ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, 21 September 2026, 04:25 WIB
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
No Result
View All Result
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial

Nobar dan Diskusi “Pesta Babi” Angkat Isu Kolonialisme dan Konflik Agraria di Papua

Walan. Id by Walan. Id
in Pendidikan
0

Walan.id – Kegiatan nonton bareng (nobar) film dan diskusi bertajuk “Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita” diselenggarakan sebagai ruang reflektif yang mempertemukan kebudayaan, realitas sosial, dan pemikiran kritis.

Acara yang bakal diselenggarakan Komunitas GUSDURian Serang Raya pada Sabtu, 25 April 2026 pukul 15.00 WIB s.d selesai besok bertempat di Padepokan Kupi, Kaloran, Kota Serang, Banten ini tidak hanya menghadirkan film sebagai medium narasi visual, tetapi juga membuka ruang dialog untuk membedah dinamika kuasa, relasi manusia dengan tanah, serta persoalan sosial yang terus berkembang.

Dalam diskusi yang berlangsung, isu penggusuran dan pengambilalihan tanah di Papua menjadi salah satu sorotan utama. Praktik yang kerap terjadi atas nama pembangunan tersebut dinilai telah menempatkan masyarakat adat pada posisi yang rentan, sekaligus menggeser relasi kultural yang telah terbangun secara turun-temurun. Tanah, dalam konteks ini, tidak hanya dipandang sebagai aset ekonomi, tetapi juga sebagai ruang hidup yang sarat makna sosial dan identitas.

Melalui perspektif politik agraria dan hukum adat, para narasumber menguraikan bagaimana struktur kekuasaan dapat membentuk legitimasi atas penguasaan lahan, yang kerap kali mengesampingkan masyarakat sebagai subjek utama. Kolonialisme, yang selama ini dipahami sebagai bagian dari sejarah, dinilai masih hadir dalam bentuk yang lebih modern melalui kebijakan serta praktik pembangunan.

Menurut Ali Martua Nasution, selaku Penggerak GUSDURian Serang Raya sekaligus Panitia Kegiatan dalam upaya untuk menghadirkan ruang diskusi yang tidak hanya informatif, tetapi juga reflektif.

Ia menekankan bahwa isu yang diangkat dalam film memiliki relevansi kuat dengan kondisi sosial saat ini, khususnya terkait konflik agraria dan posisi masyarakat adat.

“Kami ingin mengajak melalui kegiatan ini berupaya menjadi ruang bersama untuk membaca ulang realitas yang terjadi, terutama bagaimana kolonialisme masih bertransformasi dalam kehidupan hari ini. Melalui diskusi ini, kami berharap muncul kesadaran kolektif yang lebih kritis dan keberpihakan terhadap masyarakat yang terdampak,” ujarnya, Jumat, 24 April 2026.

Kegiatan ini turut menghadirkan pemantik yang kompeten untuk memperkaya khazanah keilmuan ada yang konsentrasi dibidang agraria dan hukum adat, yang memberikan pemaparan komprehensif mengenai konflik lahan, hak masyarakat adat, serta tantangan dalam mewujudkan keadilan sosial.

Peserta yang hadir tidak hanya mengikuti pemutaran film, tetapi juga aktif terlibat dalam diskusi yang berlangsung dinamis. Forum ini menjadi wadah pertukaran gagasan sekaligus sarana untuk meningkatkan kesadaran kolektif terhadap isu-isu yang diangkat.

Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap dapat mendorong pemahaman yang lebih mendalam mengenai realitas sosial yang terjadi, khususnya terkait konflik agraria dan keberadaan masyarakat adat di Papua, serta menumbuhkan sikap kritis dan kepedulian terhadap nilai-nilai keadilan dan kemanusiaan.

“Gus Dur sudah meneladani, saatnya kita melanjutkan perjuangannya”.tutupnya.

Sumber: Rilis

Post Views: 473
Tags: GUSDURianKolonialismeKonflik AgrariaMasyarakat Adat di PapuaNonton BarengPesta Babi
ADVERTISEMENT
Previous Post

Gegara Siswa Ikut Orang Tuanya Ngantar Haji, KBM di SDN Teras 1 Kabupaten Serang Tak Maksimal

Next Post

Hj. Surihat Resmi Dilantik Jadi Ketua DPD KESTI TTKDH Kabupaten Serang

Related Posts

HUT PMI ke 81, Wakil Bupati Serang Najib Hamas Apresiasi Kinerja PMI

Wakil Bupati Serang Najib Hamas menghadiri HUT PMI ke 81 di halaman KP3B kota Serang. Dok. (ist)

Wakil Bupati Serang Najib Hamas menghadiri HUT PMI ke 81 di halaman KP3B kota Serang. Dok. (ist)

by Walan. Id
17 September 2026
0
0
ShareTweetShare

Komite SMPN 1 Carenang Gelar Musyawarah Bersama Wali Murid Terkait Parkir di Area Sekolah

Kepala sekolah, Jajaran dewan guru, komite dan Alumni serta wali murid rapat musyawarah di SMPN 1 Carenang. Dok.(ist)

Kepala sekolah, Jajaran dewan guru, komite dan Alumni serta wali murid rapat musyawarah di SMPN 1 Carenang. Dok.(ist)

by Walan. Id
13 September 2026
0
0
ShareTweetShare

Dua Advokat Turun Gunung ungkap Fakta Soal Isu Tuduhan Dugaan Pungli di SMPN 1 Carenang

Ishak, SH. MH dan Irvan A Abdillah SH. MH Ialah Alumni SMPN 1 Carenang yang saat ini menjadi lawyer. Dok. (Nurlan)

Ishak, SH. MH dan Irvan A Abdillah SH. MH Ialah Alumni SMPN 1 Carenang yang saat ini menjadi lawyer. Dok. (Nurlan)

by Walan. Id
12 September 2026
0
0
ShareTweetShare

Redupnya Identitas Nasionalisme Jadi Tantangan di Era Globalisasi

Muhamad Irfan Khaerul Umam Adalah Mahasiswa UNPAM PSDKU Serang. Dok. (Ist)

Muhamad Irfan Khaerul Umam Adalah Mahasiswa UNPAM PSDKU Serang. Dok. (Ist)

by Walan. Id
8 September 2026
0
0
ShareTweetShare

Srikandi PLN Ajak Generasi Muda Kenal Lebih Dekat Dunia Energi melalui Program Srikandi Goes to School & Campus

Antusiasme mahasiswi dan dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bima, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat. Dok. (Ist)

Antusiasme mahasiswi dan dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bima, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat. Dok. (Ist)

by Walan. Id
7 September 2026
0
0
ShareTweetShare

Dampak Erupsi GAK, Bupati Serang Intruksikan KBM di Tujuh Kecamatan Secara Daring

Ratu Rachmatuzakiyah saat meninjau Pos Pengamatan Gunung Api Anak Krakatau (GAK) Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi pada Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kemen ESDM) di Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka pada Minggu, 6 September 2026. Dok. (Ist)

Ratu Rachmatuzakiyah saat meninjau Pos Pengamatan Gunung Api Anak Krakatau (GAK) Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi pada Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kemen ESDM) di Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka pada Minggu, 6 September 2026. Dok. (Ist)

by Walan. Id
6 September 2026
0
0
ShareTweetShare
Next Post

Hj. Surihat Resmi Dilantik Jadi Ketua DPD KESTI TTKDH Kabupaten Serang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

Kepala DKPP Kabupaten Serang Suhardjo. Dok (Istimewa)

Soal Imbauan KLH Redam Radioaktif, DKPP Kabupaten Serang Siap Tanam Bunga Matahari

12 bulan ago
0

Diskoumperindag Kabupaten Serang Bakal Sosialisasi Kopdes Merah Putih di 326 Desa

1 tahun ago
0

Berita Terpopuler

    Wakil Bupati Serang Najib Hamas menghadiri HUT PMI ke 81 di halaman KP3B kota Serang. Dok. (ist)

    HUT PMI ke 81, Wakil Bupati Serang Najib Hamas Apresiasi Kinerja PMI

    by Walan. Id
    17 September 2026
    0
    0

    Walan.id - Wakil Bupati Serang Muhamad Najib Hamas mengapresiasi kinerja Palang Merah Indonesia (PMI) yang selama ini membantu masyarakat secara...

    Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja Muhammad Furqon. Dok. (Ist)

    Disnakertrans Kabupaten Serang Latih 32 Warga Menjahit Garmen

    by Walan. Id
    17 September 2026
    0
    0

    Walan.id - Sebanyak 32 warga mengikuti Pelatihan Menjahit Garmen atau proses menjahit pakaian secara industri, massal dengan standar pabrik yang...

    Erupsi Gunung Anak Krakatau Bikin Okupansi di Anyer-Cinangka Anjlok 80 Persen. Dok. (Nurlan)

    Kunjungan Wisatawan di Anyer – Cinangka Turun hingga 80 Persen Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau

    by Walan. Id
    17 September 2026
    0
    0

    Walan.id - Tingkat kunjungan wisatawan ke kawasan wisata Anyer dan Cinangka, Kabupaten Serang, Banten. mengalami cukup drastis dalam pekan terakhir...

    DPRD Kabupaten Serang Setujui Perubahan APBD 2026. Dok. (Ist)

    DPRD Kabupaten Serang Setujui Perubahan APBD 2026, Belanja Daerah Naik Rp127,8 Miliar

    by Walan. Id
    16 September 2026
    0
    0

    Walan.id — DPRD Kabupaten Serang menyetujui Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026...

    Walan.id
    adalah situs Portal Media Online yang bertujuan menyajikan konten berita terkini dan informatif.
    089528994714
    redaksiwalanid@gmail.com
    Facebook Twitter Youtube

    Category

    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    No Result
    View All Result
    • Home
    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id