• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, 3 Mei 2026, 18:34 WIB
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
No Result
View All Result
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial

Soroti Pendidikan Hingga Buruh, Ratusan Mahasiswa Demo di Ceceri Kota Serang

Walan. Id by Walan. Id
in Pendidikan
0
Aksi Mahasiswa menggelar Aksi Demontrasi di Perempatan Ciceri Kota Serang. Dok (Ist)

Aksi Mahasiswa menggelar Aksi Demontrasi di Perempatan Ciceri Kota Serang. Dok (Ist)

Walan.id – Ratusan massa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Provinsi Banten turun ke jalan dalam aksi May Day 2026 di Perempatan Ciceri, Kota Serang, Sabtu, 2 Mei 2026. Mereka menggabungkan dua isu besar sekaligus, yakni persoalan buruh dan krisis pendidikan. Aksi ini dipimpin langsung oleh Koordinator Aksi Dedi Setiawan.

Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Provinsi Banten, Winah Setiawati menilai negara seolah menampilkan kondisi yang baik-baik saja, padahal fakta di lapangan menunjukkan sebaliknya.

Ia menyebut pemerintah tidak peka terhadap berbagai persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat, khususnya buruh dan dunia pendidikan.

“Negara seolah mempertontonkan bahwa kondisi buruh dan pendidikan baik-baik saja. Padahal faktanya, arah kebijakan pendidikan tidak jelas dan nasib buruh juga tidak menentu,” ujar Winah.

Ia menegaskan, PMII Banten sengaja mengangkat dua isu tersebut karena dinilai saling berkaitan dan sama-sama membutuhkan perhatian serius.

Menurutnya, berbagai kebijakan yang ada masih simpang siur dan belum menyentuh akar persoalan.

PMII juga menyoroti rendahnya perhatian pemerintah terhadap angka putus sekolah di Banten. Winah mengungkapkan pihaknya telah melakukan berbagai upaya, termasuk audiensi dengan pemerintah daerah di tingkat kabupaten dan kota. Namun, respons yang diberikan dinilai tidak memadai.

“Kami sudah koordinasi dengan sejumlah OPD, termasuk Dinas Pendidikan. Tapi niat baik kami untuk menyelaraskan data dan solusi tidak ditanggapi dengan serius,” katanya.

Dalam beberapa kegiatan lapangan, PMII mengaku telah mendata hampir 200 anak putus sekolah di wilayah Kabupaten Serang dan Lebak. Namun hingga kini, belum ada solusi konkret dari pemerintah provinsi.

“Data kami jelas. Tapi pemerintah belum merespons dengan baik. Ini yang menjadi kekecewaan kami,” tambahnya.

Selain isu pendidikan, PMII Banten juga membawa sejumlah tuntutan terkait ketenagakerjaan. Winah menyebut ada lima poin utama yang menjadi sorotan dalam aksi tersebut.

Salah satunya adalah maraknya praktik pungutan liar dalam proses rekrutmen tenaga kerja. Selain itu, PMII juga menyoroti pembayaran upah yang dinilai tidak sesuai dengan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).

“Sistem outsourcing juga menjadi perhatian kami. Ini bukan solusi, justru memperpanjang masalah ketenagakerjaan yang tidak kunjung selesai,” ujarnya.

Tak hanya itu, PMII juga menyinggung persoalan lingkungan. Mereka menilai banyak perusahaan yang tidak memperhatikan analisis dampak lingkungan dalam operasionalnya. Hal ini berdampak langsung pada kerusakan lingkungan dan kehidupan masyarakat.

“Banyak pabrik mengabaikan dampak lingkungan. Akibatnya tanah rusak, banjir terjadi, dan masyarakat kesulitan beraktivitas,” kata Winah yang merupakan Alumni UIN SMH Banten.

Aksi ini diikuti sekitar 380 hingga hampir 400 peserta yang berasal dari berbagai cabang PMII di Banten. Mereka datang dari sejumlah daerah seperti Pandeglang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kota Serang, Cilegon, hingga Kabupaten Serang.

Dalam tuntutannya, PMII mendesak pemerintah pusat dan daerah untuk lebih responsif terhadap kondisi riil di lapangan. Mereka meminta pemerintah tidak hanya mengandalkan laporan administratif, tetapi juga turun langsung melihat situasi masyarakat.

“Pemerintah harus melek. Kami ini organisasi advokasi yang turun langsung ke masyarakat dan memiliki data valid. Seharusnya ini bisa diakomodasi,” tegasnya.

Winah juga menekankan bahwa PMII tidak hanya mengkritik, tetapi juga menawarkan solusi. Namun, ia menilai pemerintah belum serius menindaklanjuti berbagai masukan tersebut.

“Kami tidak berhenti di sini. Kami akan terus mengadvokasi dan membuka fakta ke publik bahwa masalah ini nyata dan belum terselesaikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, PMII akan terus mengawal isu putus sekolah, kondisi infrastruktur pendidikan yang belum layak, hingga praktik ketenagakerjaan yang merugikan masyarakat.

Aksi May Day 2026 di Banten ini menjadi pengingat bahwa persoalan buruh dan pendidikan masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah.

“PMII menegaskan akan terus mengawal isu tersebut hingga ada perubahan nyata di lapangan,” tutupnya.***

Post Views: 57
Tags: Aksi MahasiswaAksi May DayDemo di Ciceri Kota SerangPendidikanPersoalan Buruh
ADVERTISEMENT
Previous Post

Program Zakiyah Bupati Serang Beri Bantuan Hukum Anak Korban Asusila di Waringin Kurung

Next Post

Kopi Nalar Gelar Pelatihan Jurnalistik Bersama Mahasiswa di Mandalika Anyer

Related Posts

Kopi Nalar Gelar Pelatihan Jurnalistik Bersama Mahasiswa di Mandalika Anyer

by Walan. Id
3 Mei 2026
0
0
ShareTweetShare

O2SN 2026 Kabupaten Serang Dibuka Meriah, Bupati Tekankan Sportivitas

by Walan. Id
28 April 2026
0
0
ShareTweetShare

Bupati Serang Tinjau SMPN 2 Tirtayasa, Pastikan Ruang Kelas Direvitalisasi Tahun Ini

by Walan. Id
27 April 2026
0
0
ShareTweetShare

Bupati Serang Ratu Rachamatuzakiyah Ajak Teladani Kesederhanaan Suku Baduy

by Walan. Id
26 April 2026
0
0
ShareTweetShare

Magister Ilmu Hukum Unpam Gelar Sosialisasi Hukum Pertanahan dan Penyelesaian Sengketa Lahan

by Walan. Id
26 April 2026
0
0
ShareTweetShare

Nobar dan Diskusi “Pesta Babi” Angkat Isu Kolonialisme dan Konflik Agraria di Papua

by Walan. Id
24 April 2026
0
0
ShareTweetShare
Next Post

Kopi Nalar Gelar Pelatihan Jurnalistik Bersama Mahasiswa di Mandalika Anyer

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

124 Hektar Lahan Sawah di Desa Ragas Berpotensi Gagal Tanam, Petani Minta Dinas Terkait Perbaiki

1 tahun ago
0

Bawaslu Minta Panwascam dan PKD Dilarang Keluar Wilayah Kabupaten Serang Jelang PSU

1 tahun ago
0

Berita Terpopuler

    Kopi Nalar Gelar Pelatihan Jurnalistik Bersama Mahasiswa di Mandalika Anyer

    by Walan. Id
    3 Mei 2026
    0
    0

    Walan.id - Komunitas Olah Pikir Berbasis Nalar (Kopi Nalar) menggelar kegiatan Press Retreat 2026 pada 2–3 Mei 2026 di Villa...

    Aksi Mahasiswa menggelar Aksi Demontrasi di Perempatan Ciceri Kota Serang. Dok (Ist)

    Soroti Pendidikan Hingga Buruh, Ratusan Mahasiswa Demo di Ceceri Kota Serang

    by Walan. Id
    2 Mei 2026
    0
    0

    Walan.id - Ratusan massa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Provinsi Banten turun ke jalan dalam aksi May Day 2026...

    Program Zakiyah Bupati Serang Beri Bantuan Hukum Anak Korban Asusila di Waringin Kurung

    by Walan. Id
    2 Mei 2026
    0
    0

    Walan.id - Bupati Serang Ratu Rchmatuzakiyah kembali memberikan pendampingan hukum bagi warganya melalui Program Zona Klinik Advokasi Hukum (Zakiyah). Kali...

    Disdukcapil Kabupaten Serang dan RS Citra Arafiq melakukan perjanjian kerjasama (PKS). Dok. (Ist)

    Disdukcapil Kabupaten Serang Lakukan PKS dengan RS Citra Arafiq Perluas Inovasi Balung Anak

    by Walan. Id
    29 April 2026
    0
    0

    Walan.id - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serang dan Rumah Sakit (RS) Citra Arafiq melakukan penandatangan Perjanjian Kerja...

    Walan.id
    adalah situs Portal Media Online yang bertujuan menyajikan konten berita terkini dan informatif.
    089528994714
    redaksiwalanid@gmail.com
    Facebook Twitter Youtube

    Category

    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    No Result
    View All Result
    • Home
    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id