Walan.id – Pekerja Migran Indonesia (PMI) bernama Irmah binti Asgari Asal Desa Tirem Kecamatan Lebakwangi Kabupaten Serang, Banten yang bekerja di Timur Tengah (Irak) meminta kepada pihak terkait untuk segera dipulangkan ke Indonesia.
Dalam vidio yang diterima walan.id, Selasa, 14 April 2026, Irmah menceritakan bahwa dirinya diberangkatkan oleh pihak sponsor bernama Naswati secara non prosedural.
“Waktu itu saya dijanjikan kerja di Turki dan saya ternyata dikirim ke Irak.” ungkapnya dalam vidio, Selasa, (14/4/2026).
Ia menuturkan, pada saat itu Ia menolak dan memberontak kepada sponsor pada saat diberangkatkan ke Irak.
“Waktu itu saya memberontak bahkan sponsor saya pun memblokir nomor saya sampai saat ini juga.”ujarnya.
Irmah menjelaskan, bahwa Ia minta dipulangkan karena kondisinya sedang sakit, akibat luka jahitan di kakinya.
Ia mengatakan bahwa sebelumnya Ia juga pernah mengalami jatuh dari tangga saat bekerja sehingga kakinya terkilir.
Lanjut Irmah, Kemudian setelah satu tahun Ia
mengalami kejatuhan kaca pintu kamar mandi yang akhirnya tiga jari kakinya dijahit hingga tujuh jahitan.
“Sekarang keluhannya kaki, bahkan sekarang ini jalanya jinjit akibat menahan sakit dan kemarin kejedot akibat dipanggil buru buru sama majikan.”
Ia berharap kepada pihak pemerintah luar negri maupun dalam negeri untuk bisa mengurus kepulangannya karena ia sudah tidak kuat bekerja.
“Saya mohon kepada KBRI Irak ataupun pemerintah Indonesia saya mohon minta kepulangannya karena kaki saya dalam keadaan sakit dan tidak kuat bekerja.” harapnya.
Penulis: Nurlan
Sumber: walan.id













