• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, 26 Mei 2026, 02:01 WIB
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
No Result
View All Result
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial

DPRKP Kabupaten Serang Tangani 1.113 Hektare Kawasan Kumuh, Prioritaskan Wilayah Pantura

Walan. Id by Walan. Id
in Advetorial
0

Walan.id – Pemerintah Kabupaten Serang mencatat masih terdapat kawasan kumuh seluas 1.113 hektare berdasarkan pemutakhiran data 2024. Kawasan tersebut tersebar di sejumlah kecamatan, dengan konsentrasi terbesar berada di wilayah pantai utara (Pantura) seperti Pontang, Tirtayasa, dan Tanara.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Serang, Okeu Oktaviana, mengatakan dari total luasan tersebut, sekitar 626 hektare menjadi kewenangan pemerintah kabupaten.

“Pembagian kewenangan didasarkan pada luasan kawasan. Di bawah 10 hektare menjadi kewenangan kabupaten, 10 sampai 15 hektare kewenangan provinsi, dan di atas 15 hektare kewenangan pemerintah pusat,” kata Okeu.

Ia menjelaskan, mayoritas kawasan kumuh di Kabupaten Serang tergolong ringan. Sekitar 70 persen masuk kategori kumuh ringan, sedangkan sisanya 30 persen tergolong kumuh sedang.

“Alhamdulillah tidak ada yang masuk kategori kumuh berat,” ujarnya.

Penetapan kawasan kumuh mengacu pada tujuh indikator, yakni kondisi bangunan, jalan lingkungan, drainase, akses air bersih, sanitasi, pengelolaan sampah, dan sistem proteksi kebakaran. Suatu wilayah dikategorikan kumuh ringan jika sebagian besar indikator tersebut telah terpenuhi.

Pada 2026, Pemkab Serang mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,4 miliar untuk penanganan kawasan kumuh. Namun, keterbatasan anggaran membuat pemerintah daerah menerapkan strategi selektif dengan menyasar kawasan kumuh ringan yang kekurangannya hanya pada satu atau dua indikator.

“Strateginya kami ‘floating’, mencari kawasan yang kekurangannya spesifik, misalnya hanya jalan lingkungan dan alat pemadam kebakaran, atau jalan dan tempat pembuangan sampah,” kata Okeu.

Melalui strategi tersebut, penanganan difokuskan pada dua titik pembangunan jalan lingkungan di Sindangmandi dan Desa Anyer, serta pengadaan alat pemadam api ringan (APAR) dan tempat pembuangan sampah (TPS). Pemerintah daerah juga menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk pelatihan penggunaan APAR di tingkat desa.

Selain wilayah Pantura, kawasan kumuh juga ditemukan di sejumlah kecamatan lain seperti Pamarayan, Carenang, dan Waringinkurung, meski dengan luasan lebih kecil. Kecamatan Mancak tercatat memiliki luasan kawasan kumuh paling rendah, di bawah 10 hektare.

Untuk penanganan skala lebih besar, Pemkab Serang mengajukan program kawasan kumuh terpadu ke pemerintah pusat. Salah satu lokasi yang diusulkan adalah Desa Domas, yang telah dilengkapi dokumen kesiapan seperti master plan dan detail engineering design (DED).

“Kami tinggal menunggu keputusan dari kementerian,” kata Okeu.

Di tingkat provinsi, Pemerintah Provinsi Banten juga direncanakan menangani sejumlah titik kawasan kumuh dengan luasan 10-15 hektare. Selain itu, delapan lokasi yang diajukan Pemkab Serang telah mendapat persetujuan untuk ditangani, di antaranya di Pontang, Tirtayasa, Lebakwangi, Tanara, dan Ciruas.

Meski demikian, Okeu mengakui penanganan kawasan kumuh tidak dapat diselesaikan dalam satu tahun anggaran. Program akan dilakukan secara bertahap hingga tahun-tahun berikutnya.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah kabupaten, provinsi, pusat, serta dukungan dari sektor lain seperti CSR dan Baznas dapat terus diperkuat.

“Harapannya masyarakat bisa merasakan langsung dampak pembangunan, khususnya di sektor perumahan dan kawasan permukiman,” ujarnya.(ADV).

Post Views: 70
Tags: Dinas Perkim Kabupaten SerangKadis Perkim Okeu OktavianaKawasan KumuhPemkab serang
ADVERTISEMENT
Previous Post

Lima Nama Calon Baznas Kabupaten Serang Periode 2026-2031 Masuk Babak Penentuan

Next Post

Bupati Serang Alihkan Anggaran Mobil Dinas untuk Beli Mobil Ambulans Desa Guna Kepentingan Masyarakat

Related Posts

Pemkab Serang Targetkan Bangun 1.000 Unit Rutilahu Tahun 2026

by Walan. Id
10 Maret 2026
0
0
ShareTweetShare

Disdukcapil Kabupaten Serang Ajak Warga Penuhi Hak Anak dengan Kartu KIA

Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil Sukristyorini. Dok. (Nurlan)

Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil Sukristyorini. Dok. (Nurlan)

by Walan. Id
4 Maret 2026
0
0
ShareTweetShare

DPMPTSP Kabupaten Serang Beri Layanan Terintegritas Lewat Simpatik

Kantor DPM PTSP Kabupaten Serang yang berlokasi di Puspemkab. dok. (Nurlan)

Kantor DPM PTSP Kabupaten Serang yang berlokasi di Puspemkab. dok. (Nurlan)

by Walan. Id
27 Oktober 2025
0
0
ShareTweetShare

Kabupaten Serang Lampaui Target, Investasi Tembus Rp 13,7 Triliun di Pertengahan 2025

Kepala DPM PTSP Kabupaten Serang Syamsudin.dok (Nurlan)

Kepala DPM PTSP Kabupaten Serang Syamsudin.dok (Nurlan)

by Walan. Id
7 September 2025
0
0
ShareTweetShare

Bupati Serang dan Diskoumperindag Kabupaten Serang Ikut Meriahkan HUT Dekranas ke 45 di Balikpapan

by Walan. Id
9 Juli 2025
0
0
ShareTweetShare

Ratu Rachmatu Zakiah: Keturunan Ulama Besar, Siap Pimpin Kabupaten Serang

by Walan. Id
20 Maret 2025
0
0
ShareTweetShare
Next Post
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah memberikan bantuan langsung Mobil Ambulans kepada Pemerintah Desa. Dok. (Nurlan)

Bupati Serang Alihkan Anggaran Mobil Dinas untuk Beli Mobil Ambulans Desa Guna Kepentingan Masyarakat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

100 Hari Kerja Bupati Serang, Abdul Gofur Menilai Kepemimpinan Ratu Zakiyah-Najib Makin Jelas dan Pro Rakyat

10 bulan ago
0
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah saat memaparkan 16 Program unggulan pada Musrenbang RPJMD 2025-2029. Dok. (Kominfosatik)

Bupati Serang Paparkan 16 Program Prioritas Daerah pada Musrenbang RPJMD 2025-2029

10 bulan ago
0

Berita Terpopuler

    Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah memberikan bantuan langsung Mobil Ambulans kepada Pemerintah Desa. Dok. (Nurlan)

    Bupati Serang Alihkan Anggaran Mobil Dinas untuk Beli Mobil Ambulans Desa Guna Kepentingan Masyarakat

    by Walan. Id
    25 Mei 2026
    0
    0

    Walan.id - Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah memberikan langsung bantuan ambulans kepada Pemerintah Desa di wilayah Kabupaten Serang. Guna layanan dan...

    DPRKP Kabupaten Serang Tangani 1.113 Hektare Kawasan Kumuh, Prioritaskan Wilayah Pantura

    by Walan. Id
    25 Mei 2026
    0
    0

    Walan.id - Pemerintah Kabupaten Serang mencatat masih terdapat kawasan kumuh seluas 1.113 hektare berdasarkan pemutakhiran data 2024. Kawasan tersebut tersebar...

    Kabag Kesra Kabupaten Serang Rochdian Aglan saat ditemui diruang kerjanya. Dok. (Nurlan)

    Lima Nama Calon Baznas Kabupaten Serang Periode 2026-2031 Masuk Babak Penentuan

    by Walan. Id
    24 Mei 2026
    0
    0

    Walan.id - Proses penentuan seleksi calon anggota Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Serang Periode 2026 - 2031 memasuki babak...

    Kabag Kesra Kabupaten Serang Rochdian Aglan saat ditemui diruang kerjanya. Dok. (Nurlan)

    Pemkab Serang Siapkan Hewan Kurban 1.000 Ekor Domba dan Bantuan Sapi dari Presiden RI

    by Walan. Id
    23 Mei 2026
    0
    0

    Walan.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, menyiapkan pemotongan 1.000 ekor domba kurban secara serentak dan bantuan satu ekor Sapi dari...

    Walan.id
    adalah situs Portal Media Online yang bertujuan menyajikan konten berita terkini dan informatif.
    089528994714
    redaksiwalanid@gmail.com
    Facebook Twitter Youtube

    Category

    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    No Result
    View All Result
    • Home
    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id