• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, 24 April 2026, 17:41 WIB
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
No Result
View All Result
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial

Nobar dan Diskusi “Pesta Babi” Angkat Isu Kolonialisme dan Konflik Agraria di Papua

Walan. Id by Walan. Id
in Pendidikan
0

Walan.id – Kegiatan nonton bareng (nobar) film dan diskusi bertajuk “Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita” diselenggarakan sebagai ruang reflektif yang mempertemukan kebudayaan, realitas sosial, dan pemikiran kritis.

Acara yang bakal diselenggarakan Komunitas GUSDURian Serang Raya pada Sabtu, 25 April 2026 pukul 15.00 WIB s.d selesai besok bertempat di Padepokan Kupi, Kaloran, Kota Serang, Banten ini tidak hanya menghadirkan film sebagai medium narasi visual, tetapi juga membuka ruang dialog untuk membedah dinamika kuasa, relasi manusia dengan tanah, serta persoalan sosial yang terus berkembang.

Dalam diskusi yang berlangsung, isu penggusuran dan pengambilalihan tanah di Papua menjadi salah satu sorotan utama. Praktik yang kerap terjadi atas nama pembangunan tersebut dinilai telah menempatkan masyarakat adat pada posisi yang rentan, sekaligus menggeser relasi kultural yang telah terbangun secara turun-temurun. Tanah, dalam konteks ini, tidak hanya dipandang sebagai aset ekonomi, tetapi juga sebagai ruang hidup yang sarat makna sosial dan identitas.

Melalui perspektif politik agraria dan hukum adat, para narasumber menguraikan bagaimana struktur kekuasaan dapat membentuk legitimasi atas penguasaan lahan, yang kerap kali mengesampingkan masyarakat sebagai subjek utama. Kolonialisme, yang selama ini dipahami sebagai bagian dari sejarah, dinilai masih hadir dalam bentuk yang lebih modern melalui kebijakan serta praktik pembangunan.

Menurut Ali Martua Nasution, selaku Penggerak GUSDURian Serang Raya sekaligus Panitia Kegiatan dalam upaya untuk menghadirkan ruang diskusi yang tidak hanya informatif, tetapi juga reflektif.

Ia menekankan bahwa isu yang diangkat dalam film memiliki relevansi kuat dengan kondisi sosial saat ini, khususnya terkait konflik agraria dan posisi masyarakat adat.

“Kami ingin mengajak melalui kegiatan ini berupaya menjadi ruang bersama untuk membaca ulang realitas yang terjadi, terutama bagaimana kolonialisme masih bertransformasi dalam kehidupan hari ini. Melalui diskusi ini, kami berharap muncul kesadaran kolektif yang lebih kritis dan keberpihakan terhadap masyarakat yang terdampak,” ujarnya, Jumat, 24 April 2026.

Kegiatan ini turut menghadirkan pemantik yang kompeten untuk memperkaya khazanah keilmuan ada yang konsentrasi dibidang agraria dan hukum adat, yang memberikan pemaparan komprehensif mengenai konflik lahan, hak masyarakat adat, serta tantangan dalam mewujudkan keadilan sosial.

Peserta yang hadir tidak hanya mengikuti pemutaran film, tetapi juga aktif terlibat dalam diskusi yang berlangsung dinamis. Forum ini menjadi wadah pertukaran gagasan sekaligus sarana untuk meningkatkan kesadaran kolektif terhadap isu-isu yang diangkat.

Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap dapat mendorong pemahaman yang lebih mendalam mengenai realitas sosial yang terjadi, khususnya terkait konflik agraria dan keberadaan masyarakat adat di Papua, serta menumbuhkan sikap kritis dan kepedulian terhadap nilai-nilai keadilan dan kemanusiaan.

“Gus Dur sudah meneladani, saatnya kita melanjutkan perjuangannya”.tutupnya.

Sumber: Rilis

Post Views: 71
Tags: GUSDURianKolonialismeKonflik AgrariaMasyarakat Adat di PapuaNonton BarengPesta Babi
ADVERTISEMENT
Previous Post

Gegara Siswa Ikut Orang Tuanya Ngantar Haji, KBM di SDN Teras 1 Kabupaten Serang Tak Maksimal

Related Posts

Gegara Siswa Ikut Orang Tuanya Ngantar Haji, KBM di SDN Teras 1 Kabupaten Serang Tak Maksimal

Kondisi SDN Teras 1 Kecamatan Carenang nampak sepi para siswa saat KBM. Dok. (Ist)

Kondisi SDN Teras 1 Kecamatan Carenang nampak sepi para siswa saat KBM. Dok. (Ist)

by Walan. Id
23 April 2026
0
0
ShareTweetShare

Bupati Serang Ratu Zakiyah Komitmen Terus Tingkatkan Mutu Pendidikan Lewat 5 Program

by Walan. Id
15 April 2026
0
0
ShareTweetShare

Jadwal Seleksi O2SN–FLS3N Kabupaten Serang Mulai Bergulir hingga Akhir April 2026

by Walan. Id
9 April 2026
0
0
ShareTweetShare

Keturunan Tubagus Abdul Hasan Peringati Haul ke-177 di Yayasan Anwarul Hasan Ciomas

Foto Bersama Keturunan Keluarga TB. Abdul Hasan. Dok. (Nurlan)

Foto Bersama Keturunan Keluarga TB. Abdul Hasan. Dok. (Nurlan)

by Walan. Id
5 April 2026
0
0
ShareTweetShare

Pemkab Serang Fasilitasi Pembayaran Ganti Rugi Terkait Polemik Lahan SDN Inpres Cikeusal

by Walan. Id
16 Maret 2026
0
0
ShareTweetShare

Jelang Lebaran, Insentif Guru PPPK dan Operator Sekolah Dapat Tambahan dari Dana Bos

by Walan. Id
13 Maret 2026
0
0
ShareTweetShare

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

Sedang Duduk di Pos Ronda, Warga Binuang Kabupaten Serang Ditusuk Hingga Meninggal

11 bulan ago
0

Program Poliran, Kapolres Serang Beri Motivasi Agar UMKM Berkembang dan Serap Tenaga Kerja

2 tahun ago
0

Berita Terpopuler

    Nobar dan Diskusi “Pesta Babi” Angkat Isu Kolonialisme dan Konflik Agraria di Papua

    by Walan. Id
    24 April 2026
    0
    0

    Walan.id - Kegiatan nonton bareng (nobar) film dan diskusi bertajuk “Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita” diselenggarakan sebagai ruang reflektif...

    Kondisi SDN Teras 1 Kecamatan Carenang nampak sepi para siswa saat KBM. Dok. (Ist)

    Gegara Siswa Ikut Orang Tuanya Ngantar Haji, KBM di SDN Teras 1 Kabupaten Serang Tak Maksimal

    by Walan. Id
    23 April 2026
    0
    0

    Walan.id - Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SDN Teras 1 Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, Banten kegiatan belajar tak maksimal. Gegara...

    Ini Pesan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah saat Lepas 392 Jamaah Calon Haji di Pendopo

    by Walan. Id
    23 April 2026
    0
    0

    Walan.id - Sebanyak 392 Jemaah Calon Haji kloter 3 asal Kabupaten Serang Tahun 1447 Hijriyah/2026 Masehi dilepas oleh Gubernur Banten,...

    Deputi BGN Dadang Handrayudha Minta Kepala Daerah di Banten Perketat Pengawasan Program MBG

    by Walan. Id
    22 April 2026
    0
    0

    Walan.id - Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN, Dadang Hendrayudha meminta pemerintah daerah di Provinsi Banten untuk memperketat pengawasan pelaksanaan...

    Walan.id
    adalah situs Portal Media Online yang bertujuan menyajikan konten berita terkini dan informatif.
    089528994714
    redaksiwalanid@gmail.com
    Facebook Twitter Youtube

    Category

    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    No Result
    View All Result
    • Home
    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id