Walan.id – Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di wilayah Kabupaten Serang, menunjukkan progres signifikan. Bahkan sebanyak 26 gerai telah rampung di bangun dari total target 326 Desa.
Kepala Bidang Koperasi pada Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoumperidag) Kabupaten Serang, Muhammad Rifqi, mengatakan sebanyak 114 gerai Kopdes kini telah memasuki tahap pembangunan.
“Sebanyak 26 gerai sudah selesai 100 persen, sedangkan sisanya masih dalam proses pembangunan. Ada yang sudah tahap pondasi dan ada juga yang masih penyiapan lahan,” ujarnya, Senin (11/5/2026).
Baca juga:
Pemkab Serang Menargetkan 50 Persen KDMP Mulai Beroperasi di 2026
Menurut Rifqi, percepatan pembangunan terus dilakukan agar program Kopdes dapat segera berjalan di seluruh desa di Kabupaten Serang.
Ia mengungkapkan, kendala utama saat ini masih berkaitan dengan kesiapan lahan. Dari total desa yang menjadi target pembangunan, masih terdapat 138 desa yang belum menyiapkan lokasi pembangunan gerai.
“Jumlahnya mulai berkurang. Sebelumnya ada 142 desa yang belum memiliki lahan, sekarang tinggal 138 desa,” katanya.
Rifqi menjelaskan, setiap pembangunan gerai Kopdes membutuhkan lahan dengan ukuran sekitar 20 x 30 meter. Karena itu, pemerintah desa terus didorong untuk segera menyiapkan area yang dapat digunakan.
Baca juga:
Tindaklanjuti SE Mendagri, Pemkab Serang Matangkan Skema Sewa Aset Guna Dukung KDMP
Selain pembangunan fisik, pemerintah daerah juga mulai menyiapkan penguatan usaha koperasi agar dapat berkembang secara berkelanjutan.
Menurut Rifqi, koperasi yang sudah berjalan dan memiliki Sisa Hasil Usaha (SHU) stabil nantinya dapat mengakses pembiayaan dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB).
Pelatihan bisnis UMKM
“Kalau SHU koperasi sehat dan terus tumbuh, itu bisa menjadi dasar untuk pengembangan usaha dan tambahan modal,” ujarnya.
Baca juga:
Kolaborasi Tiga Menteri Teken PKS Berdayakan KPM Melalui KDMP Guna Dorong Ekonomi Rakyat
Ia mencontohkan, tambahan pembiayaan tersebut dapat dimanfaatkan untuk pembelian gabah maupun pengembangan usaha komoditas lainnya di tingkat desa.
Rifqi menambahkan, sebelumnya terdapat 62 gerai yang masuk tahap awal percepatan pembangunan karena dinilai siap dikerjakan lebih cepat dibanding lokasi lain.
Sementara itu, sekitar 105 bangunan yang saat ini sudah mulai dibangun masih menunggu penyelesaian konstruksi sebelum masuk tahap serah terima.
Pemerintah Kabupaten Serang berharap program Kopdes dapat menjadi pusat penguatan ekonomi desa melalui koperasi yang lebih mandiri dan berkelanjutan.













