Walan.id – Pemerintah Kabupaten Serang dan PLN UP3 Banten Utara bakal membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Pulau Tunda, Desa Wargasara, Kecamatan Tirtayasa.
Hal tersebut disampaikan Bupati Serang Ratu Rachamatuzakiyah usai audensi dengan PLN UP3 Banten di Pendopo Bupati Serang.
Bupati Serang Ratu Rachamatuzakiyah menyampaikan bahwa dalam pertemuan tersebut dalam rangka menerima audensi dengan PLN UP3 Banten membahas mengenai listrik di wilayah Kabupaten Serang.
Menurutnya, PLN dan Pemerintah Kabupaten Serang sudah bermitra dengan sangat baik.
“Ada beberapa hal terutama dengan menyampaikan laporan dengan adanya rasio elektrifikasi yang ada di wilayah Kabupaten Serang.”ucapnya. Selasa, (22/9/2026).
Bupati menyatakan, dari 326 desa hampir keseluruhan sudah teraliri listrik di wilayah Kabupaten Serang. Namun, kata dia, satu wilayah yang belum teraliri listrik yaitu Pulau Tunda.
“Total sudah 99,9 persen, di wilayah Kabupaten Serang sudah teraliri Listrik, Tapi ada satu yang saat ini belum teraliri listrik seperti pulau tunda.”kata dia.
Meski demikian, pihaknya mengupayakan pengadaan listrik di pulau tunda melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di tahun 2027 mendatang.
“Untuk itu kami juga tidak ingin warga kami ada yang belum menikmati listrik dengan baik.”ucapnya.
Ia menuturkan, pihaknya sudah melakukan upaya bersurat ke komisi 12, Bahkan, Ia sudah berkonsultasi dan berkoordinasi dengan Pemprov Banten.
“Alhamdulillah dengan upaya yang kita lakukan disambut baik oleh Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat,” kata Zakiyah.
Ratu Rachamatuzakiyah mengatakan, hasil kerja nyata tersebut akhirnya membuahkan hasil dan Pulau Tunda masuk kedalam listrik desa di 2027.
“Jadi, tentu semoga upaya yang kami lakukan di 2027 nanti pulau tunda bisa teraliri listrik seperti warga kami yang di luar pulau tunda,”ujarnya.
Sementara itu, Manager PLN UP3 Banten Hasudungan Siahaan mengatakan, bahwa Pulau Tudan yang paling tepat adalah menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
“Untuk di Pulau Tunda rencananya kita masukkan ke rencana listrik desa tahun 2027 yang dilayani dengan PLTS komunal. Mungkin itu yang paling tepat ke daerah tersebut,” kata dia.
Terkait target pelaksanaan, dia mengatakan, belum ada pembahasan labih lanjut.
“Terkait bulannya belum kita pastikan karena memang masih direncanakan di 2027. Artinya anggaran juga akan dikejar di 2027,” pungkasnya.













