ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, 25 Oktober 2026, 17:36 WIB
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
No Result
View All Result
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial

Sempat Viral, PMI Maesaroh dan Salman Terlunta-lunta di Riyadh Minta Pulang ke Indonesia

Walan. Id by Walan. Id
in Peristiwa
0
Maesaroh dan Salman Putranya yang terlunta lunya di Riyadh Arab Saudi minta dipulangkan ke Indonesia. Dok. (Ist)

Maesaroh dan Salman Putranya yang terlunta lunya di Riyadh Arab Saudi minta dipulangkan ke Indonesia. Dok. (Ist)

Walan.id – Kisah Maesaroh, warga Desa Rajeg Mulya, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten, yang selama lebih dari 15 tahun berada di Riyadh, Arab Saudi, kembali mencuat.

Bersama putranya, Salman yang kini berusia 10 tahun, Maesaroh masih tertahan di Arab Saudi dan membutuhkan bantuan untuk dapat kembali ke Indonesia.

Maesaroh diketahui berada di Riyadh setelah sebelumnya bekerja sebagai pekerja migran Indonesia (PMI). Setelah suaminya meninggal dunia, kondisi kehidupan Maesaroh semakin sulit hingga terlunta-lunta di Riyadh.

Ketua DPP Perlindungan Pemerhati Buruh Migran Indonesia (P2BMI), Agus Fauji, mengatakan persoalan Maesaroh sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu. Berkat pemberitaan dan perhatian berbagai pihak, keberadaan Maesaroh akhirnya diketahui dan sejumlah instansi pemerintah sempat mendatangi keluarga Maesaroh di Indonesia.

“Memang sempat viral beberapa waktu lalu. Setelah ramai, banyak pihak dan instansi yang datang. Namun, setelah itu belum ada kelanjutan yang jelas. Karena itu, kami dari P2BMI kemudian berkoordinasi dengan pihak KBRI Riyadh,” kata Agus saat ditemui di kantornya di Perumahan Pondok Pulo Indah Blok L 05, Desa Pulo, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Selasa (8/9/2026).

Menurut Agus, kondisi Maesaroh semakin memprihatinkan ketika dirinya harus meninggalkan rumah sakit setelah menjalani perawatan. Saat itu, Maesaroh tidak memiliki tempat untuk beristirahat sehingga pihak P2BMI berkoordinasi dengan KBRI Riyadh agar Maesaroh dan putranya dapat mendapat perlindungan sementara.

“Waktu itu sekitar tengah malam waktu Arab Saudi. Kami terus melakukan koordinasi karena kondisi Ibu Maesaroh sedang sakit dan tidak memiliki tempat untuk beristirahat. Akhirnya, pihak kedutaan menerima Ibu Maesaroh bersama anaknya, Salman,” ujarnya.

Persoalan kemudian berkembang pada aspek administrasi dan dokumen kewarganegaraan Salman. Agus menyebut, hingga saat itu belum terdapat kejelasan mengenai dokumen identitas dan status kewarganegaraan Salman.

“Anaknya belum memiliki dokumen yang lengkap. Jadi ada persoalan administrasi, termasuk identitas dan kewarganegaraan anak. Kami kemudian melakukan mediasi dan berkoordinasi dengan pihak KBRI untuk mencari jalan keluarnya,” katanya.

Setelah melalui proses koordinasi yang cukup panjang, menurut Agus, kini sudah terdapat titik terang. Pihak KBRI telah membantu proses administrasi yang diperlukan sehingga Maesaroh dan Salman dapat memiliki akses untuk menyelesaikan proses kepulangan ke Indonesia.

“Alhamdulillah sudah ada hasil. Proses yang kami perjuangkan lebih dari satu tahun akhirnya mendapatkan titik terang. Tinggal persoalan tiket pesawat untuk pulang ke Indonesia,” ungkap Agus.

Namun, kepulangan Maesaroh dan Salman kembali terkendala persoalan biaya. Keluarga Maesaroh di Indonesia disebut memiliki keterbatasan ekonomi sehingga tidak mampu membeli tiket penerbangan dari Arab Saudi ke Indonesia.

“Sekarang tinggal tiket. Pihak kedutaan sudah mengonfirmasi bahwa untuk proses kepulangan dibutuhkan tiket. Kami dari lembaga juga memiliki keterbatasan karena kami bukan lembaga yang memiliki anggaran besar. Setelah berkoordinasi dengan keluarga, ternyata mereka juga tidak mampu,” jelasnya.

Agus berharap pemerintah, khususnya Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, dapat memberikan bantuan untuk pembelian tiket pesawat agar Maesaroh dan Salman segera kembali ke Tanah Air dan berkumpul dengan keluarganya.

“Kami memohon kebijakan dan partisipasi pemerintah untuk membantu warga negara Indonesia ini. Proses yang panjang sudah mendapatkan hasil, tinggal tiketnya saja. Kami berharap pemerintah dapat membantu memulangkan Ibu Maesaroh dan Salman,” katanya.

Maesaroh diketahui merupakan warga Desa Rajeg Mulya, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang. P2BMI juga telah berupaya berkomunikasi dengan pemerintah desa setempat berkaitan dengan kebutuhan dokumen administrasi Salman.

Agus menyebut, pihaknya membutuhkan dukungan pemerintah desa untuk melengkapi dokumen identitas Salman yang diperlukan dalam proses administrasi kepulangan.

“Kami sudah berupaya berkomunikasi dengan pihak desa terkait identitas Salman. Karena pihak kedutaan juga meminta dokumen seperti akta kelahiran dan identitas Salman. Kami berharap komunikasi ini dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Sementara itu, Dewan Pembina P2BMI, Herri Supriatna, membenarkan bahwa kepulangan Maesaroh dan putranya masih terkendala biaya tiket pesawat.

Menurut Herri, secara administrasi Maesaroh telah mendapatkan exit permit sehingga secara prinsip sudah dapat meninggalkan Arab Saudi. Namun, keterbatasan ekonomi membuat proses kepulangan belum dapat dilakukan.

“Kami dari P2BMI melihat persoalan ini memang tinggal kendala biaya pemulangan, khususnya pembelian tiket. Secara administrasi, Ibu Maesaroh sudah mendapatkan exit permit dan sudah bisa untuk dipulangkan,” kata Herri.

Ia berharap Pemerintah Provinsi Banten maupun Pemerintah Kabupaten Tangerang dapat turun tangan membantu biaya penerbangan Maesaroh dan Salman dari Arab Saudi menuju Indonesia.

“Kami memohon kepada Pemerintah Provinsi Banten agar dapat membantu pembelian tiket pesawat sehingga WNI ini bisa segera dipulangkan. Kami juga berharap Pemerintah Kabupaten Tangerang, termasuk dinas terkait, dapat membantu agar Ibu Maesaroh dan anaknya bisa segera berkumpul kembali dengan keluarga di Indonesia,” pungkasnya.(dik)

Post Views: 69
Tags: Arab SaudiKeterbatasan BiayaKisah Maesaroh dan SalmanPekerja Migran Indonesia (PMI)Pemerintah Kabupaten TangerangRiyadh
ADVERTISEMENT
Previous Post

5 Wartawan dan Awak Kapal Hilang Kontak saat Hendak Liputan Erupsi Gunung Krakatau

Next Post

Tim SAR Gabungan Perluas Area Pencarian Speedboat Hilang Kontak di Selat Sunda

Related Posts

Satpam Asal Serang Ditemukan Meninggal Dunia Di Kamar Kontrakan

Ilustrasi mayat. Dok. (Ist)

Ilustrasi mayat. Dok. (Ist)

by Walan. Id
19 Oktober 2026
0
0
ShareTweetShare

Insiden Wartawan Berakhir Damai, Insan Pers Desak Kapolda Banten dan Kapolres Teken Pakta Integritas

by Walan. Id
14 Oktober 2026
0
0
ShareTweetShare

Finalis Kang Nong Kabupaten Serang 2026 Visitasi Sejumlah Objek Wisata Unggulan Anyer-Cinangka

Finalis Kang Nong Kabupaten Serang. Dok. (Ist)

Finalis Kang Nong Kabupaten Serang. Dok. (Ist)

by Walan. Id
13 Oktober 2026
0
0
ShareTweetShare

Diduga Wartawan Kena kroyok Polisi saat Liput Demo di HUT Kabupaten Serang, Korban Lapor ke Propam Polda Banten

Kosasih Sukma Wijaya wartawan Ekbis Banten usai membuat Laporan ke Propam Polda Banten. Dok (Nurlan)

Kosasih Sukma Wijaya wartawan Ekbis Banten usai membuat Laporan ke Propam Polda Banten. Dok (Nurlan)

by Walan. Id
9 Oktober 2026
0
0
ShareTweetShare

Di HUT ke-500 Kabupaten Serang Ricuh, Aktivis dan Jurnalis Jadi Korban Penganiyaan Oknum Polisi

HUT Kabupaten Serang yang ke-500 Tahun ricuh saat sejumlah mahasiswa menyuarakan aspirasi. Dok. (Tangkapan layar)

HUT Kabupaten Serang yang ke-500 Tahun ricuh saat sejumlah mahasiswa menyuarakan aspirasi. Dok. (Tangkapan layar)

by Walan. Id
8 Oktober 2026
0
0
ShareTweetShare

Anak Yatim Piatu Di Carenang Kabupaten Serang Dirudapaksa Tetangga, Pelaku Masih Buron

Anak yatim piatu korban rudapaksa 
tetangganya sendiri. Dok. (Nurlan)

Anak yatim piatu korban rudapaksa tetangganya sendiri. Dok. (Nurlan)

by Walan. Id
6 Oktober 2026
0
0
ShareTweetShare
Next Post
Hari kedua pencarian, basarnas perluas area pencarian speedboat yang hilang kontak di selat Sunda. Dok. (Ist)

Tim SAR Gabungan Perluas Area Pencarian Speedboat Hilang Kontak di Selat Sunda

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

Buka Bazar Murah di Jawilan, Bupati Serang Pastikan Stok Pangan Selama Ramadhan Aman

8 bulan ago
0

Diduga Terpleset, Warga Ragas Masigit Ditemukan Meninggal Dunia Didalam Sumur

9 bulan ago
0

Berita Terpopuler

    1.500 orang mengikuti event akbar PLN Mobile Jawara Run 2026 yang digelar di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Minggu (25/10/2026). Dok. (Ist)

    Ribuan Peserta Semarakan PLN Mobile Jawara Run 2026

    by Walan. Id
    25 Oktober 2026
    0
    0

    Walan.id — Sebanyak 1.500 orang mengikuti event akbar PLN Mobile Jawara Run 2026 yang digelar di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi...

    Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan Kepala Dinas Diskoumperkndag serta para UMKM usai diberi pendampingan pembinaan terkait legalitas berusaha. Dok. (Ist)

    Pemkab Serang Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Empat Strategi, 23 Produk Masuk Ritel Modern

    by Walan. Id
    24 Oktober 2026
    0
    0

    Walan.id — Pemerintah Kabupaten Serang memperkuat pembinaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui empat program strategis yang telah direalisasikan...

    Para Alumni SMA Tirtayasa foto bersama usai pengukuhan ketua Pastirta yang digelar di gedung Kwarda Pramuka Banten, Kota Serang. Dok (Nurlan)

    Gelar Pengukuhan Pengurus Pastirta Sekaligus Reuni Lintas Angkatan SMA Tirtayasa

    by Walan. Id
    24 Oktober 2026
    0
    0

    Walan.id - Pengukuhan Pengurus Persatuan Alumni SMA Tirtayasa (Pastirta) digelar di Gedung Kwarda Pramuka Banten Kota Serang, Sabtu, 24 Oktober...

    Siapkan Fisikmu! Event Akbar PLN Mobile Jawara Run 2026 Siap Dilaksanakan Besok di KP3B Kota Serang

    by Walan. Id
    24 Oktober 2026
    0
    0

    Walan.id – Hai Runners! Event akbar PLN Mobile Jawara Run 2026 siap dilaksanakan. Kegiatan yang melibatkan seribuan partisipan ini akan...

    Walan.id
    adalah situs Portal Media Online yang bertujuan menyajikan konten berita terkini dan informatif.
    089528994714
    redaksiwalanid@gmail.com
    Facebook Twitter Youtube

    Category

    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    No Result
    View All Result
    • Home
    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id