Walan.id – Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) di Kabupaten Serang terus berjalan. Dari total 326 desa, sebanyak 78 Kopdes saat ini telah menyelesaikan pembangunan hingga 100 persen.
Kabid Koperasi pada Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Serang, Muhammad Rifqi mengatakan, selain 78 Kopdes yang telah rampung, masih terdapat 69 Kopdes yang dalam proses pembangunan.
“Yang sudah terbangun untuk saat ini sudah 78 KDM-P yang sudah 100 persen, yang masih proses pembangunan itu 69,” kata Rifqi kepada awak media, Senin (24/8/2026).
Sementara itu, terdapat 40 desa yang masih dalam tahap persiapan lahan dan bangunan, sedangkan 139 desa lainnya masih belum memiliki lahan untuk pembangunan Kopdes.
Dengan demikian, dari total 326 desa di Kabupaten Serang, pembangunan Kopdes dengan progres 100 persen baru mencakup sekitar 24 persen desa.
“Totalnya 326 desa, untuk di wilayah Kabupaten Serang,” ujarnya.
Terkait pembangunan tahap kedua, ia menyebut pelaksanaannya masih menunggu arahan pemerintah pusat. Informasi sementara, tahap kedua direncanakan berlangsung pada akhir Agustus 2026.
“Rencananya untuk tahap dua informasinya di bulan Agustus, akhir Agustus. Kami juga untuk saat ini masih menunggu arahan dari pusat apakah memang per akhir Agustus ini akan ada tahap pembangunan yang kedua,” kata Rifqi.
Untuk desa yang belum memiliki lahan, pihaknya membuka peluang pemanfaatan aset yang dapat digunakan untuk pembangunan Kopdes, termasuk pasar yang sudah terbengkalai.
Menurut Rufqi, lahan milik desa maupun pemerintah daerah dapat dimanfaatkan sepanjang memenuhi ketentuan. Namun, keputusan penggunaan lahan harus terlebih dahulu dibahas melalui musyawarah desa.
“Kalau memang pasar itu terbengkalai dan memang lahannya itu milik desa maupun milik pemerintah daerah maupun milik negara selama itu bisa dimanfaatkan, enggak masalah. Diutamakannya untuk dimusdeskan dulu,” katanya.
Ia menegaskan, musyawarah desa penting agar keberadaan Kopdes nantinya benar-benar mendapatkan dukungan masyarakat dan tidak berakhir sepi setelah pembangunan selesai.
“Jangan sampai nanti setelah terbangun Kopdes nanti sepi lagi,” ujarnya.
Diskoumperindag Kabupaten Serang berharap para pengurus dan pengawas koperasi tetap optimistis menjalankan program tersebut.
“Program ini kan berkelanjutan. Jadi, jangan pesimis dulu, kita harus optimis karena memang ini program strategis,” pungkas Rifqi..












