jembatan di Mekarsari Ambruk Akibat Tanah Bergeser, Dua Pekerja Alami Luka

Material kerangka jembatan yang ambruk akibat tanah bergeser. Dok. (Nurlan)

Material kerangka jembatan yang ambruk akibat tanah bergeser. Dok. (Nurlan)

by Walan. Id
19 Agustus 2026
0
0
ShareTweetShare

P2BMI Kolaborasi dengan Disnaker Pulangkan PMI Asal Kabupaten Serang dari Riyadh

P2BMI bersama pihak keluarga PMI bernama Ulfa menjemput kepulangan di Bandara Soetta. Dok. (Ist)

P2BMI bersama pihak keluarga PMI bernama Ulfa menjemput kepulangan di Bandara Soetta. Dok. (Ist)

by Walan. Id
13 Agustus 2026
0
0
ShareTweetShare

Dinkes Kabupaten Serang Imbau Masyarakat Waspadai Jenis Penyakit di Musim Kemarau

Kepala Dinkes Kabupaten Serang Efrizal saat ditemui diruang kerjanya. Dok. (Nurlan)

Kepala Dinkes Kabupaten Serang Efrizal saat ditemui diruang kerjanya. Dok. (Nurlan)

by Walan. Id
1 Agustus 2026
0
0
ShareTweetShare

Kadis DKPP Belum Pastikan Data Kerusakan Padi Akibat Serangan Hama Wereng di Kabupaten Serang

Kepala DKPP Kabupaten Serang Suhardjo. Dok. (Ist)

Kepala DKPP Kabupaten Serang Suhardjo. Dok. (Ist)

by Walan. Id
30 Juli 2026
0
0
ShareTweetShare

Pencarian Hari Kedua, Korban Terseret Arus di Perairan Merak Ditemukan Meninggal Dunia

Tim SAR Gabungan Temukan Korban Terseret Arus di Perairan Merak dalam Kondisi Meninggal Dunia. Dok. (Ist)

Tim SAR Gabungan Temukan Korban Terseret Arus di Perairan Merak dalam Kondisi Meninggal Dunia. Dok. (Ist)

by Walan. Id
27 Juli 2026
0
0
ShareTweetShare
Next Post

Hari ke Enam Pencarian Dua ABK KM Marina 7 Masih Nihil

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

Pemkab Serang Fasilitasi Pembayaran Ganti Rugi Terkait Polemik Lahan SDN Inpres Cikeusal

6 bulan ago
0

Rembuk Tani dengan Gapoktan Wira Karya di Tirtayasa, Abdul Gofur Gandeng DPUPR dan DKPP Kabupaten Serang

1 tahun ago
0

Berita Terpopuler

    Jabatan Strategis Kosong, Pemkab Serang Siapkan Rotasi Mutasi di Bulan September-Oktober 2026

    by Walan. Id
    2 September 2026
    0
    0

    Walan.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang mulai menyiapkan rotasi dan mutasi pejabat untuk mengisi sejumlah posisi yang masih kosong. Pengisian...

    Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah saat menyampaikan Raperda tentang perubahan APBD 2026. Dok. (Ist)

    APBD Perubahan Pemkab Serang 2026 Naik Rp3, 46 Triliun

    by Walan. Id
    2 September 2026
    0
    0

    Walan.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menaikkan anggaran belanja dalam Rancangan Perubahan APBD (RAPBD-P) 2026 hingga Rp3,46 triliun. Kenaikan belanja...

    Menko RI Airlangga Hartarto di dambingi Kemenaker RI Yassierli, Gubernur Banten Andra Soni, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, serta Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia. Saat konferensi Pers. Dok. (Nurlan)

    Kemenaker Mulai Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4, Diikuti 12.128 Peserta

    by Walan. Id
    1 September 2026
    0
    0

    Walan.id - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memulai Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 Tahun 2026 yang diikuti 12.128 peserta secara serentak di...

    Petani di Kramatwatu merugi akibat serangan hama sehingga hasil panen berkurang. (Dok.Ist)

    Petani di Kramatwatu Ngaku Hasil Panen Mengalami Penurunan Akibat Serangan Hama

    by Walan. Id
    1 September 2026
    0
    0

    Walan.id - Petani di Desa Pamengkang, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang mengaku hasil musim panen ini mengalami penurunan. Kondisi tersebut terjadi...

    Walan.id
    adalah situs Portal Media Online yang bertujuan menyajikan konten berita terkini dan informatif.
    089528994714
    redaksiwalanid@gmail.com
    Facebook Twitter Youtube

    Category

    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    No Result
    View All Result
    • Home
    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id