Walan.id – Wakil Gubernur (Wagub) Banten, A Dimyati Natakusumah memberikan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kecamatan Pabuaran Kabupaten Serang, Banten. Pada, Kamis, 27 Februari 2026.
Pantauan walan.id di lokasi, Kedatangan Wakil Gubernur Banten A. Dimyati Natakusumah didampingi Bupati Serang Ratu Zakiyah untuk melihat kondisi rumah Nenek Asikah (84) di Kampung Sukasari Desa Sindang Heula.
Bantuan renovasi senilai Rp 25 juta tersebut berasal dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Badan Amin Zakat Nasional (BAZNAS) Banten. Penyerahan bantuan diberikan saat Wagub Dimyati melakukan kegiatan Safari Ramadan.
Baca juga:
Wakil Gubernur Banten A. Dimyati Natakusumah mengatakan bahwa lokasi yang dipilih adalah yang memenuhi kriteria dan tidak layak huni, dan Bupati Serang menunjuk lokasi ini.
“Begitu ditentukan lokasinya oleh Bupati Serang, kami melihat lingkungan sekitarnya adakah rumah tidak layak huni (RTLH). Ada satu yang ditunjuk yakni tempat ini, meski ada yang lainnya,” ungkapnya.
Menurut Dimyati, bantuan diberikan sebagai bentuk solidaritas, empati para pegawai pemerintah, BAZNAS dan juga masyarakat. Zakat yang disalurkan dapat membantu masyarakat. Ini juga bentuk komitmen pemerintah yang hadir dalam urusan masyarakat termasuk kebutuhan sandang, pangan dan papan.
“Ada UPZ BAZNAS Pemprov Banten dari pengumpulan zakat pegawai Pemprov Banten yang didistribusikan ke Kabupaten Serang. Bupati Serang sampaikan kalau ada rumah tidak layak huni. Kami hadir di sana, apalagi saat ini bulan Ramadan,” tambahnya.
Baca juga:
Ratu Zakiyah Kunjungi Kementerian PKP, Pemkab Serang Dapat Bantuan 400 Unit Bedah RTLH
Kepada nenek Asikah, Dimyati memberi pesan agar bantuan yang nilainya Rp 25 juta itu digunakan untuk memperbaiki rumah. Ia juga berharap warga di sekitar bergotong-royong membantu untuk pembangunan rumah.
“Jangan sampai untuk membeli baju lebaran, sembako. Nanti sembako dapat bantuan dari Bupati Serang,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah memberikan apresiasi kepada Pemprov Banten, Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati dan BAZNAS. Bahwa di daerahnya saat ini ada rumah yang tidak layak huni yang membutuhkan bantuan lewat kolaborasi lintas sektor.
“Hari ini warga kami mendapatkan bantuan renovasi rumah tidak layak huni Rp25 juta. Ini adalah bentuk kepedulian, dukungan secara langsung dari Pemerintah Provinsi Banten. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi penerima manfaatnya,” pungkas bupati.
Editor: Nurlan












