ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, 20 September 2026, 22:04 WIB
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
No Result
View All Result
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial

RDP DPRD Kabupaten Serang Soal Penanganan Banjir Dikritik Aktivis Cikoja

Walan. Id by Walan. Id
in Pendidikan
0

Walan.id – Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Kabupaten Serang yang digelar untuk membahas evaluasi penanganan bencana banjir, justru menuai kritik tajam.

Sejumlah pihak menilai forum tersebut bukan memperkuat upaya kemanusiaan, melainkan berpotensi menjadi panggung yang kontraproduktif karena melemahkan kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang di tengah situasi darurat.

Salah satu kritik keras datang dari Ujang Supriatna, Aktivis Formasi Cikoja. Ia menegaskan, di saat warga terdampak sedang membutuhkan solidaritas dan percepatan bantuan, narasi yang dibangun dalam RDP malah cenderung menyudutkan Pemkab dan OPD.

Baca juga:

Tinjau Banjir di Carenang, Bupati Ratu Zakiyah Pastikan Tidak Ada Warga Kekurangan Makanan

“RDP ini saya nilai kontraproduktif. Saat warga masih berjuang di pengungsian, yang dibutuhkan itu dukungan dan solusi. Bukan framing yang melemahkan Pemda dan OPD yang sedang kerja keras,” tegas Ujang, Jum’at (29/1/2026).

Banjir Hari Ini Akumulasi Kebijakan Masa Lalu

Ujang menilai banjir besar yang melanda puluhan desa di 27 kecamatan bukan peristiwa yang berdiri sendiri. Menurutnya, musibah ini merupakan akumulasi dari kebijakan masa lalu yang tidak pro lingkungan, terutama terkait tata ruang dan pengelolaan daerah resapan air.

“Kalau ada yang mau bicara akar masalah, jangan pura-pura lupa. Banjir separah ini adalah warisan dari kebijakan lama yang tidak ramah lingkungan. Jangan lalu pemerintahan sekarang dijadikan kambing hitam,” katanya.

Baca juga:

Banjir Meluas di Wilayah Kabupaten Serang, Pemkab Salurkan 62 Ton Beras untuk Warga Terdampak

Pemkab Serang Dinilai Sudah Optimal

Ia juga menolak anggapan bahwa Pemkab Serang gagap dalam manajemen krisis. Menurutnya, justru penanganan bencana kali ini menunjukkan kehadiran pemerintah di lapangan.

Bahkan, Ujang menyebut tidak ada korban meninggal akibat kelalaian Pemda di tengah bencana besar ini.

“Dari banyaknya banjir, korban meninggal hanya dua kasus, dan itu pun bukan karena Pemda lalai. Satu karena struk di Padarincang, satu tenggelam di Binuang karena korban ODGJ yang sulit diarahkan. Jadi jangan dibelokkan seolah Pemda abai,” ujarnya.

Baca juga:

Camat Carenang Salurkan Bantuan Kepada Warga Terdampak Banjir di Tiga Desa

Anggaran Bukan Satu-satunya Ukuran

Terkait sorotan anggaran Rp500 juta pada BPBD dan buffer stock Dinsos Rp500 juta, Ujang menilai hal itu tidak boleh dijadikan alat untuk menyimpulkan kinerja Pemda buruk.

“Dalam situasi darurat, bukan cuma angka yang dilihat. Yang utama itu kecepatan mobilisasi, koordinasi, dan tindakan nyata. Dan faktanya OPD bergerak,” ucapnya.

RDP Jangan Jadi Bencana Baru

Ujang menegaskan, bila RDP hanya dijadikan ruang memperbanyak kritik tanpa solusi, maka forum tersebut justru melahirkan kerugian baru.

“Kalau RDP hanya untuk menyudutkan, itu bukan membantu warga, itu malah bikin bencana baru: bencana opini dan bencana politik. Dan itu lebih merugi karena menghambat kerja kemanusiaan,” tandasnya.

Di akhir, ia mengajak semua pihak—baik DPRD, tokoh politik, maupun publik—untuk menahan diri dan mengutamakan keselamatan masyarakat.

“Kabupaten Serang butuh kerja nyata, bukan panggung. Saat ini waktunya gotong royong, bukan saling jatuhkan,” pungkasnya.***

Post Views: 256
Tags: Aktivis CikojaDPRD Kabupaten SerangPemkab serangPenanganan BanjirRapat Dengar Pendapat
ADVERTISEMENT
Previous Post

Memasuki Hari ke Empat, Rumah Warga di Mekarsari Carenang Masih Terendam Banjir

Next Post

DPRD Kabupaten Serang Kontraproduktif saat RDP Penanggulangan Bencana, Amin Nazili Angkat Bicara

Related Posts

HUT PMI ke 81, Wakil Bupati Serang Najib Hamas Apresiasi Kinerja PMI

Wakil Bupati Serang Najib Hamas menghadiri HUT PMI ke 81 di halaman KP3B kota Serang. Dok. (ist)

Wakil Bupati Serang Najib Hamas menghadiri HUT PMI ke 81 di halaman KP3B kota Serang. Dok. (ist)

by Walan. Id
17 September 2026
0
0
ShareTweetShare

Komite SMPN 1 Carenang Gelar Musyawarah Bersama Wali Murid Terkait Parkir di Area Sekolah

Kepala sekolah, Jajaran dewan guru, komite dan Alumni serta wali murid rapat musyawarah di SMPN 1 Carenang. Dok.(ist)

Kepala sekolah, Jajaran dewan guru, komite dan Alumni serta wali murid rapat musyawarah di SMPN 1 Carenang. Dok.(ist)

by Walan. Id
13 September 2026
0
0
ShareTweetShare

Dua Advokat Turun Gunung ungkap Fakta Soal Isu Tuduhan Dugaan Pungli di SMPN 1 Carenang

Ishak, SH. MH dan Irvan A Abdillah SH. MH Ialah Alumni SMPN 1 Carenang yang saat ini menjadi lawyer. Dok. (Nurlan)

Ishak, SH. MH dan Irvan A Abdillah SH. MH Ialah Alumni SMPN 1 Carenang yang saat ini menjadi lawyer. Dok. (Nurlan)

by Walan. Id
12 September 2026
0
0
ShareTweetShare

Redupnya Identitas Nasionalisme Jadi Tantangan di Era Globalisasi

Muhamad Irfan Khaerul Umam Adalah Mahasiswa UNPAM PSDKU Serang. Dok. (Ist)

Muhamad Irfan Khaerul Umam Adalah Mahasiswa UNPAM PSDKU Serang. Dok. (Ist)

by Walan. Id
8 September 2026
0
0
ShareTweetShare

Srikandi PLN Ajak Generasi Muda Kenal Lebih Dekat Dunia Energi melalui Program Srikandi Goes to School & Campus

Antusiasme mahasiswi dan dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bima, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat. Dok. (Ist)

Antusiasme mahasiswi dan dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bima, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat. Dok. (Ist)

by Walan. Id
7 September 2026
0
0
ShareTweetShare

Dampak Erupsi GAK, Bupati Serang Intruksikan KBM di Tujuh Kecamatan Secara Daring

Ratu Rachmatuzakiyah saat meninjau Pos Pengamatan Gunung Api Anak Krakatau (GAK) Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi pada Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kemen ESDM) di Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka pada Minggu, 6 September 2026. Dok. (Ist)

Ratu Rachmatuzakiyah saat meninjau Pos Pengamatan Gunung Api Anak Krakatau (GAK) Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi pada Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kemen ESDM) di Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka pada Minggu, 6 September 2026. Dok. (Ist)

by Walan. Id
6 September 2026
0
0
ShareTweetShare
Next Post

DPRD Kabupaten Serang Kontraproduktif saat RDP Penanggulangan Bencana, Amin Nazili Angkat Bicara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah meresmikan jembatan armco hybrid yang dibangun kodim serang. Dok. (Nurlan)

Bupati Serang Apresiasi Pembangunan Jembatan Beton Armco Hybrid Kodim Serang

2 bulan ago
0

Warga Keluhkan Jalan Rusak dan Berlumpur Akibat Proyek Rehabilitasi Irigasi di Carenang

9 bulan ago
0

Berita Terpopuler

    Wakil Bupati Serang Najib Hamas menghadiri HUT PMI ke 81 di halaman KP3B kota Serang. Dok. (ist)

    HUT PMI ke 81, Wakil Bupati Serang Najib Hamas Apresiasi Kinerja PMI

    by Walan. Id
    17 September 2026
    0
    0

    Walan.id - Wakil Bupati Serang Muhamad Najib Hamas mengapresiasi kinerja Palang Merah Indonesia (PMI) yang selama ini membantu masyarakat secara...

    Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja Muhammad Furqon. Dok. (Ist)

    Disnakertrans Kabupaten Serang Latih 32 Warga Menjahit Garmen

    by Walan. Id
    17 September 2026
    0
    0

    Walan.id - Sebanyak 32 warga mengikuti Pelatihan Menjahit Garmen atau proses menjahit pakaian secara industri, massal dengan standar pabrik yang...

    Erupsi Gunung Anak Krakatau Bikin Okupansi di Anyer-Cinangka Anjlok 80 Persen. Dok. (Nurlan)

    Kunjungan Wisatawan di Anyer – Cinangka Turun hingga 80 Persen Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau

    by Walan. Id
    17 September 2026
    0
    0

    Walan.id - Tingkat kunjungan wisatawan ke kawasan wisata Anyer dan Cinangka, Kabupaten Serang, Banten. mengalami cukup drastis dalam pekan terakhir...

    DPRD Kabupaten Serang Setujui Perubahan APBD 2026. Dok. (Ist)

    DPRD Kabupaten Serang Setujui Perubahan APBD 2026, Belanja Daerah Naik Rp127,8 Miliar

    by Walan. Id
    16 September 2026
    0
    0

    Walan.id — DPRD Kabupaten Serang menyetujui Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026...

    Walan.id
    adalah situs Portal Media Online yang bertujuan menyajikan konten berita terkini dan informatif.
    089528994714
    redaksiwalanid@gmail.com
    Facebook Twitter Youtube

    Category

    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    No Result
    View All Result
    • Home
    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id