Walan.id – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang melalui Bidang Latihan dan Produktivitas menyiapkan sejumlah program pelatihan kerja pada tahun 2026.
Hal itu diungkapkan, Kepala Bidang Latihan dan Produktivitas Disnakertrans Kabupaten Serang, M Furqon, mengatakan bahwa pelatihan di awal tahun 2026 ini adalah pelatihan Security.
“Jadi fokus di tahun ini ada pelatihan sekuriti di awal tahun. Selain itu juga ada pelatihan welder, menjahit, dan barista,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).
Baca juga:
Tampung Aspirasi Buruh, Bupati Serang Ratu Zakiyah Audensi Soal Usulan Kenaikan Upah
Menurut Furqon, pelaksanaan program pelatihan tersebut akan menggandeng BBPVP Serang untuk memenuhi kebutuhan pelatihan kerja sesuai dengan kebutuhan industri di Kabupaten Serang.
“Kita akan bekerja sama dengan BBPVP Serang untuk pemenuhan pelatihan sesuai kebutuhan di Kabupaten Serang, sehingga lulusan pelatihan bisa lebih siap kerja,” jelasnya.
Disnakertrans Kabupaten Serang menargetkan sebanyak 100 peserta dalam program pelatihan tahun ini. Pendaftaran rencananya akan dibuka pada pertengahan Maret 2026.
“Rencana mulai pendaftaran di pertengahan Maret. Untuk pelaksanaannya akan dimulai setelah Hari Raya Idul Fitri,” kata Furqon.
Baca juga:
Kurangi Angka Pengangguran, Kerajinan Tas Diharap jadi Produk Unggulan Kabupaten Serang
Dengan jadwal tersebut, para peserta memiliki waktu untuk mempersiapkan diri sebelum pelatihan dimulai usai Lebaran.
Selain pelatihan sekuriti, welder, menjahit dan barista, Disnakertrans Kabupaten Serang juga merencanakan pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Program ini akan dilaksanakan bekerja sama dengan PPI guna meningkatkan pemahaman tenaga kerja terhadap standar keselamatan kerja.
Pelatihan K3 dinilai penting, terutama bagi tenaga kerja yang akan terjun di sektor industri dan konstruksi, agar memiliki sertifikasi dan kompetensi sesuai standar yang berlaku.
Melalui berbagai program pelatihan ini, Disnakertrans Kabupaten Serang berharap dapat menekan angka pengangguran serta mendorong peningkatan produktivitas tenaga kerja lokal di berbagai sektor usaha.
Editor: Nurlan













