Walan.id – Petani di Desa Pamengkang, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang mengaku hasil musim panen ini mengalami penurunan.
Kondisi tersebut terjadi akibat serangan hama yang menyerang tanaman padi selama musim tanam.
Penurunan hasil panen dirasakan cukup signifikan oleh petani. Hasil panen kali ini bahkan jauh di bawah kondisi normal.
Hal itu dirasakan Sartim salah satu petani bahwa hasil panen kali ini hanya sekitar satu ton. Padahal, dalam kondisi normal, hasil panen dapat mencapai sekitar 12 ton. Menurutnya, serangan hama menjadi salah satu kendala utama dalam budidaya padi. Kondisi tersebut berdampak terhadap jumlah produksi saat panen.
“Kalau sekarang cuma dapat satu ton, biasanya bisa sampai 12 ton,” ujar Sartim.
Sartim mengatakan, hama yang menyerang tanaman padi di antaranya wereng dan sundep. Serangan sundep dapat muncul sejak tanaman berusia sekitar satu bulan. Hama tersebut juga terus menyerang hingga tanaman mendekati masa panen. Kondisi itu membuat pertumbuhan tanaman padi terganggu.
Menurutnya, Serangan sundep menjadi salah satu persoalan yang sulit ditanggulangi petani. Hama tersebut tidak mudah hilang meskipun tanaman telah mendapatkan perawatan. Akibatnya, tanaman padi tidak tumbuh secara optimal. Hal tersebut kemudian berpengaruh terhadap hasil panen petani.
Selain serangan hama, kebutuhan pupuk juga masih menjadi perhatian petani. Sartim menyebut petani di wilayahnya menggunakan pupuk Phonska.
Ia mengatakan pemerintah selama ini telah memberikan bantuan berupa bibit kepada petani. Namun, kebutuhan obat-obatan dan pupuk masih diharapkan mendapat perhatian lebih.
Sartim berharap pemerintah dapat meningkatkan perhatian terhadap kebutuhan petani. Terutama dalam penyediaan obat untuk mengatasi serangan hama pada tanaman padi.
Ia juga berharap ketersediaan pupuk dapat lebih diperhatikan. Dukungan tersebut dinilai dapat membantu petani meningkatkan hasil produksi.
“Kami mohon diperhatikan masalah obat sama pupuk, karena masih kurang,” katanya.
Sartim berharap persoalan hama dapat ditangani dengan dukungan yang memadai. Dengan demikian, hasil panen petani dapat kembali meningkat seperti musim-musim sebelumnya.
Simak Vidio YouTube walan.id













