ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, 1 Agustus 2026, 07:26 WIB
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
No Result
View All Result
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial

Piagam Penghargaan Bupati Serang Tak Berguna Bagi Wajib Pajak PBB di Desa

Walan. Id by Walan. Id
in Peristiwa
0
Pembayaran Pajak Bermasalah. Dok. Ilustrasi/chatGPT

Pembayaran Pajak Bermasalah. Dok. Ilustrasi/chatGPT

Walan.id – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Serang mengakui masih adanya tagihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2010 hingga 2013 yang muncul dalam sistem meskipun sejumlah desa pernah memperoleh piagam penghargaan karena dinyatakan lunas pajak.

Kepala Bidang Pendataan, Pendaftaran dan Penetapan Bapenda Kabupaten Serang, Gungun Ahmad Wiguna, mengatakan persoalan tersebut merupakan masalah lama yang berasal dari masa sebelum pengelolaan PBB diserahkan dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama kepada pemerintah daerah pada tahun 2014.

“Data yang kami terima saat pelimpahan memang apa adanya. Kalau di sistem belum ter-flagging lunas, kami tidak bisa serta merta mengubahnya. Karena kami juga tidak memiliki rincian pembayaran per Nomor Objek Pajak (NOP) pada masa itu,” kata Gungun.

Menurutnya, Bapenda pernah berkonsultasi dengan auditor terkait persoalan piutang pajak yang masih tercatat dalam neraca keuangan daerah. Namun penyelesaiannya tidak sederhana karena menyangkut administrasi keuangan negara.

“Kalau mau dinyatakan lunas atau dilakukan penyesuaian, harus jelas dasar datanya. Piagam penghargaan memang ada, tetapi kami juga harus tahu pembayaran itu untuk SPPT yang mana saja. Jangan sampai salah melakukan flagging,” ujarnya.

Gungun menjelaskan, kesulitan muncul karena pada masa itu pembayaran pajak sering dilakukan secara kolektif oleh pemerintah desa. Akibatnya, tidak terdapat rincian yang menunjukkan objek pajak mana yang telah dibayarkan.

“Misalnya satu desa membayar Rp10 juta. Pertanyaannya, Rp10 juta itu untuk bidang yang mana saja. Kalau tidak ada rinciannya, kami khawatir terjadi kesalahan administrasi,” katanya.

Ia mengungkapkan persoalan serupa tidak hanya terjadi di Desa Walikukun, Kecamatan Carenang, tetapi juga ditemukan pada desa lain yang pernah menerima piagam penghargaan pelunasan PBB.

“Yang saya tahu bukan hanya Walikukun. Ada juga desa lain yang menerima piagam penghargaan dan mengalami persoalan yang sama,” ungkapnya.

Meski demikian, Bapenda berjanji akan kembali mengkaji regulasi dan kemungkinan kebijakan yang dapat ditempuh untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

“Kami akan coba pelajari lagi aturan dan mekanismenya. Yang penting harus ada progres karena ini memang isu yang sudah lama,” katanya.

Sementara itu, staf Desa Walikukun, Sarudin, mengatakan kemunculan kembali tagihan PBB tahun 2010 hingga 2013 telah menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat. Pasalnya, berdasarkan informasi yang diterima pemerintah desa, kewajiban pajak pada periode tersebut sudah pernah diselesaikan.

“Pengakuan dari kepala desa terdahulu, pajak tahun 2010 sampai 2013 itu sudah dibayar. Bahkan ada piagam penghargaan dari bupati sebagai bukti bahwa desa saat itu dianggap lunas pajak,” ujar Sarudin.

Namun saat dilakukan pendataan dan pelayanan pajak, tagihan lama tersebut kembali muncul dalam sistem sehingga memicu pertanyaan dari warga.

“Setiap tahun tagihan itu muncul lagi. Warga akhirnya komplain ke desa karena merasa dulu sudah lunas. Bahkan ada yang mempertanyakan kinerja pemerintah desa karena dianggap belum menyelesaikan kewajiban pajak,” katanya.

Menurut Sarudin, sebagian warga akhirnya memilih membayar kembali tagihan tersebut ketika petugas pajak membuka pelayanan di desa. Namun tidak sedikit pula yang meminta kejelasan mengenai dasar tagihan yang muncul kembali setelah lebih dari satu dekade.

“Kalau masyarakat awam kan tahunya ada tagihan ya harus dibayar. Padahal mereka juga mempertanyakan kenapa pajak yang katanya sudah lunas masih muncul lagi,” ujarnya.

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai fungsi piagam penghargaan pelunasan pajak yang pernah diberikan pemerintah daerah.

Sebab hingga kini, keberadaan piagam tersebut belum mampu menjadi dasar penyelesaian administrasi terhadap tagihan yang masih tercatat dalam sistem.

Akibatnya, warga yang merasa telah memenuhi kewajibannya masih dibayangi tagihan pajak lama yang terus muncul dari tahun ke tahun tanpa kepastian penyelesaian.

Post Views: 112
Tags: Bapenda Kabupaten SerangBupati SerangKabupaten serangPajak Bumi dan BangunanPiagam PenghargaanTagihan Pajak PBB
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dugaan Penggelapan Pembayaran Pajak PBB di Kabupaten Serang Mencuat

Next Post

Ditenggat Waktu 4 Hari, Satpol PP Bakal Bongkar Sisa Bangunan Liar di Kibin

Related Posts

Kadis DKPP Belum Pastikan Data Kerusakan Padi Akibat Serangan Hama Wereng di Kabupaten Serang

Kepala DKPP Kabupaten Serang Suhardjo. Dok. (Ist)

Kepala DKPP Kabupaten Serang Suhardjo. Dok. (Ist)

by Walan. Id
30 Juli 2026
0
0
ShareTweetShare

Pencarian Hari Kedua, Korban Terseret Arus di Perairan Merak Ditemukan Meninggal Dunia

Tim SAR Gabungan Temukan Korban Terseret Arus di Perairan Merak dalam Kondisi Meninggal Dunia. Dok. (Ist)

Tim SAR Gabungan Temukan Korban Terseret Arus di Perairan Merak dalam Kondisi Meninggal Dunia. Dok. (Ist)

by Walan. Id
27 Juli 2026
0
0
ShareTweetShare

Antisipasi Penyebaran Hama, Camat Carenang dan Balai Penyuluh Lakukan Gerdal

by Walan. Id
21 Juli 2026
0
0
ShareTweetShare

Petani Padi di Carenang Terancam Gagal Panen Akibat Serangan Hama Wereng

Lahan Sawah di Kecamatan Carenang yang terkena serangan hama wereng. Dok. (Nurlan)

Lahan Sawah di Kecamatan Carenang yang terkena serangan hama wereng. Dok. (Nurlan)

by Walan. Id
18 Juli 2026
0
0
ShareTweetShare

Soal Temuan BPK di Proyek Jalan, Kadis PUPR Kabupaten Serang Klaim Sudah Diselesaikan

Kepala DPUPR Kabupaten Serang, Mochamad Roni Natadipradja saat di wawancarai wartawan perihal temuan BPK. di gedung Setda. Dok (Nurlan)

Kepala DPUPR Kabupaten Serang, Mochamad Roni Natadipradja saat di wawancarai wartawan perihal temuan BPK. di gedung Setda. Dok (Nurlan)

by Walan. Id
3 Juli 2026
0
0
ShareTweetShare

Pelaku Pembobol Minimarket di Kibin Kabupaten Serang Dihajar Warga

by Walan. Id
29 Juni 2026
0
0
ShareTweetShare
Next Post

Ditenggat Waktu 4 Hari, Satpol PP Bakal Bongkar Sisa Bangunan Liar di Kibin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

Diduga Jadi Korban Mafia Tanah, Nur Sadah Malah Jadi Tersangka Penggelapan Uang

2 tahun ago
0

Wakil DPRD Abdul Gofur Bantah Pernyataan Mahesa saat Disebut di DPR RI Soal Takut Ditembak

1 tahun ago
0

Berita Terpopuler

    PLN UID Banten menerima penghargaan Indonesia Green Awards (IGA) 2026. Dok. (Ist)

    PT PLN UID Banten Raih Dua Predikat di Ajang La Tofi 2026

    by Walan. Id
    31 Juli 2026
    0
    0

    Walan.id– PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten meraih dua predikat Platinum Alignment pada ajang La Tofi 2026 melalui...

    Menteri Perindustrian Republik Indonesia Agus Gumiwang Kartasasmita. Dok. (Ist)

    GIIAS 2026 Resmi Dibuka, Pameran Otomotif Hadirkan Inovasi Kendaraan Mobilitas Masa Depan

    by Walan. Id
    31 Juli 2026
    0
    0

    Walan.id – Hari pertama penyelenggaraan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten...

    Gubernur Banten, Andra Soni (kiri), menerima cenderamata berupa miniatur infrastruktur kelistrikan dari General Manager PLN Unit Induk Distribusi Banten, Tonny Bellamy (kanan), di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang.

    PLN Perkuat Sinergi dengan Pemprov Banten Dukung Pertumbuhan Investasi dan Hilirisasi Industri

    by Walan. Id
    31 Juli 2026
    0
    0

    Walan.id — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Banten untuk mendukung pertumbuhan investasi,...

    Gelar Journey of star Serang Deretan Musisi Hits Guncang Kota Serang. Dok. (Ist)

    Journey of Stars 2026 Guncang Serang, Deretan Musisi Hits Sapa Penggemar

    by Walan. Id
    31 Juli 2026
    0
    0

    Walan.id – Kota Serang kembali menjadi pusat perhatian para pecinta musik nasional. Star Media Nusantara bersama Hits Records menggelar Journey...

    Walan.id
    adalah situs Portal Media Online yang bertujuan menyajikan konten berita terkini dan informatif.
    089528994714
    redaksiwalanid@gmail.com
    Facebook Twitter Youtube

    Category

    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    No Result
    View All Result
    • Home
    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id