Walan.id – Peningkatan data Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Disnakertrans Kabupaten meningkat.
Hal itu berdasarkan data yang disampaikan Kepala Seksi Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri Disnakertrans Kabupaten Serang, Herry Supriantna bahwa data yang terdaftar di sistem layanan siap kerja kini meningkat dari tahun sebelumnya.
“Di sistem siap kerja di SISKOP2MI di tahun 2024 sekitar 670 Orang, Namun di 2025 itu meningkat mencapai 786 orang jadi ada kenaikan di 2025. ungkapnya saat ditemui diruang kerjanya, Rabu, (22/4/2026).
Baca juga:
Timur Tengah Jadi Tujuan TKW, Abdul Basit: PMI Baiknya Konsultasi Ke Disnakertrans
Sementara, Hery mengatakan, untuk tahun 2026, saat ini masih diangka sekitar 400 orang, karena menurutnya masih berjalan.
“Kalo di 2026 ini masih proses mulai dari Januari sampai April diperkirakan masih diangka 300-400 orang yang siap kerja.”jelasnya.
Lebih lanjut, Ia mengklaim, peningkatan tersebut tidak lepas dari upaya pemerintah dalam membuka akses kerja melalui kerja sama bilateral dengan berbagai negara.
Baca juga:
Latiyah PMI Asal Carenang Serang yang Alami Pendarahan Akhirnya Pulang Ke Tanah Air
Menurutnya, Ketika ada permintaan dari luar negeri, melalui pemerintah RI, misalnya, kata dia, Jepang membutuhkan 500 Ribu orang untuk bekerja diluar negeri.
Ia menjelaskan, kouta tersebut nanti akan dibagi misalnya Provinsi Banten itu akan di bagi kabupaten kota.
“Nah kabupaten serang sendiri, dengan banyak permintaan itu banyak masyarakat yang ingin bekerja di jepang.”jelasnya.
Meski demikian, kata dia, pihak perusahaan melakukan penjaringan kepada calon PMI seperti pelatihan bahasa untuk mendapatkan sertifikasi.
“Bagi yang mau berangkat ke jepang harus didahului pelatihan dulu untuk mendapatkan sertifikasi N4 dan N5.”kata dia.
Baca juga:
Satgas PMI Bakal Kawal Pemulangan Soal Kasus TKW Alami Pendarahan
Ia mengatakan, selain Jepang, sejumlah negara Asia Pasifik juga banyak membutuhkan tenaga kerja seperti asisten rumah tangga, penjaga anak hingga perawat lansia.
“Asia Pasifik itu banyak membutuhkan tenaga kerja seperti ART, jaga anak dan jaga lansia untuk pekerja informal.
Ia membeberkan, data perusahaan yang terdaftar resmi berdasarkan kemenaker tedapat kurang lebih sekitar 370 perusahaan se Indonesia.
“Dari sekian ratus perusahaan itu ada yang membuka Job untuk asia pasifik seperti Taiwan, Hongkong, Singapura, dan Malaysia.”pungkasnya.
Penulis: Nurlan













