ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, 20 September 2026, 23:42 WIB
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
No Result
View All Result
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial

IMD Menilai Kacaunya sistem SPMB di Provinsi Banten

Walan. Id by Walan. Id
in Daerah, Pemerintah, Pendidikan, Peristiwa, Uncategorized
0

Walan.id – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMA di Banten terkesan kacau, Institut Mahasiswa untuk Desa (IMD) menilai karena minimnya informasi yang diterima para siswa maupun orang tua murid.

Ketua Institut Mahasiswa untuk Desa (IMD) Abroh Nurul Fikri mengatakan mulai dari pelanggaran aturan permendikdasmen nomor 3 tahun 2025 pasal 33 ayat 1 dimana pemerintah daerah harus sudah menetapkan juknis paling lambat 2 bulan sebelum pengumuman penerimaan pendaftaran.

“Juknis yang di keluarkan oleh Pemprov Banten melalui aturan pergub nomor 261 tahun 2025 di tetapkan di tanggal 28 Mei 2025 dan tidak di sosialisasikan sehingga masyarakat Banten tidak mengetahui tentang aturan main dari juknis dan akhirnya banyak kekacauan mengenai SPMB di Banten.”ungkap Abroh, Rabu (25/6/2025).

Baca juga:

Pemprov Banten Tetapkan UMK 2025 Sebesar 6,5 Persen, Berikut Rincian di Wilayah Kabupaten/Kota

Menurutnya, hal tersebut jelas melanggar aturan pusat yang di mana pemerintah daerah harusnya menetapkan paling lambat 2 bulan sebelum pengumuman pendaftaran, Namun nyatanya Pergub mengenai juknis itu ditetapkan pada tanggal 28 Mei 2025 bahkan waktunya kurang dari 1 bulan.

“Kekacauan ini juga di akibatkan oleh jalur sistem penerimaan yang tidak memiliki kejelasan di mana terdapat 4 jalur penerimaan yaitu jalur domisili wilayah, jalur afirmasi, jalur prestasi akademik ataupun non akademik dan jalur mutasi.”katanya.

Akan tetapi, kata dia, hal ini tidak di disosialisasikan dan akhirnya banyak siswa yang mendaftar di tolak oleh pihak sekolah dengan alasan nilai, sedangkan untuk domisili nya sudah sesuai dengan aturan yang ditetapkan namun penolakannya berdasarkan nilai yang akhirnya terjadi tumpang tindih aturan jalur untuk SPMB tersebut.

Baca juga:

SPMB Tahun 2025, Plh Bupati Serang Ingatkan Jangan Keluar dari Jalur Aturan

“Seperti temuan oleh tim kita dari IMD INDONESIA di mana ada satu murid yang jaraknya hanya seratus meter dari sekolah namun di tolak dengan alasan nilai tidak memenuhi kriteria dan diarahkan untuk mengikuti jalur afirmasi.”kata dia.

“Ini akhirnya menunjukkan ketidakpastian dan tidak jelas nya sistem jalur penerimaan hingga akhirnya banyak calon murid yang ditolak sekolah akibat tidak jelas nya sistem jalur penerimaan murid baru ini.” Imbuhnya.

Selain itu, ia juga menemukan beberapa kejanggalan mulai dari juknis yang di berikan kepihak sekolah di waktu yang sempit, seperti 5 hari sebelum pendaftaran bahkan ada yang lebih parah yaitu hanya 2 hari di berikan juknis oleh pemerintah provinsi sebelum pendaftaran.

“Belum lagi setelah kita kaji permasalahan kacaunya SPMB ini akan menimbulkan angka putus sekolah yang masif di akibatkan penolakan sekolah yang berstatus negeri dan kemudian terlempar di sekolah swasta.

Baca juga:

Rudy Suhartanto Ditunjuk jadi Plh Bupati Serang

Akan tetapi, menurutnya, sekolah swasta daya tampung nya minim sehingga tidak mampu menerima kapasitas siswa yang di tolak oleh sekolah negeri dan mengakibatkan angka putus sekolah yang masif akibat tidak jelasnya sistem penerimaan murid baru ini,

“Belum lagi yang terjadi di pelosok di mana ini akhirnya memicu masyarakat untuk lebih memilih tidak melanjutkan jenjang pendidikan akibat ketidaktahuan nya tentang sistem penerimaan murid baru yang tidak jelas yang memicu masyarakat pelosok untuk tidak mau ambil pusing dan memilih tidak menyekolahkan anaknya.”ujarnya.

Hasil investigasi IMD juga menemukan bahwa pelaksana tidak melakukan sosialisasi sama sekali baik di sekolah-sekolah atau pun platform media.

“Kemudian persyaratan umum dan khusus tidak dijelaskan detail, parahnya tiba-tiba tampilan website ada perbedaan dari tahun kemarin, kemudian tiba-tiba ada dokumen yang diharuskan diupload ke website tapi tidak disosialisasikan.”tandasnya.

Ketika dipertanyakan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah serta mengajak diskusi mengenai kekecauan SPMB di Provinsi Banten atas pelanggaran yang diterapkan aturan pusat yang tidak sinkron dengan aturan daerah hanya terkesan formalitas.

Post Views: 1,191
Tags: IMD IndonesiaJuknis SPMBProvinsi BantenSPMB 2025Tingkat SMAWakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah
ADVERTISEMENT
Previous Post

Tiga Perusahaan di Kawasan Modern Cikande Disegel Kementrian Lingkungan Hidup

Next Post

Pemilu Ulang Kabupaten Serang: Pemurnian Demokrasi atau Pemborosan Anggaran?

Related Posts

HUT PMI ke 81, Wakil Bupati Serang Najib Hamas Apresiasi Kinerja PMI

Wakil Bupati Serang Najib Hamas menghadiri HUT PMI ke 81 di halaman KP3B kota Serang. Dok. (ist)

Wakil Bupati Serang Najib Hamas menghadiri HUT PMI ke 81 di halaman KP3B kota Serang. Dok. (ist)

by Walan. Id
17 September 2026
0
0
ShareTweetShare

DPRD Kabupaten Serang Setujui Perubahan APBD 2026, Belanja Daerah Naik Rp127,8 Miliar

DPRD Kabupaten Serang Setujui Perubahan APBD 2026. Dok. (Ist)

DPRD Kabupaten Serang Setujui Perubahan APBD 2026. Dok. (Ist)

by Walan. Id
16 September 2026
0
0
ShareTweetShare

Operasi SAR Hari Kesembilan, Lima Jurnalis dan Kru Speedboat Masih Dalam Pencarian

Hari kedelapan pencarian lima jurnalis dan awak speedboat. Dok. (Ist)

Hari kedelapan pencarian lima jurnalis dan awak speedboat. Dok. (Ist)

by Walan. Id
16 September 2026
0
0
ShareTweetShare

Pemerintah Kecamatan Carenang Raih Penghargaan Medsos Terbaik di HUT Baznas Kabupaten Serang ke-26

Asda memberikan simbolis kepada camat carenang di pendopo bupati serang. Dok (ist)

Asda memberikan simbolis kepada camat carenang di pendopo bupati serang. Dok (ist)

by Walan. Id
16 September 2026
0
0
ShareTweetShare

Baznas Kabupaten Serang Rayakan Milad ke-26, Berbagai Bantuan Disalurkan

Rayakan Milad ke-26, Baznas Kabupaten Serang Salurkan Berbagai Jenis Bantuan kepada Mustahik. Dok (Nurlan)

Rayakan Milad ke-26, Baznas Kabupaten Serang Salurkan Berbagai Jenis Bantuan kepada Mustahik. Dok (Nurlan)

by Walan. Id
15 September 2026
0
0
ShareTweetShare

Gubernur Banten Minta Pencarian Operasi SAR Delapan Orang Hilang Dilanjutkan, Basarnas Tambah 3 Hari

Gubernur Banten Andra Soni dan Tim SAR Gabungan saat menggelar konferensi pers terkait pencarian 8 orang yang belum diketemukan. Dok. (Ist)

Gubernur Banten Andra Soni dan Tim SAR Gabungan saat menggelar konferensi pers terkait pencarian 8 orang yang belum diketemukan di perairan selat Sunda Dok. (Ist)

by Walan. Id
14 September 2026
0
0
ShareTweetShare
Next Post

Pemilu Ulang Kabupaten Serang: Pemurnian Demokrasi atau Pemborosan Anggaran?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

Kepala Dinas Disdukcapil Kabupaten Serang, Warnerry Poetri. Dok. (Istimewa)

Disdukcapil Kabupaten Serang Ingatkan Pendatang Baru Wajib Lapor Selama 2X24 Jam

6 bulan ago
0

Usai Dicekoki Miras, 4 Remaja di Kibin Perkosa Gadis Dibawah Umur

1 tahun ago
0

Berita Terpopuler

    Wakil Bupati Serang Najib Hamas menghadiri HUT PMI ke 81 di halaman KP3B kota Serang. Dok. (ist)

    HUT PMI ke 81, Wakil Bupati Serang Najib Hamas Apresiasi Kinerja PMI

    by Walan. Id
    17 September 2026
    0
    0

    Walan.id - Wakil Bupati Serang Muhamad Najib Hamas mengapresiasi kinerja Palang Merah Indonesia (PMI) yang selama ini membantu masyarakat secara...

    Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja Muhammad Furqon. Dok. (Ist)

    Disnakertrans Kabupaten Serang Latih 32 Warga Menjahit Garmen

    by Walan. Id
    17 September 2026
    0
    0

    Walan.id - Sebanyak 32 warga mengikuti Pelatihan Menjahit Garmen atau proses menjahit pakaian secara industri, massal dengan standar pabrik yang...

    Erupsi Gunung Anak Krakatau Bikin Okupansi di Anyer-Cinangka Anjlok 80 Persen. Dok. (Nurlan)

    Kunjungan Wisatawan di Anyer – Cinangka Turun hingga 80 Persen Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau

    by Walan. Id
    17 September 2026
    0
    0

    Walan.id - Tingkat kunjungan wisatawan ke kawasan wisata Anyer dan Cinangka, Kabupaten Serang, Banten. mengalami cukup drastis dalam pekan terakhir...

    DPRD Kabupaten Serang Setujui Perubahan APBD 2026. Dok. (Ist)

    DPRD Kabupaten Serang Setujui Perubahan APBD 2026, Belanja Daerah Naik Rp127,8 Miliar

    by Walan. Id
    16 September 2026
    0
    0

    Walan.id — DPRD Kabupaten Serang menyetujui Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026...

    Walan.id
    adalah situs Portal Media Online yang bertujuan menyajikan konten berita terkini dan informatif.
    089528994714
    redaksiwalanid@gmail.com
    Facebook Twitter Youtube

    Category

    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    No Result
    View All Result
    • Home
    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id