ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Kamis, 5 November 2026, 13:16 WIB
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
No Result
View All Result
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial

Warga Padarincang Gruduk Polda Banten Pasca Penahanan 11 Orang Diduga Lakukan Pembakaran Kandang Ayam

Walan. Id by Walan. Id
in Daerah, Peristiwa
0

Walan.id – Warga Padarincang berunjuk rasa ke Mapolda Banten pasca penahanan terhadap 11 warga akibat pembakaran kandang ayam di wilayahnya. pada Senin, 10 Februari 2025.

Rijal Hakiki selaku LBH Warga Padarincang pihaknya mengecam atas penangkapan dan penahanan yang dilakukan oleh Polda Banten tehadap 11 warga yang saat ini sudah ditangkap dan ditahan oleh Polda Banten.

“Yang mana informasi kami terima sejak peristiwa penangkapan dini hari pada Jumat itu ada 7 orang yang dilakukan penangkapan.”ungkapnya kepada Wartawan, Senin(10/2/2025).

Baca juga:Sepanjang Januari 2025, 71 Kasus Penyalahgunaan Narkoba Berhasil Diungkap Polda Banten

Ia menjelaskan dari penahanan tersebut diantaranya 2 orang dewasa dan 5 orang dibawah umur, kemudian kata dia, ada penangkapan kembali di hari Sabtu, 1 orang ibu ibu.

“Hari ini saya baru mengetahui ternyata ada total 11 orang yang sudah ditangkap dan diamankan dan saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka.”jelasnya.

Ia menuturkan berdasarkan informasi yang diterima dari pihak keluarga tersangka pada saat proses penangkapan diduga tidak ada surat perintah.

“Warga ataupun pihak keluarga atas penangkapan tersebut tidak pernah ditunjukkan ataupun diperlihatkan surat perintah penangkapan atau surat tugas dan lainnya.”ujarnya.

Baca juga:Ribuan Honorer di Kabupaten Serang Batal Demo Besok, Ini Penyebabnya

Selain itu, kata dia, peristiwa penangkapan pada Jumat dini hari itu diduga dilakukan secara brutal atau arogan, bahkan kata dia ada beberapa rumah dan pondok pesantren yang rusak akibat peristiwa penangkapan warga oleh aparat kepolisian.

“Bukti bukti ada, tapi ada satu warga pimpinan Ponpes yang keterangannya diintimidasi untuk memberikan vidio klarifikasi.”kata dia

“yang mana bukti buktinya kami dapatkan soal upaya penangkapan yang dilakukan secara arogan dan brutal juga sewenang wenang dan untuk buktinya ada foto dan vidio.”tambahnya.

Baca Juga:Protes Galian Ilegal, Warga Mekarsari Dilaporkan ke Polisi, Bonnie Anggota Komisi X DPR RI Angkat Bicara

Sementara itu, terkait penangkapan tersangka terhadap 5 orang dibawah umur pihaknya belum diberikan akses untuk bisa mendampingi ke 11 orang yang sudah dilakukan penahanan.

“Nah, 5 orang anak yang saat ini sudah ditersangkakan terkahir informasi yang kami terima belum juga didampingi oleh orang tua dan penasehat hukum.”terangnya.

Masih kata Rijal, untuk itu yang jadi point kami bahwa upaya formil dalam hal ini penangkapan dan penahanan kepada 11 orang dan terkhusus kepada 5 anak dibawah umur yang dilakukan secara sewenang wenang oleh Jatanras Polda Banten.

“Berdasarkan informasi dari warga sebenarnya latar belakang peristiwanya ini dilakukan secara bersama sama jadi mungkin masyarakat juga tidak bisa melihat peristiwa hukum ini sebagai peristiwa hukum pembakarannya saja.”kata dia.

Baca juga:Nasib Warga Mekarsari, Lapor Tambang Ilegal Tak Digubris, Malah Dijerat Hukum

lebih lanjut, Ia menerangkan kejadian itu penyebabnya akibat ada ulah pencemaran lingkungan hidup yang dilakukan oleh perusahaan pemilik kandang ayam tersebut,
dan warga sudah menempuh proses yang panjang untuk memperjuangkan hak atas lingkungan hidupnya tapi tidak kunjung direspon maka dari itu warga melakukan reaksi kemarahan berupa peristiwa di 22 November 2024.

“Jarak rumah warga kurang lebih 20 meter jarak pemukiman warga dengan kandang ayam tersebut.”kata dia.

Maka dari itu, pihaknya berharap dan meminta agar Polda Banten membebaskan 11 warga Padarincang yang saat ini dilakukan penahanan.

“kami meminta agar Polda Banten untuk menarik mundur karena saat ini masih banyak aparat yang berjaga dan berlalu lalang di kecamatan padarincang itu yang membuat warga khawatir dan was was.”

“yang ketiga kami berharap kepada aparat yang melakukan kesewenang wenangan agar ditindak tegas dengan hukum yang berlaku.”tutupnya.

Post Views: 1,017
Tags: 11 TersangkaAksi DemoKabupaten serangKandang AyamKapolda Banten Irjen Suyudi Ario SetoKasus PembakaranPolda BantenWarga Padarincang
ADVERTISEMENT
Previous Post

Sepanjang Januari 2025, 71 Kasus Penyalahgunaan Narkoba Berhasil Diungkap Polda Banten

Next Post

Polisi Tangkap 11 Warga Padarincang Pasca Insiden Pembakaran Kandang Ayam, Polda Banten Digeruduk

Related Posts

Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Cikuesal Ditemukan Meninggal Dunia

Remaja yang diduga tenggelam di sungai Cikuesal ditemukan meninggal dunia. Dok. (Ist)

Remaja yang diduga tenggelam di sungai Cikuesal ditemukan meninggal dunia. Dok. (Ist)

by Walan. Id
4 November 2026
0
0
ShareTweetShare

Remaja Diduga Tenggelam di Sungai Cikuesal, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Ilustrasi Tenggelam. Dok. (Ist)

Ilustrasi Tenggelam. Dok. (Ist)

by Walan. Id
4 November 2026
0
0
ShareTweetShare

Maraknya Percaloan di PT Nikomas, Wakil Bupati Serang: Korban Segera Lapor Polisi dan Disnaker

Wakil Bupati Serang Najib Hamas. Dok (ist)

Wakil Bupati Serang Najib Hamas. Dok (ist)

by Walan. Id
4 November 2026
0
0
ShareTweetShare

Pria di Tunjung Teja Meninggal Dunia Usai Terpleset Kedalam Sumur

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban tercebur kedalam sumur dengan kedalaman 15 meter. Namun korban sudah meninggal dunia. Dok. (Ist)

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban tercebur kedalam sumur dengan kedalaman 15 meter. Namun korban sudah meninggal dunia. Dok. (Ist)

by Walan. Id
30 Oktober 2026
0
0
ShareTweetShare

Puluhan Warga Diduga Kena Tipu Puluhan Juta Modus Loker di PT Nikomas Gemilang

Kwitansi DP masuk kerja di PT Nikomas Gemilang. Dok. (Nurlan)

Kwitansi DP masuk kerja di PT Nikomas Gemilang. Dok. (Nurlan)

by Walan. Id
30 Oktober 2026
0
0
ShareTweetShare

YBM PLN Salurkan Santunan untuk 70 Anak Yatim dan Dhuafa di Cigeulis Pandeglang

Jajaran manajemen PLN UID Banten bersama pengurus YBM PLN, dan masyarakat berfoto bersama usai penyaluran santunan kepada 70 anak yatim dan dhuafa di Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Dok. (Ist)

Jajaran manajemen PLN UID Banten bersama pengurus YBM PLN, dan masyarakat berfoto bersama usai penyaluran santunan kepada 70 anak yatim dan dhuafa di Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Dok. (Ist)

by Walan. Id
22 Oktober 2026
0
0
ShareTweetShare
Next Post

Polisi Tangkap 11 Warga Padarincang Pasca Insiden Pembakaran Kandang Ayam, Polda Banten Digeruduk

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

Arahkan Perhatian pada Partisipasi: KPU RI Pastikan PSU Berjalan Sukses

2 tahun ago
0

Pencarian Hari Kedua, Anak Hilang Diduga Terseret Arus Sungai Ciujung

2 tahun ago
0

Berita Terpopuler

    PLN Services Hadir untuk Tingkatkan Layanan ke Masyarakat

    by Walan. Id
    5 November 2026
    0
    0

    Walan.id - PT PLN (Persero) resmi menyatukan dua anak usahanya, yakni PT PLN Electricity Services (PLN ES) dan PT PLN...

    Kepala Dinas DKBP3A, Haerofiatna saat mengikuti rapat bersama OPD di Pendopo Bupati Serang Dok. (Ist)

    Indeks Pembangunan Gender Serang Naik, DKBP3A Dorong Kolaborasi Lintas OPD

    by Walan. Id
    5 November 2026
    0
    0

    Walan.id – Indeks pembangunan gender (IPG) Kabupaten Serang terus meningkat hingga 93,1. Namun, Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan...

    Remaja yang diduga tenggelam di sungai Cikuesal ditemukan meninggal dunia. Dok. (Ist)

    Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Cikuesal Ditemukan Meninggal Dunia

    by Walan. Id
    4 November 2026
    0
    0

    Walan.id – Seorang remaja yang dilaporkan tenggelam di sungai irigasi di Kampung Katulisan, Desa Penyebrangan, Kecamatan Cikuesal, Kabupaten Serang, Banten...

    Ilustrasi Tenggelam. Dok. (Ist)

    Remaja Diduga Tenggelam di Sungai Cikuesal, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

    by Walan. Id
    4 November 2026
    0
    0

    Walan.id – Seorang remaja diduga tenggelam di sungai yang berlokasi di Kampung Katulisan, Desa Penyebrangan, Kecamatan Cikuesal, Kabupaten Serang, Banten....

    Walan.id
    adalah situs Portal Media Online yang bertujuan menyajikan konten berita terkini dan informatif.
    089528994714
    redaksiwalanid@gmail.com
    Facebook Twitter Youtube

    Category

    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    No Result
    View All Result
    • Home
    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id