ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, 15 Juni 2026, 15:54 WIB
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
No Result
View All Result
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial

Nobar dan Diskusi “Pesta Babi” Angkat Isu Kolonialisme dan Konflik Agraria di Papua

Walan. Id by Walan. Id
in Pendidikan
0

Walan.id – Kegiatan nonton bareng (nobar) film dan diskusi bertajuk “Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita” diselenggarakan sebagai ruang reflektif yang mempertemukan kebudayaan, realitas sosial, dan pemikiran kritis.

Acara yang bakal diselenggarakan Komunitas GUSDURian Serang Raya pada Sabtu, 25 April 2026 pukul 15.00 WIB s.d selesai besok bertempat di Padepokan Kupi, Kaloran, Kota Serang, Banten ini tidak hanya menghadirkan film sebagai medium narasi visual, tetapi juga membuka ruang dialog untuk membedah dinamika kuasa, relasi manusia dengan tanah, serta persoalan sosial yang terus berkembang.

Dalam diskusi yang berlangsung, isu penggusuran dan pengambilalihan tanah di Papua menjadi salah satu sorotan utama. Praktik yang kerap terjadi atas nama pembangunan tersebut dinilai telah menempatkan masyarakat adat pada posisi yang rentan, sekaligus menggeser relasi kultural yang telah terbangun secara turun-temurun. Tanah, dalam konteks ini, tidak hanya dipandang sebagai aset ekonomi, tetapi juga sebagai ruang hidup yang sarat makna sosial dan identitas.

Melalui perspektif politik agraria dan hukum adat, para narasumber menguraikan bagaimana struktur kekuasaan dapat membentuk legitimasi atas penguasaan lahan, yang kerap kali mengesampingkan masyarakat sebagai subjek utama. Kolonialisme, yang selama ini dipahami sebagai bagian dari sejarah, dinilai masih hadir dalam bentuk yang lebih modern melalui kebijakan serta praktik pembangunan.

Menurut Ali Martua Nasution, selaku Penggerak GUSDURian Serang Raya sekaligus Panitia Kegiatan dalam upaya untuk menghadirkan ruang diskusi yang tidak hanya informatif, tetapi juga reflektif.

Ia menekankan bahwa isu yang diangkat dalam film memiliki relevansi kuat dengan kondisi sosial saat ini, khususnya terkait konflik agraria dan posisi masyarakat adat.

“Kami ingin mengajak melalui kegiatan ini berupaya menjadi ruang bersama untuk membaca ulang realitas yang terjadi, terutama bagaimana kolonialisme masih bertransformasi dalam kehidupan hari ini. Melalui diskusi ini, kami berharap muncul kesadaran kolektif yang lebih kritis dan keberpihakan terhadap masyarakat yang terdampak,” ujarnya, Jumat, 24 April 2026.

Kegiatan ini turut menghadirkan pemantik yang kompeten untuk memperkaya khazanah keilmuan ada yang konsentrasi dibidang agraria dan hukum adat, yang memberikan pemaparan komprehensif mengenai konflik lahan, hak masyarakat adat, serta tantangan dalam mewujudkan keadilan sosial.

Peserta yang hadir tidak hanya mengikuti pemutaran film, tetapi juga aktif terlibat dalam diskusi yang berlangsung dinamis. Forum ini menjadi wadah pertukaran gagasan sekaligus sarana untuk meningkatkan kesadaran kolektif terhadap isu-isu yang diangkat.

Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap dapat mendorong pemahaman yang lebih mendalam mengenai realitas sosial yang terjadi, khususnya terkait konflik agraria dan keberadaan masyarakat adat di Papua, serta menumbuhkan sikap kritis dan kepedulian terhadap nilai-nilai keadilan dan kemanusiaan.

“Gus Dur sudah meneladani, saatnya kita melanjutkan perjuangannya”.tutupnya.

Sumber: Rilis

Post Views: 318
Tags: GUSDURianKolonialismeKonflik AgrariaMasyarakat Adat di PapuaNonton BarengPesta Babi
ADVERTISEMENT
Previous Post

Gegara Siswa Ikut Orang Tuanya Ngantar Haji, KBM di SDN Teras 1 Kabupaten Serang Tak Maksimal

Next Post

Hj. Surihat Resmi Dilantik Jadi Ketua DPD KESTI TTKDH Kabupaten Serang

Related Posts

Reforma Agraria Jepang: Kunci Kebangkitan Ekonomi dan Industrialisasi Pasca Perang Dunia II

by Walan. Id
15 Juni 2026
0
0
ShareTweetShare

UNIBA Terima SK Pembukaan Program Studi Doktor Ilmu Manajemen dari LLDIKTI

by Walan. Id
10 Juni 2026
0
0
ShareTweetShare

Tahapan Pra SPMB di SMAN 1 Carenang Selesai, Tahapan Seleksi Di Bulan Juni

by Walan. Id
31 Mei 2026
0
0
ShareTweetShare

Lahan SDN Pematang 2 Kragilan Digugat, Dindikbud Klaim Miliki Data dan Fakta

Kepala Bidang Pembina SD Kabupaten Serang, Abidin Nasyar. Dok. (Nurlan)

Kepala Bidang Pembina SD Kabupaten Serang, Abidin Nasyar. Dok. (Nurlan)

by Walan. Id
23 Mei 2026
0
0
ShareTweetShare

Kapolres Serang Bersama Forkopimda Lakukan Peletakan Batu Pertama MI Raudhatul Athfal Astana

Kapolres Serang Andi Kurniawan melakukan peletakan batu pertama RKB MI Raudhatul Athfal Astana Carenang bersama Forkopimda. Dok. (Istimewa)

Kapolres Serang Andi Kurniawan melakukan peletakan batu pertama RKB MI Raudhatul Athfal Astana Carenang bersama Forkopimda. Dok. (Istimewa)

by Walan. Id
21 Mei 2026
0
0
ShareTweetShare

Wakil Ketua DPRD Apresiasi Langkah Polres Serang dalam Penguatan Pendidikan Lewat Pembangunan

by Walan. Id
21 Mei 2026
0
0
ShareTweetShare
Next Post

Hj. Surihat Resmi Dilantik Jadi Ketua DPD KESTI TTKDH Kabupaten Serang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

Soal Tuduhan Pemkab Serang Tak Sanggup Gelar PSU, BPKAD: Kemendagri Terlalu Naif

1 tahun ago
0

Wisatawan Tenggelam di Curug Goong Pandeglang Ditemukan Meninggal

3 bulan ago
0

Berita Terpopuler

    Reforma Agraria Jepang: Kunci Kebangkitan Ekonomi dan Industrialisasi Pasca Perang Dunia II

    by Walan. Id
    15 Juni 2026
    0
    0

    Walan.id - Dalam berbagai kajian pembangunan, Jepang selalu dikenal sebagai negara maju yang berhasil membangun industri modern dan menjadi salah...

    Kenaikan Biaya Melaut Membebani, Nelayan Soroti Cold Storage dan Tempat Labuh Kapal

    by Walan. Id
    14 Juni 2026
    0
    0

    Walan.id - Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) DPC Kabupaten Pandeglang menggelar kegiatan silaturahmi bersama para nelayan, Minggu (14/6/2026) di Pantai...

    Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja Muhammad Furqon. Dok. (Nurlan)

    Dalam Waktu Dekat, Disnaker Kabupaten Serang Kembali Buka 4 Program Pelatihan

    by Walan. Id
    14 Juni 2026
    0
    0

    Walan.id - Dinas Tenaga dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang dalam waktu dekat ini menyiapkan program pelatihan bagi masyarakat Kabupaten Serang....

    Ditenggat Waktu 4 Hari, Satpol PP Bakal Bongkar Sisa Bangunan Liar di Kibin

    by Walan. Id
    13 Juni 2026
    0
    0

    Walan.id - Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Serang memastikan memberikan tenggat waktu selama 4 hari satu bangunan...

    Walan.id
    adalah situs Portal Media Online yang bertujuan menyajikan konten berita terkini dan informatif.
    089528994714
    redaksiwalanid@gmail.com
    Facebook Twitter Youtube

    Category

    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    No Result
    View All Result
    • Home
    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id