ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Rabu, 21 Oktober 2026, 16:45 WIB
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
No Result
View All Result
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial

Penguatan SPI Wajib Dilakukan, Negara Tak Boleh Longgar Awasi Rumah Sakit BLU

Walan. Id by Walan. Id
in Pendidikan
0
Syahrial (Mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur)

Syahrial (Mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur)

Walan.id – Penguatan Satuan Pengawas Internal (SPI) di rumah sakit pemerintah dan rumah sakit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang berstatus Badan Layanan Umum (BLU) bukan lagi pilihan kebijakan, melainkan kewajiban hukum negara. Fleksibilitas pengelolaan keuangan BLU yang diberikan oleh undang-undang harus dikawal secara ketat agar tidak melenceng dari prinsip akuntabilitas, transparansi, dan perlindungan keuangan negara.

Hal tersebut sejalan dengan Pasal 186 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, yang menegaskan bahwa penyelenggaraan rumah sakit wajib dilaksanakan berdasarkan prinsip akuntabilitas, mutu pelayanan, keselamatan pasien, serta kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan.

Syahrial, SKM, M.Kes, CFrA, menilai bahwa lemahnya pengawasan internal berpotensi menempatkan rumah sakit BLU pada posisi rawan penyimpangan.

“Negara sudah memberikan ruang fleksibilitas keuangan melalui BLU. Konsekuensinya jelas: pengawasan internal tidak boleh lemah, apalagi kompromistis,” ujarnya.

Baca juga:

Kondisi Pasien Koma di RSUD Banten Usai Dirawat di RS Hermina Ciruas, Ini Penjelasan Keluarga

SPI sebagai Amanat Sistem Pengendalian Intern Negara

Secara hukum administrasi negara, keberadaan SPI bukan sekadar kebutuhan manajerial, melainkan bagian dari Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008. Pasal 2 PP tersebut menegaskan bahwa setiap pimpinan instansi pemerintah wajib menyelenggarakan SPIP secara menyeluruh untuk memberikan keyakinan memadai atas tercapainya tujuan organisasi.

“Dalam konteks rumah sakit BLU, SPI adalah instrumen negara untuk memastikan tidak terjadi penyalahgunaan wewenang, maladministrasi, maupun kerugian keuangan negara,” kata Syahrial.

Lebih jauh, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara menegaskan bahwa setiap pengelolaan keuangan negara harus dilakukan secara tertib, taat pada peraturan perundangundangan, efisien, ekonomis, efektif, transparan, dan bertanggung jawab. SPI berfungsi memastikan seluruh prinsip tersebut dijalankan secara nyata di rumah sakit.

Baca juga:

Lepas Kukerta STAI Assalamiyah, Bupati Serang Minta Mahasiswa Peka Terhadap Sosial di Sekitar

Fleksibilitas BLU Bukan Tanpa Batas

Pola Pengelolaan Keuangan BLU sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2005 jo. PP Nomor 74 Tahun 2012 memberikan kewenangan luas kepada rumah sakit untuk mengelola pendapatan layanan. Namun regulasi yang sama juga menegaskan bahwa fleksibilitas tersebut tetap berada dalam kerangka pengawasan internal dan eksternal.

Pasal 58 PP BLU menyebutkan bahwa pimpinan BLU bertanggung jawab penuh atas pengelolaan keuangan dan kinerja layanan. Dalam praktiknya, tanggung jawab tersebut tidak dapat dilepaskan dari fungsi SPI sebagai check and balanceinternal.

“BLU bukan zona bebas pengawasan. Justru karena mengelola uang negara secara langsung, rumah sakit BLU harus diawasi lebih ketat,” tegas Syahrial.

Baca juga:

Berprestasi! Rafi Sya’ban Alfaridzi Peraih Juara 1 KPN DISPORABUDPAR Kabupaten Tangerang

Pengadaan Barang dan Jasa, Area Rawan yang Wajib Diawasi

Pengadaan obat, alat kesehatan, dan jasa medis menjadi salah satu sektor paling rawan dalam tata kelola rumah sakit. Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 jo. Perpres Nomor 12 Tahun 2021 secara eksplisit mewajibkan pengadaan barang dan jasa pemerintah dilaksanakan berdasarkan prinsip efisien, efektif, transparan, terbuka, bersaing, adil, dan akuntabel.

SPI memiliki mandat strategis untuk mengawal prinsip tersebut melalui audit pengadaan dan audit kinerja. Tanpa pengawasan internal yang kuat, potensi mark-up, konflik kepentingan, dan pengaturan pemenang tender sulit dihindari.

“Pengadaan di rumah sakit menyangkut nyawa manusia. Ketika pengawasan lemah, yang dirugikan bukan hanya negara, tetapi juga pasien,” ujar Syahrial.

SPI dan Perlindungan Aset Negara

Selain keuangan dan pengadaan, pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) menjadi area krusial lainnya. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 dan regulasi turunannya mewajibkan setiap aset negara dicatat, diamankan, dan dimanfaatkan secara optimal.

SPI bertugas memastikan aset rumah sakit, mulai dari alat kesehatan hingga gedung dan kendaraan, tidak menjadi idle asset atau bahkan hilang tanpa pertanggungjawaban. Temuan berulang pemeriksa eksternal terhadap pengelolaan BMN menjadi indikator bahwa fungsi pengawasan internal masih perlu diperkuat.

Baca juga:

PKKMB Politeknik Industri Petrokimia Banten, Bupati Serang Minta Mahasiswa Semangat Berinovasi

Mutu Pelayanan dan Keselamatan Pasien

Pengawasan SPI tidak boleh berhenti pada aspek keuangan. Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit mewajibkan setiap rumah sakit menjamin mutu dan keselamatan pasien. SPI melalui audit operasional dan audit kinerja berperan menilai kepatuhan terhadap standar pelayanan dan SOP rumah sakit.

“Pengawasan mutu pelayanan adalah bentuk perlindungan negara terhadap hak kesehatan warga,” kata Syahrial.

Rumah Sakit TNI: Disiplin Harus Sejalan dengan Akuntabilitas

Pada rumah sakit TNI, SPI harus bekerja dalam kerangka disiplin militer dan sistem komando, namun tetap mengacu pada prinsip pengelolaan keuangan negara. Karakteristik militer tidak boleh menjadi dalih melemahkan pengawasan.

“Justru disiplin militer harus menjadi kekuatan SPI untuk memastikan kepatuhan dan tindak lanjut rekomendasi berjalan cepat dan tegas,” ujarnya.

Negara Harus Tegas

Syahrial menegaskan bahwa penguatan SPI harus dilakukan melalui regulasi internal yang mengikat, peningkatan kompetensi auditor, serta dukungan penuh pimpinan rumah sakit. Tanpa itu, SPI hanya akan menjadi simbol administratif.

“Jika negara serius menjaga uang rakyat dan mutu layanan kesehatan, maka SPI harus diperkuat. Ini bukan soal administrasi, tetapi soal tanggung jawab konstitusional negara,” pungkasnya. ***

Penulis: Syahrial
(Mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur)

Post Views: 423
Tags: Mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum Universitas BorobudurPelayanan dan SOP Rumah SakitPengawasan Rumah SakitPenguatan Pengawas Internal (SPI)SyahrialUndang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kades Pegadingan: Pernyataan Ketua DPRD Terkait Pelantikan Pejabat Pemkab Seperti Tidak Paham Pemerintahan

Next Post

Ketua Dewan Bahrul Ulum Tak Permasalahkan Soal Rotasi Mutasi Jabatan di Pemkab Serang

Related Posts

PLN UID Banten Bekali Pelajar Pengetahuan K3 Penggunaan Listrik

Foto bersama usai kegiatan Edukasi Keselamatan Ketenagalistrikan, Electrifying Lifestyle, dan pengenalan PLN Mobile oleh PLN UP3 Cikupa bersama jajaran SMAN 6 Kabupaten Tangerang. Dok (ist)

Foto bersama usai kegiatan Edukasi Keselamatan Ketenagalistrikan, Electrifying Lifestyle, dan pengenalan PLN Mobile oleh PLN UP3 Cikupa bersama jajaran SMAN 6 Kabupaten Tangerang. Dok (ist)

by Walan. Id
13 Oktober 2026
0
0
ShareTweetShare

Siapkan Lulusan SMK Berkompetensi Industri, PLN UID Banten Raih GOLD ISDA 2026

by Walan. Id
2 Oktober 2026
0
0
ShareTweetShare

Satlantas Polres Serang Raih Juara 1 Lomba Mural Ditingkat Polda Banten

Hasil karya seni lomba mural yang menjadi juara ditingkat Polda Banten. Dok. (Nurlan)

Hasil karya seni lomba mural yang menjadi juara ditingkat Polda Banten. Dok. (Nurlan)

by Walan. Id
29 September 2026
0
0
ShareTweetShare

SDN Pamanuk 2 Carenang Siap Terapkan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

Kepala sekolah saat memberikan pembelajaran kepada siswa siswi di sekolah. Dok. (Nurlan)

Kepala sekolah saat memberikan pembelajaran kepada siswa siswi di sekolah. Dok. (Nurlan)

by Walan. Id
29 September 2026
0
0
ShareTweetShare

Bupati Serang Gencarkan Sosialisasi Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mensosialisasikan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman kepada seluruh kepala sekolah se Kabupaten Serang. Dok (ist).

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mensosialisasikan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman kepada seluruh kepala sekolah se Kabupaten Serang. Dok (ist)

by Walan. Id
28 September 2026
0
0
ShareTweetShare

Tema MTQ KORPRI Kemenag Kabupaten Serang Jadi Sorotan, ASN Berakhlak Mulia untuk Indonesia Tangguh

ASN Kemenag Kabupaten Serang Ikuti MTQ KORPRI. Dok. (Ist)

ASN Kemenag Kabupaten Serang Ikuti MTQ KORPRI. Dok. (Ist)

by Walan. Id
23 September 2026
0
0
ShareTweetShare
Next Post

Ketua Dewan Bahrul Ulum Tak Permasalahkan Soal Rotasi Mutasi Jabatan di Pemkab Serang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

Model Terbaru Honda Jazz 2025: Desain Baru dan Teknologi Canggih, Sigini Harganya

1 tahun ago
0

PT Lamipak Indonesia Diresmikan, Bupati Ratu Zakiyah Dukung Iklim Investasi di Kabupaten Serang

1 tahun ago
0

Berita Terpopuler

    PT Mitra Sendang Kemakmuran Rayakan HUT ke-50 dengan Berbagai Kegiatan Sosial dan Apresiasi Konsumen. Dok. (Ist)

    PT Mitra Sendang Kemakmuran Rayakan HUT ke-50 dengan Berbagai Kegiatan Sosial dan Apresiasi Konsumen

    by Walan. Id
    21 Oktober 2026
    0
    0

    Walan.id – PT Mitra Sendang Kemakmuran, Main Dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Banten, merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50...

    Ilustrasi mayat. Dok. (Ist)

    Satpam Asal Serang Ditemukan Meninggal Dunia Di Kamar Kontrakan

    by Walan. Id
    19 Oktober 2026
    0
    0

    Walan.id - Beredar di media sosial seorang pria berinisial AZ (39) Asal Desa Mandaya, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, Banten yang...

    326 perangkat desa dari 29 kecamatan se-Kabupaten Serang mengikuti pelatihan digitalisasi yang digelar Diskominfo. Dok. (Ist)

    326 Desa Ikuti Pelatihan Digitalisasi Pelayanan yang Digelar Diskominfo Kabupaten Serang

    by Walan. Id
    19 Oktober 2026
    0
    0

    Walan.id - Sebanyak 326 perangkat desa dari 29 kecamatan se-Kabupaten Serang dilatih cara mengoperasikan Aplikasi Sistem Informasi Desa dan Kawasan...

    Penetapan Saepul Arifin sebagai Ketua DPK KNPI Kecamatan Pamarayan berlangsung dalam Musyawarah Kecamatan (Muscam) yang digelar di Aula Kecamatan Pamarayan, Minggu (18/10/2026). Dok. (Ist)

    Siap Bawa Perubahan! DPK KNPI Pamarayan Periode 2026-2029 Dinakhodai Sampul Arifin

    by Walan. Id
    18 Oktober 2026
    0
    0

    Walan.id – Dewan Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPK KNPI) Kecamatan Pamarayan resmi dinahkodai Saepul Arifin untuk periode 2026-2029....

    Walan.id
    adalah situs Portal Media Online yang bertujuan menyajikan konten berita terkini dan informatif.
    089528994714
    redaksiwalanid@gmail.com
    Facebook Twitter Youtube

    Category

    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    No Result
    View All Result
    • Home
    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id