ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, 6 November 2026, 02:22 WIB
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
No Result
View All Result
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial

Perselingkuhan di Era Digital: Ketika Kepercayaan Pasangan Runtuh

Walan. Id by Walan. Id
in Pendidikan
0

Walan.id – Perselingkuhan adalah fenomena sosial yang semakin mengemuka di era modern. Bukan sekadar masalah pribadi, perselingkuhan membawa dampak luas, termasuk keretakan keluarga, trauma psikologis, dan terganggunya stabilitas sosial. Di tengah masyarakat digital dan terbuka, persoalan ini menjadi tantangan serius bagi moral dan etika.

Data Komnas Perempuan

Pada tahun 2023 tercatat peningkatan laporan kasus perselingkuhan yang berujung pada perceraian hingga 15% per tahun, menunjukkan dampak nyata terhadap struktur keluarga.

Perselingkuhan merusak fondasi utama hubungan, yaitu kepercayaan dan komitmen. Pihak yang dikhianati mengalami luka emosional, stres, hingga depresi, sementara anak-anak menjadi korban tidak langsung dari keretakan ini.

Penelitian Universitas Indonesia pada tahun 2022 yang lalu menunjukkan anak dari keluarga yang mengalami konflik akibat perselingkuhan lebih rentan mengalami gangguan psikologis dan kesulitan membangun kepercayaan di hubungan sosial mereka.

Baca juga:

Peringatan World Clean Up Day 2025, Menteri LH dan Kepala Daerah Ajak Gotong Royong Bersihkan Sampah

Saat ini, Era digital semakin memudahkan perselingkuhan melalui media sosial dan aplikasi pesan instan, di mana kedekatan emosional bisa terbangun tanpa batas dan sering berujung pada pengkhianatan.

Kasus yang terungkap di pengadilan Indonesia tahun 2023 menunjukkan bahwa komunikasi daring menjadi bukti perselingkuhan yang banyak terjadi di kalangan profesional perkotaan.

Masalah utama adalah krisis nilai. Kesetiaan sering direduksi sebagai pilihan fleksibel,
sementara budaya permisif menormalisasi perselingkuhan sebagai hiburan atau gosip menarik.

Komunikasi yang buruk, konflik yang tak terselesaikan, dan lemahnya kontrol diri membuka celah bagi perselingkuhan. Namun, alasan-alasan ini tidak membenarkan pengkhianatan terhadap pasangan.

Baca juga:

PKKMB Politeknik Industri Petrokimia Banten, Bupati Serang Minta Mahasiswa Semangat Berinovasi

Dampak sosial dan moral perselingkuhan sangat signifikan. Ia bertentangan dengan kejujuran, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap sesama. Penelitian LIPI (2022) menunjukkan bahwa keluarga yang mengalami perselingkuhan cenderung memiliki tingkat konflik sosial lebih tinggi dan menurunkan tingkat kepercayaan antarwarga di komunitas mereka.

Jika dibiarkan, perselingkuhan dapat merusak institusi keluarga sebagai fondasi masyarakat. Solusi harus bersifat preventif dan edukatif. Pendidikan karakter sejak dini menekankan nilai kesetiaan, empati, dan pengendalian diri.

Pendidikan relasi yang sehat, termasuk komunikasi terbuka dan manajemen konflik, perlu dipromosikan. Konseling keluarga dan layanan kesehatan mental yang mudah diakses terbukti menurunkan angka perceraian akibat perselingkuhan, sebagaimana laporan Pusat Konseling Keluarga Jakarta (2023).

Media massa juga berperan penting dengan menyajikan narasi edukatif, menyoroti dampak perselingkuhan, serta menampilkan kisah pemulihan dan refleksi moral.

Perselingkuhan adalah cermin kualitas moral dan sosial masyarakat. Dengan bukti nyata dari data Komnas Perempuan, Universitas Indonesia, dan lembaga konseling, terlihat bahwa dampak perselingkuhan tidak bisa diabaikan.

Masyarakat yang ingin menjaga integritas
hubungan dan ketahanan keluarga harus menempatkan kesetiaan sebagai pilihan sadar yang dilandasi tanggunga jawab dan empati. Dengan demikian, keluarga tetap menjadi ruang aman dan masyarakat terjaga harmoninya, sementara nilai moral tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Penulis: Muhamad Fauzul Adli

Fakultas Hukum Univeritas Pamulang PDSKU Kota Serang

Post Views: 970
Tags: Dampak PerselingkuhanEra DigitalFenomena SosialPerselingkuhan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pedagang Sembako di Pasar Ciruas Keluhkan Harga Minyakkita yang Terus Merangkak Naik

Next Post

Kurangnya Perhatian terhadap Pendidikan, Ancaman Nyata Masa Depan Bangsa

Related Posts

Tembok SDN Pabuaran Ambruk, Warga Kompak Gotong Royong Bersihkan Puing

Tembok pagar SDN Pabuaran, Kecamatan Pamarayan, Ambruk setelah diguyur hujan semalaman. Dok. (Ist)

Tembok pagar SDN Pabuaran, Kecamatan Pamarayan, Ambruk setelah diguyur hujan semalaman. Dok. (Ist)

by Walan. Id
31 Oktober 2026
0
0
ShareTweetShare

Honda Banten Kolaborasi dengan Kepolisian, Edukasi Pengendara di Area Rawan Kecelakaan

Honda Banten berkolaborasi dengan pihak Kepolisian untuk mengedukasi pengendara di area rawan kecelakaan. Dok (ist)

Honda Banten berkolaborasi dengan pihak Kepolisian untuk mengedukasi pengendara di area rawan kecelakaan. Dok (ist)

by Walan. Id
30 Oktober 2026
0
0
ShareTweetShare

Gelar Pengukuhan Pengurus Pastirta Sekaligus Reuni Lintas Angkatan SMA Tirtayasa

Para Alumni SMA Tirtayasa foto bersama usai pengukuhan ketua Pastirta yang digelar di gedung Kwarda Pramuka Banten, Kota Serang. Dok (Nurlan)

Para Alumni SMA Tirtayasa foto bersama usai pengukuhan ketua Pastirta yang digelar di gedung Kwarda Pramuka Banten, Kota Serang. Dok (Nurlan)

by Walan. Id
24 Oktober 2026
0
0
ShareTweetShare

PLN UID Banten Bekali Pelajar Pengetahuan K3 Penggunaan Listrik

Foto bersama usai kegiatan Edukasi Keselamatan Ketenagalistrikan, Electrifying Lifestyle, dan pengenalan PLN Mobile oleh PLN UP3 Cikupa bersama jajaran SMAN 6 Kabupaten Tangerang. Dok (ist)

Foto bersama usai kegiatan Edukasi Keselamatan Ketenagalistrikan, Electrifying Lifestyle, dan pengenalan PLN Mobile oleh PLN UP3 Cikupa bersama jajaran SMAN 6 Kabupaten Tangerang. Dok (ist)

by Walan. Id
13 Oktober 2026
0
0
ShareTweetShare

Siapkan Lulusan SMK Berkompetensi Industri, PLN UID Banten Raih GOLD ISDA 2026

by Walan. Id
2 Oktober 2026
0
0
ShareTweetShare

Satlantas Polres Serang Raih Juara 1 Lomba Mural Ditingkat Polda Banten

Hasil karya seni lomba mural yang menjadi juara ditingkat Polda Banten. Dok. (Nurlan)

Hasil karya seni lomba mural yang menjadi juara ditingkat Polda Banten. Dok. (Nurlan)

by Walan. Id
29 September 2026
0
0
ShareTweetShare
Next Post

Kurangnya Perhatian terhadap Pendidikan, Ancaman Nyata Masa Depan Bangsa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

Sekda Zaldi Sampaikan Tiga Pesan Pada Stakeholder di Gebyar Expo UMKM dan Ekraf

1 tahun ago
0

Pemudik Asal Madura Pilih Naik Bus dan Paketin Motor di Bagasi Jauh Lebih Hemat

8 bulan ago
0

Berita Terpopuler

    Suasana saat petugas PLN melayani pelanggan dalam proses pembayaran listrik di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dok. (Ist)

    Perkuat Ekonomi Desa, PLN dan Wamendagri Dorong Transaksi Listrik Lewat KDKMP

    by Walan. Id
    5 November 2026
    0
    0

    Walan.id – Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto bersama PT PLN (Persero) meninjau empat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)...

    Kepala Bidang Latihan dan Produktivitas Disnakertrans Kabupaten Serang, Muhammad Furqon, saat ditemui di kantornya. Kamis, (5/11/2026). Dok. (Nurlan)

    Disnakertrans Buka Pelatihan Satpam Gada Pratama Batch 2, 150 Peserta Jalani Tes Wawancara

    by Walan. Id
    5 November 2026
    0
    0

    Walan.id — Gelombang kedua pelatihan pembentukan SDM Satuan Pengamanan (Satpam) Gada Pratama Batch 2 di Kabupaten Serang kini memasuki tahap...

    Telkomsel Hadirkan THRIVE di Universitas Indonesia, Bekali Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja di Era AI

    by Walan. Id
    5 November 2026
    0
    0

    Walan.id – Telkomsel kembali menghadirkan program THRIVE yang sejalan dengan komitmen “Melayani Sepenuh Hati” sebagai wadah talenta muda Indonesia untuk...

    Petugas PLN saat melakukan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) berkapasitas total 50 megawatt (MW) di Sidera, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Penambahan pembangkit ini menjadi langkah antisipatif PLN untuk menjaga keandalan pasokan listrik Sulawesi di tengah kemarau berkepanjangan yang menyebabkan penurunan debit air dan berdampak pada produksi sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Dok (ist)

    Jaga Keandalan Listrik Sulawesi, PLN Tambah Pembangkit 50 MW di Sigi Sulteng

    by Walan. Id
    5 November 2026
    0
    0

    Walan.id - PT PLN (Persero) terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan Sulawesi dengan menambah pasokan listrik sebesar 50 megawatt (MW) melalui...

    Walan.id
    adalah situs Portal Media Online yang bertujuan menyajikan konten berita terkini dan informatif.
    089528994714
    redaksiwalanid@gmail.com
    Facebook Twitter Youtube

    Category

    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    No Result
    View All Result
    • Home
    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id