ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, 21 Juni 2026, 03:17 WIB
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
No Result
View All Result
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial

Krisis Layanan di Puskesmas Pontang, DPRD Temukan Pelanggaran Etik dan Minim Fasilitas serta Stok Obat

Walan. Id by Walan. Id
in Daerah, Ekonomi dan Bisnis, Pemerintah, Peristiwa
0

Walan.id – Kondisi Puskesmas Pontang, Kabupaten Serang, tengah jadi sorotan tajam. Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Serang, Ahmadi, mengungkap sederet persoalan serius yang mencoreng kualitas layanan publik di fasilitas kesehatan tersebut.

Dari fasilitas usang, kekurangan obat, hingga dugaan pelanggaran etik oleh tenaga medis, semuanya dibongkar dalam pertemuan resmi di Gedung DPRD Kabupaten Serang, pastikan akan terus mengawasi dan mendorong perbaikan menyeluruh.

Ahmadi menyebut ruangan di Puskesmas Pontang terlalu besar dan pintunya masih menggunakan kayu jati lama yang tak bisa tertutup rapat. Akibatnya, penggunaan AC tidak efektif.

“Kalau pakai AC pun, anginnya hilang. Untuk sementara, hanya bisa pakai kipas angin,” ungkapnya, Jumat, 15 Agustus 2025.

Baca juga:

Viral! Warga Keluhkan Pelayanan Puskesmas Pontang Abaikan Pasien saat Anaknya Demam Tinggi

Masalah ini muncul karena anggaran untuk fasilitas belum maksimal dalam APBD. DPRD mengakui keterbatasan dana menjadi penghambat, tetapi tetap berkomitmen untuk mendorong perbaikan infrastruktur dan pengadaan alat kesehatan secara bertahap.

Soal ketersediaan obat, Ahmadi menyatakan bukan soal anggaran, melainkan lemahnya koordinasi antara Puskesmas dan Dinas Kesehatan.

“Obat memang habis pakai dan tidak boleh menumpuk di akhir tahun. Tapi ini soal manajemen, bukan semata anggaran,” ujarnya.

DPRD dan Dinkes berjanji menyusun formularium yang lebih rinci agar kebutuhan obat bisa direncanakan dan dikontrol dengan baik.

Baca juga:

Dinkes Kabupaten Serang Intruksikan Puskesmas Melayani Cek Kesehatan Gratis

Tenaga Medis Terbatas, Dokter Harus Siaga 24 Jam. Persoalan tak kalah pelik muncul dari minimnya sumber daya manusia. Banyak Puskesmas, termasuk Pontang, hanya memiliki dua dokter. Ironisnya, satu di antaranya merangkap sebagai kepala Puskesmas.

“Ini jelas tidak ideal. Tapi karena terbentur aturan rekrutmen ASN, kita belum bisa tambah tenaga. Solusinya, dokter harus siap dihubungi kapan saja lewat ponsel,” terang Ahmadi.

Bahkan, kata dia,  ada satu temuan mengejutkan dugaan pengalihan pasien ke klinik pribadi milik salah satu dokter tersebut.

“Kalau benar, ini pelanggaran serius. Secara etika, itu tidak bisa dibenarkan,” tegas Basit.

Ia menegaskan pentingnya kepemimpinan yang disegani di lingkungan kerja, bukan yang ditakuti. Sebab, hanya dengan suasana kerja yang sehat, pelayanan maksimal bisa tercapai.

Baca juga:

Tips Menjaga Kesehatan! Selain Menjaga Pola Makan Olahraga Juga Penting, Simak Tips Lari Agar tidak Lelah.

Ahmadi menyatakan, DPRD tidak tinggal diam. Mereka sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk membangun sistem yang memastikan ketersediaan obat dan menindaklanjuti setiap keluhan masyarakat.

“Jangan sampai ada lagi laporan ‘obat kosong’. Ini harus jadi aksi nyata,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa anggaran penuh untuk perbaikan baru akan diajukan dalam APBD Murni 2026. Tahun ini, perubahan anggaran masih bersifat pergeseran.

Sementara itu menanggapi sorotan DPRD, Kepala UPT Puskesmas Pontang, dr. Bahrum Rangkuti, langsung mengambil tindakan cepat. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan legislatif yang tanggap terhadap aduan masyarakat.

“Komisi II sangat cepat merespons. Kami terbantu,” katanya usai pertemuan di DPRD.

Menurut dr. Bahrum, aduan masyarakat menjadi bahan evaluasi penting untuk memperbaiki layanan. Ia memastikan, perbaikan sistem pelayanan dan pengadaan obat emergensi sedang dilakukan.

Setelah rapat dengan DPRD, Puskesmas Pontang langsung melaksanakan sejumlah langkah konkret diantaranya melaporkan insiden ke pimpinan, Menyusun kronologi kejadian, Mengusulkan kebutuhan obat darurat, dan Memperbaiki mekanisme respon terhadap keluhan masyarakat.

“Kami akomodasi semua keluhan. Semuanya langsung ditindaklanjuti,” kata dr. Bahrum.
Dukungan juga datang dari Dinas Kesehatan Kabupaten Serang. Mereka siap memfasilitasi kebutuhan Puskesmas, baik dari sisi tenaga medis maupun ketersediaan obat.

Selain penanganan jangka pendek, DPRD meminta agar Puskesmas menyusun rencana strategis yang terintegrasi. Fokusnya pada tiga hal penambahan tenaga medis, ketersediaan obat, dan peralatan penunjang.

“Tiga poin ini harus dirancang jelas. Harus sinkron agar pembenahan benar-benar terwujud,” kata dr. Bahrum.***

Editor: Nurlan

Post Views: 610
Tags: DPRD Kabupaten SerangKetersedian ObatKrisis LayananMinim FasilitasPelanggaran EtikPuskesmas PontangPuskesmas Pontang Viral
ADVERTISEMENT
Previous Post

Paripurna Dengar Pidato Kenegaraan, DPRD Kabupaten Serang: Perkuat Kolaborasi Demi Indonesia Maju

Next Post

Serunya Lomba Mancing HUT RI ke 80 di Aliran Sungai Desa Pamanuk Kabupaten Serang

Related Posts

Satgas Saber Pungli Ketenagakerjaan Serang Sidak PT Nikomas, Berantas Percaloan Kerja

by Walan. Id
20 Juni 2026
0
0
ShareTweetShare

Aktivitas Pembangunan Ruang Genset Milik Bank Banten Dikeluhkan Warga

Proyek pembangunan Ruang Genset milik Bank Banten di Kelurahan Cipare, Link Benggala, kota Serang. Dok. (Ist)

Proyek pembangunan Ruang Genset milik Bank Banten di Kelurahan Cipare, Link Benggala, kota Serang. Dok. (Ist)

by Walan. Id
18 Juni 2026
0
0
ShareTweetShare

TKW Asal Lebakwangi yang Viral Minta Dipulangkan Karena Sakit, Kini Tiba di Tanah Air

by Walan. Id
17 Juni 2026
0
0
ShareTweetShare

Tiga Raperda Usul Bupati Disetujui Fraksi DPRD Kabupaten Serang

by Walan. Id
17 Juni 2026
0
0
ShareTweetShare

Kenaikan Biaya Melaut Membebani, Nelayan Soroti Cold Storage dan Tempat Labuh Kapal

by Walan. Id
14 Juni 2026
0
0
ShareTweetShare

Dalam Waktu Dekat, Disnaker Kabupaten Serang Kembali Buka 4 Program Pelatihan

Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja Muhammad Furqon. Dok. (Nurlan)

Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja Muhammad Furqon. Dok. (Nurlan)

by Walan. Id
14 Juni 2026
0
0
ShareTweetShare
Next Post

Serunya Lomba Mancing HUT RI ke 80 di Aliran Sungai Desa Pamanuk Kabupaten Serang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

Honda Banten Raih Penghargaan EKBISPAR AWARD 2026 untuk Program Safety Riding

3 bulan ago
0
filter: 0; jpegRotation: 180; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; 
hw-remosaic: 0; 
touch: (-1.0, -1.0); 
modeInfo: ; 
sceneMode: Auto; 
cct_value: 0; 
AI_Scene: (-1, -1); 
aec_lux: 110.0; 
hist255: 0.0; 
hist252~255: 0.0; 
hist0~15: 0.0;

Sidak Pangkalan Gas Bersubsidi, Abdul Gofur: Ada Informasi Harga Gas Subsidi Diatas HET Capai Rp.50 ribu

1 tahun ago
0

Berita Terpopuler

    Satgas Saber Pungli Ketenagakerjaan Serang Sidak PT Nikomas, Berantas Percaloan Kerja

    by Walan. Id
    20 Juni 2026
    0
    0

    Walan.id - Satgas Saber Pungli Ketenagakerjaan Pemkab Serang kembali bergerak. Tim gabungan Inspektorat dan Disnakertrans mendatangi PT Nikomas Gemilang, pada...

    Proyek pembangunan Ruang Genset milik Bank Banten di Kelurahan Cipare, Link Benggala, kota Serang. Dok. (Ist)

    Aktivitas Pembangunan Ruang Genset Milik Bank Banten Dikeluhkan Warga

    by Walan. Id
    18 Juni 2026
    0
    0

    Walan.id - Warga di Kelurahan Cipare, lingkungan benggala Kejaksaan I, RT 01 RW 09, Kota Serang, mengeluhkan adanya aktivitas pembangunan...

    TKW Asal Lebakwangi yang Viral Minta Dipulangkan Karena Sakit, Kini Tiba di Tanah Air

    by Walan. Id
    17 Juni 2026
    0
    0

    Walan.id - Tenaga Kerja Wanita (TKW) bernama Irma, asal Lebakwangi, Kabupaten Serang, Banten. Yang viral meminta dipulangkan karena sakit saat...

    Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Banten, Badrul Munir.

    Pasca pemilu 2024: Merawat Optimisme Kebangsaan dan Menjaga Ruang Kritik yang Sehat

    by Walan. Id
    17 Juni 2026
    0
    0

    Walan.id — Dinamika politik pasca Pemilu 2024 menuntut kedewasaan seluruh elemen bangsa untuk kembali merajut persatuan. Mengingat nakhoda kepemimpinan nasional...

    Walan.id
    adalah situs Portal Media Online yang bertujuan menyajikan konten berita terkini dan informatif.
    089528994714
    redaksiwalanid@gmail.com
    Facebook Twitter Youtube

    Category

    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    No Result
    View All Result
    • Home
    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id