Walan.id – Langkah awal pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) Madrasah Ibtidaiyah (MI) Raudhatul Athfal Astana resmi dimulai melalui prosesi peletakan batu pertama yang berlangsung khidmat di Desa Walikukun, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi simbol semangat gotong royong dan kepedulian bersama terhadap dunia pendidikan Islam di Kabupaten Serang.
Adapun yang hadir dalam kegiatan tersebut seperti Asda II Pemkab Serang Febrianto, unsur Forkopimda, Wakil DPRD Kabupaten Serang, Abdul Ghofur, Kapolres Serang, Andri Kurniawan, Perwakilan Kanwil Kemenag Provinsi Banten, Kemenag Kabupaten Serang, tokoh masyarakat, hingga jajaran Yayasan Pesantren Raudhatul Athfal.
Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan menegaskan komitmen kepolisian untuk terus mendukung program pembangunan pemerintah daerah, termasuk sektor pendidikan.
“Kami bersama Forkopimda tentunya siap mendukung program-program pemerintah daerah. Harapannya, kolaborasi yang terjalin ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkpanya
Sementara itu, Asda II Kabupaten Serang, Febrianto menyampaikan rasa syukur atas tingginya antusias masyarakat dalam mendukung pembangunan madrasah tersebut.
“Alhamdulillah hari ini menjadi momentum yang sangat baik. Masyarakat bersama pemerintah dan seluruh unsur Forkopimda bergandengan tangan untuk terus mengemban amanah syiar Islam melalui pembangunan Madrasah Ibtidaiyah Raudhatul Athfal Astana,” ujar Febri.
Menurutnya, pembangunan ruang kelas baru ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing.
Ia juga mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak, termasuk Polres Serang yang ikut hadir dan memberikan bantuan pembangunan.
“Atas nama Ibu Bupati Serang kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya Kapolres Serang yang turut memberikan perhatian dan bantuan. Ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, kepolisian, legislatif, dan masyarakat dalam membangun pendidikan keagamaan di Kabupaten Serang,” katanya.
Rencananya, pembangunan tersebut akan menghadirkan empat ruang kelas baru guna menunjang kebutuhan belajar para siswa yang terus meningkat setiap tahun.
“Kami akan terus memonitor dan membantu agar proses pembangunan berjalan lancar dan bisa segera dimanfaatkan oleh para siswa,” tambahnya.
Di sisi lain, Ketua Yayasan Pesantren Raudhatul Athfal, H. Muhammad Sobri mengungkapkan bahwa pembangunan ruang kelas baru menjadi kebutuhan mendesak karena jumlah siswa yang terus bertambah.
“Untuk ruang yang sedang dibangun ini saja nantinya diperuntukkan bagi hampir 300 siswa. Sementara ruang belajar yang tersedia saat ini masih sangat terbatas,” jelasnya.
Pihak yayasan menargetkan pembangunan dapat dipercepat selama masa libur sekolah agar nantinya bisa digunakan saat tahun ajaran baru dimulai.
“Insyaallah selama masa libur sekolah pembangunan akan kami genjot sampai selesai. Mudah-mudahan seluruh proses berjalan lancar dan kebutuhan pembangunannya tercukupi,” katanya.
Sobri juga menyampaikan rasa haru atas perhatian besar dari pemerintah dan berbagai pihak terhadap kemajuan pendidikan di yayasan yang dipimpinnya.
“Kami benar-benar merasa tidak berjalan sendiri. Dukungan dari pemerintah, kepolisian, dan seluruh pihak menjadi semangat besar bagi kami untuk terus meningkatkan sarana pendidikan demi masa depan anak-anak Kabupaten Serang,” pungkasnya.













