• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Rabu, 6 Mei 2026, 19:32 WIB
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
No Result
View All Result
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial

Krisis Layanan di Puskesmas Pontang, DPRD Temukan Pelanggaran Etik dan Minim Fasilitas serta Stok Obat

Walan. Id by Walan. Id
in Daerah, Ekonomi dan Bisnis, Pemerintah, Peristiwa
0

Walan.id – Kondisi Puskesmas Pontang, Kabupaten Serang, tengah jadi sorotan tajam. Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Serang, Ahmadi, mengungkap sederet persoalan serius yang mencoreng kualitas layanan publik di fasilitas kesehatan tersebut.

Dari fasilitas usang, kekurangan obat, hingga dugaan pelanggaran etik oleh tenaga medis, semuanya dibongkar dalam pertemuan resmi di Gedung DPRD Kabupaten Serang, pastikan akan terus mengawasi dan mendorong perbaikan menyeluruh.

Ahmadi menyebut ruangan di Puskesmas Pontang terlalu besar dan pintunya masih menggunakan kayu jati lama yang tak bisa tertutup rapat. Akibatnya, penggunaan AC tidak efektif.

“Kalau pakai AC pun, anginnya hilang. Untuk sementara, hanya bisa pakai kipas angin,” ungkapnya, Jumat, 15 Agustus 2025.

Baca juga:

Viral! Warga Keluhkan Pelayanan Puskesmas Pontang Abaikan Pasien saat Anaknya Demam Tinggi

Masalah ini muncul karena anggaran untuk fasilitas belum maksimal dalam APBD. DPRD mengakui keterbatasan dana menjadi penghambat, tetapi tetap berkomitmen untuk mendorong perbaikan infrastruktur dan pengadaan alat kesehatan secara bertahap.

Soal ketersediaan obat, Ahmadi menyatakan bukan soal anggaran, melainkan lemahnya koordinasi antara Puskesmas dan Dinas Kesehatan.

“Obat memang habis pakai dan tidak boleh menumpuk di akhir tahun. Tapi ini soal manajemen, bukan semata anggaran,” ujarnya.

DPRD dan Dinkes berjanji menyusun formularium yang lebih rinci agar kebutuhan obat bisa direncanakan dan dikontrol dengan baik.

Baca juga:

Dinkes Kabupaten Serang Intruksikan Puskesmas Melayani Cek Kesehatan Gratis

Tenaga Medis Terbatas, Dokter Harus Siaga 24 Jam. Persoalan tak kalah pelik muncul dari minimnya sumber daya manusia. Banyak Puskesmas, termasuk Pontang, hanya memiliki dua dokter. Ironisnya, satu di antaranya merangkap sebagai kepala Puskesmas.

“Ini jelas tidak ideal. Tapi karena terbentur aturan rekrutmen ASN, kita belum bisa tambah tenaga. Solusinya, dokter harus siap dihubungi kapan saja lewat ponsel,” terang Ahmadi.

Bahkan, kata dia,  ada satu temuan mengejutkan dugaan pengalihan pasien ke klinik pribadi milik salah satu dokter tersebut.

“Kalau benar, ini pelanggaran serius. Secara etika, itu tidak bisa dibenarkan,” tegas Basit.

Ia menegaskan pentingnya kepemimpinan yang disegani di lingkungan kerja, bukan yang ditakuti. Sebab, hanya dengan suasana kerja yang sehat, pelayanan maksimal bisa tercapai.

Baca juga:

Tips Menjaga Kesehatan! Selain Menjaga Pola Makan Olahraga Juga Penting, Simak Tips Lari Agar tidak Lelah.

Ahmadi menyatakan, DPRD tidak tinggal diam. Mereka sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk membangun sistem yang memastikan ketersediaan obat dan menindaklanjuti setiap keluhan masyarakat.

“Jangan sampai ada lagi laporan ‘obat kosong’. Ini harus jadi aksi nyata,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa anggaran penuh untuk perbaikan baru akan diajukan dalam APBD Murni 2026. Tahun ini, perubahan anggaran masih bersifat pergeseran.

Sementara itu menanggapi sorotan DPRD, Kepala UPT Puskesmas Pontang, dr. Bahrum Rangkuti, langsung mengambil tindakan cepat. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan legislatif yang tanggap terhadap aduan masyarakat.

“Komisi II sangat cepat merespons. Kami terbantu,” katanya usai pertemuan di DPRD.

Menurut dr. Bahrum, aduan masyarakat menjadi bahan evaluasi penting untuk memperbaiki layanan. Ia memastikan, perbaikan sistem pelayanan dan pengadaan obat emergensi sedang dilakukan.

Setelah rapat dengan DPRD, Puskesmas Pontang langsung melaksanakan sejumlah langkah konkret diantaranya melaporkan insiden ke pimpinan, Menyusun kronologi kejadian, Mengusulkan kebutuhan obat darurat, dan Memperbaiki mekanisme respon terhadap keluhan masyarakat.

“Kami akomodasi semua keluhan. Semuanya langsung ditindaklanjuti,” kata dr. Bahrum.
Dukungan juga datang dari Dinas Kesehatan Kabupaten Serang. Mereka siap memfasilitasi kebutuhan Puskesmas, baik dari sisi tenaga medis maupun ketersediaan obat.

Selain penanganan jangka pendek, DPRD meminta agar Puskesmas menyusun rencana strategis yang terintegrasi. Fokusnya pada tiga hal penambahan tenaga medis, ketersediaan obat, dan peralatan penunjang.

“Tiga poin ini harus dirancang jelas. Harus sinkron agar pembenahan benar-benar terwujud,” kata dr. Bahrum.***

Editor: Nurlan

Post Views: 549
Tags: DPRD Kabupaten SerangKetersedian ObatKrisis LayananMinim FasilitasPelanggaran EtikPuskesmas PontangPuskesmas Pontang Viral
ADVERTISEMENT
Previous Post

Paripurna Dengar Pidato Kenegaraan, DPRD Kabupaten Serang: Perkuat Kolaborasi Demi Indonesia Maju

Next Post

Serunya Lomba Mancing HUT RI ke 80 di Aliran Sungai Desa Pamanuk Kabupaten Serang

Related Posts

Ahli Waris SDN 2 Pematang Kragilan Gugat Pemkab Serang

Kuasa Hukum Ahli Waris Hadromi Albunari S.H LLM. Dok (Nurlan)

Kuasa Hukum Ahli Waris Hadromi Albunari S.H LLM. Dok (Nurlan)

by Walan. Id
6 Mei 2026
0
0
ShareTweetShare

Temui Menhub, Bupati Serang Ratu Zakiyah Sampaikan Perbaikan PJU di Jalan Nasional

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menemui Menhub RI Dudy Purwangandhy dok. (Istimewa)

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menemui Menhub RI Dudy Purwangandhy dok. (Istimewa)

by Walan. Id
6 Mei 2026
0
0
ShareTweetShare

Empat Ekor Hiu Tutul Muncul di Perairan Pulau Pamujan Teluk Banten

Kemunculan ikan hiu tutul di perairan Pemujan Teluk Banten. Dok. (Ist)

Kemunculan ikan hiu tutul di perairan Pemujan Teluk Banten. Dok. (Ist)

by Walan. Id
4 Mei 2026
0
0
ShareTweetShare

Dua Desa di Kabupaten Serang jadi Percontohan Aquaponik Melalui Program Gapudakan

Analis Akuakultur Ahli Muda Dinas Perikanan Kabupaten Serang, Nur Amalia, dok. (Nurlan)

Analis Akuakultur Ahli Muda Dinas Perikanan Kabupaten Serang, Nur Amalia, dok. (Nurlan)

by Walan. Id
4 Mei 2026
0
0
ShareTweetShare

Program Zakiyah Bupati Serang Beri Bantuan Hukum Anak Korban Asusila di Waringin Kurung

by Walan. Id
2 Mei 2026
0
0
ShareTweetShare

Disdukcapil Kabupaten Serang Lakukan PKS dengan RS Citra Arafiq Perluas Inovasi Balung Anak

Disdukcapil Kabupaten Serang dan RS Citra Arafiq melakukan perjanjian kerjasama (PKS). Dok. (Ist)

Disdukcapil Kabupaten Serang dan RS Citra Arafiq melakukan perjanjian kerjasama (PKS). Dok. (Ist)

by Walan. Id
29 April 2026
0
0
ShareTweetShare
Next Post

Serunya Lomba Mancing HUT RI ke 80 di Aliran Sungai Desa Pamanuk Kabupaten Serang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

Bupati Serang Ratu Zakiyah Terima Penghargaan Pimred Award 2025

10 bulan ago
0

Duta Pariwisata Banten Gelar Baksos Bertema Bahagia Bersama Generasi Muda Indonesia

6 bulan ago
0

Berita Terpopuler

    Kuasa Hukum Ahli Waris Hadromi Albunari S.H LLM. Dok (Nurlan)

    Ahli Waris SDN 2 Pematang Kragilan Gugat Pemkab Serang

    by Walan. Id
    6 Mei 2026
    0
    0

    Walan.id - Ahli Waris SDN 2 Pematang Hudaeri bin Sarmin menggugat Pemerintah Kabupaten Serang. Dengan nomor register 249/Pdt G/2025/ PN...

    Terungkap! Strategi Ratu Rachmatuzakiyah Hingga Raih Penghargaan dari CNN Indonesia

    by Walan. Id
    6 Mei 2026
    0
    0

    Walan.id - Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, meraih penghargaan Outstanding Leader in Regional Economic Acceleration dari CNN Indonesia. Penghargaan tersebut menjadi...

    Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menemui Menhub RI Dudy Purwangandhy dok. (Istimewa)

    Temui Menhub, Bupati Serang Ratu Zakiyah Sampaikan Perbaikan PJU di Jalan Nasional

    by Walan. Id
    6 Mei 2026
    0
    0

    Walan.id – Pemerintah Kabupaten Serang di bawah kepemimpinan Bupati Ratu Rachmatuzakiyah terus melakukan pembenahan di berbagai sektor. Salah satu yang...

    Kemunculan ikan hiu tutul di perairan Pemujan Teluk Banten. Dok. (Ist)

    Empat Ekor Hiu Tutul Muncul di Perairan Pulau Pamujan Teluk Banten

    by Walan. Id
    4 Mei 2026
    0
    0

    Walan.id - Empat ekor ikan hiu tutul tiba tiba muncul di perairan Pulau Pamujan, Teluk Banten. Pada Senin, 4 Mei...

    Walan.id
    adalah situs Portal Media Online yang bertujuan menyajikan konten berita terkini dan informatif.
    089528994714
    redaksiwalanid@gmail.com
    Facebook Twitter Youtube

    Category

    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    No Result
    View All Result
    • Home
    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id