ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, 12 Oktober 2026, 21:27 WIB
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
No Result
View All Result
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial

Tata Kawasan Kumuh, Pemkab Serang Kerjasama Dengan Dua Lembaga

Walan. Id by Walan. Id
in Pemerintah
0
Pemkab Serang Teken MoU dengan dua Lembaga dalam penataan kawasan kumuh di Kecamatan. Dok. (Ist)

Pemkab Serang Teken MoU dengan dua Lembaga dalam penataan kawasan kumuh di Kecamatan. Dok. (Ist)

Walan.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melakukan penandatanganan kerja sama dengan dua lembaga sekaligus dalam perbaikan dan penataan beberapa kawasan kumuh di kecamatan di Pendopo Bupati pada Senin, 12 Oktober 2026. Kedua lembaga itu adalah Yayasan Habitat Kemanusiaan Indonesia dan Koperasi Mitra Dhuafa (Komida).

Penandatangan MoU ini langsung diteken Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, Handoko Ngadiman dari Yayasan Habitat Kemanusiaan Indonesia, dan Sugeng Triyono dari Komida.

Bupati Serang Ratu Zakiyah berharap kerja sama ini mendatangkan maslahat bagi masyarakat Kabupaten Serang.

”Hari ini kita baru saja melaksanakan penandatanganan MOU dengan Yayasan Habitat Kemanusiaan Indonesia yaitu Pak Handoko dan dari Komida dengan Pak Sugeng. Ini adalah kali kedua pertemuan kami, yang pertama dari Yayasan Habitat Kemanusiaan dan Komida, telah melakukan survei dan ini tindak lanjut setelah melakukan survei yang pertama,” kata Bupati kepada wartawan.

Kerja sama ini adalah bentuk kolaborasi Pemkab Serang, Yayasan Habitat Kemanusiaan Indonesia dan Komida.

“Insya Allah kami bertiga baik pemerintah, kemudian dari Komida maupun yayasan Habitat Kemanusiaan Indonesia akan bersama-sama menangani salah satu kawasan kumuh yang ada di Desa Domas kecamatan Pontang,” katanya.

Pelaksanaan asesmennya akan dilakukan di tahun ini. Setelah MoU ini akan ada ada tahapan berikutnya lagi.

“Harapannya tentu kita ingin kawasan kumuh yang ada di Kabupaten Serang terus berkurang. Saya mendapat informasi dari Pak Kadis perkim, itu masih ada sekitar 160an lagi kawasan kumuh. Salah satunya adalah Domas. Kami ingin menjadikan kawasan-kawasan kumuh itu tidak lagi menjadi kawasan kumuh,” tegasnya.

Kawasan kumuh itu akan ditata menjadi Kawasan yang layak huni, yang sehat, yang aman bagi para penghuninya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Jadi maka kami tentu pemerintah mengajak semua pihak untuk berkolaborasi sehingga kemudian kita bisa menangani kawasan kumuh itu secara bersama-sama. Berikut juga pemerintah Provinsi Banten dan kementerian dari perumahan rakyat di pusat,” katanya.

Selama penataan Kawasan kumuh berlangsung akan disiapkan tempat relokasi bagi warga.

“Karena yang saat ini kita ketahui, terutama yang ada di Domas ini, mereka tinggal di sempadan sungai yang seharusnya tidak boleh ditinggali. Dan itu kan juga termasuk bangunan liar. Disini hadir juga BBWSC3, ini kita juga ingin mengembalikan fungsi sempadan sungai itu sesuai dengan fungsinya,” katanya.

Hal senada disampaikan Sugeng Triyono, Ketua Pengurus Koperasi Mitra Duafa (Komida). Kata dia, dalam kerja sama ini Komida berperan sebagai pihak yang membiayai.

“Sebagai nanti mengambil alih untuk pembiayaan, karena tanah ini kan perlu ada yang membiaya, dan komida mengambil peran di situ. Masyarakat yang nanti menerima manfaat akan jadi anggota komida dan kita akan bantu dari sisi pembiayaannya, sehingga mereka punya tanah yang layak dan nanti pembangunan dilakukan oleh kita dan pemerintah,” katanya.

Kata dia, Komida sebenarnya sudah lama ada di Serang dan tentu ini menjadi langkah baru karena bisa kolaborasi dengan pihak lain.

“Selama ini kita memberikan pembiayaan untuk modal usaha, tapi kali ini kita bisa masukin yang lebih besar lagi pengadaan tanah untuk masyarakat kurang mampu atau masyarakat miskin. Mencicil dengan skema khusus karena tentu mereka punya kapasitas bayar yang berbeda-beda, kita akan dalami lagi,” katanya.

Kata Sugeng, skema cicilan itu tidak memberatkan mereka, tapi dari sisi komida juga bisa mengatur cash flow.

“Kalau pengalaman sebelumnya bisa 3-4 atau bisa 5 tahun. Dengan besarannya nanti tergantung. Kita kan perlu asesmen nih. Berapa rata-ratanya, kemudian ada subsidi juga dari pemerintah sehingga nanti akan ketahuan setelah ada follow-up lebih lanjut,” katanya.

Di tempat yang sama Handoko dari Habitat Kemanusiaan Indonesia mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Kabupaten Seranga yang sudah melakukan terobosan.

“Kami melihat bahwa ini sebuah contoh yang akan bisa jadi sangat baik karena penandatanganan kawasan kumuh di Indonesia menurut kami tantangan tersendiri. Karena biasanya mereka akan direlokasi ke tempat yang jauh dari tempat ekonomi mereka. Tetapi pesan dari Bu Bupati menurut saya sangat baik bahwa sesudah mereka direlokasi, bagaimana mereka bisa mempertahankan aset mereka. Kedua adalah bagaimana pemberdayaan ekonomi itu membuat hidup mereka, kesejahteraan mereka lebih baik. Dari sisi kesehatan, pendidikan anak-anak mereka, dan juga ekonomi berbasis rumah,” tegasnya.

Kata dia, pihaknya sangat berterima kasih karena Pemkab Serang bisa diajak kolaborasi. “Dengan pengalaman kami juga bersama dengan pemerintah kabupaten, dengan komida, kita bisa melakukan jadi suatu model, jadi suatu katalis, jadi contoh, jadi kasus yang bisa dibawa ke level yang bukan hanya di kabupaten tetapi level nasional dan juga internasional,” katanya.

Kata dia, Pemerintah Kabupaten Serang sangat baik, luar biasa. “Jadi kami percaya bahwa sama Komida, itu tanah itu adalah mereka akan mencicil. Karena kita percaya setiap orang, seberapa terpuruk atau miskin, tetapi mereka bisa berkontribusi. Itu yang kami percayai. Yang untuk tanah jadi mereka akan mencicil dan juga ada subsidi dari pemerintah. Yang kedua adalah rumah, itu adalah hibah dari habitat kemanusiaan Indonesia bersama dengan mitra-mitra kami untuk corporate social responsibility,” tegasnya.

Post Views: 4
Tags: Bupati Serang Ratu RachamtuzakiyahJalin MoUKerjasamaKoperasi Mitra Dhuafa (Komida).Pemkab serangPenataan Kawasan KumuhYayasan Habitat Kemanusiaan Indonesia
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Lantik Plt Sekdis Disdukcapil Jadi Pejabat Definitif

Related Posts

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Lantik Plt Sekdis Disdukcapil Jadi Pejabat Definitif

Bupati Serang melantik sejumlah Pejabat Administrasi di Pemkab Serang. Dok. (Ist)

Bupati Serang melantik sejumlah Pejabat Administrasi di Pemkab Serang. Dok. (Ist)

by Walan. Id
12 Oktober 2026
0
0
ShareTweetShare

Hadirkan Ruang Dialog, Bupati Serang Nilai Mahasiswa Elemen Penting Pembangunan Daerah

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan Wabup Serang Najib Hamas beserta Kepala OPD Ajak Mahasiswa berdialog di cafe kotak Kecamatan Kramatwatu. Dok. (Ist)

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan Wabup Serang Najib Hamas beserta Kepala OPD Ajak Mahasiswa berdialog di cafe kotak Kecamatan Kramatwatu. Dok. (Ist)

by Walan. Id
8 Oktober 2026
0
0
ShareTweetShare

Minimnya Kehadiran Kades di Momen HUT Kabupaten Serang ke-500 Tahun

Terpantau Sejumlah Kursi Kepala Desa kosong saat sambutan Bupati Serang. Dok (Nurlan)

Terpantau Sejumlah Kursi Kepala Desa kosong saat sambutan Bupati Serang. Dok (Nurlan)

by Walan. Id
8 Oktober 2026
0
0
ShareTweetShare

HUT ke-500 Kabupaten Serang, Ketua DPRD: Momen Evaluasi Total Pembangunan Bukan Sekedar Eforia

Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum usai Rapat Paripurna pembahasan HUT Kabupaten Serang ke-500 tahun. Dok. (Ist)

Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum usai Rapat Paripurna pembahasan HUT Kabupaten Serang ke-500 tahun. Dok. (Ist)

by Walan. Id
8 Oktober 2026
0
0
ShareTweetShare

Sejumlah Kepala Desa Tinggalkan Kursi saat Sambutan HUT Ke-500 Kabupaten Serang

Tempat kepala desa kosong saat penyampaian  rapat paripurna HUT Kabupaten Serang yang ke 500.Dok.(Nurlan)

Tempat kepala desa kosong saat penyampaian rapat paripurna HUT Kabupaten Serang yang ke 500.Dok.(Nurlan)

by Walan. Id
8 Oktober 2026
0
0
ShareTweetShare

Pemkab Serang Salurkan Bantuan dan Pendampingan Korban Kekerasan Seksual di Binuang

Satgas PPA kunjungi korban pelecehan seksual di Desa Cakung Kecamatan Binuang Kabupaten Serang. Dok. (Ist)

Satgas PPA kunjungi korban pelecehan seksual di Desa Cakung Kecamatan Binuang Kabupaten Serang. Dok. (Ist)

by Walan. Id
7 Oktober 2026
0
0
ShareTweetShare

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

Menteri Perindustrian Republik Indonesia Agus Gumiwang Kartasasmita. Dok. (Ist)

GIIAS 2026 Resmi Dibuka, Pameran Otomotif Hadirkan Inovasi Kendaraan Mobilitas Masa Depan

2 bulan ago
0

Aliran Drainase Situ Ciherang Mampet, Ponpes Salafi di Cikande Terdampak Banjir

1 tahun ago
0

Berita Terpopuler

    Pemkab Serang Teken MoU dengan dua Lembaga dalam penataan kawasan kumuh di Kecamatan. Dok. (Ist)

    Tata Kawasan Kumuh, Pemkab Serang Kerjasama Dengan Dua Lembaga

    by Walan. Id
    12 Oktober 2026
    0
    0

    Walan.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melakukan penandatanganan kerja sama dengan dua lembaga sekaligus dalam perbaikan dan penataan beberapa kawasan...

    Bupati Serang melantik sejumlah Pejabat Administrasi di Pemkab Serang. Dok. (Ist)

    Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Lantik Plt Sekdis Disdukcapil Jadi Pejabat Definitif

    by Walan. Id
    12 Oktober 2026
    0
    0

    Walan.id - Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil Sukristyorini yang menjabat Pelaksan Tugas (Plt) Sekertaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)...

    Kosasih Sukma Wijaya wartawan Ekbis Banten usai membuat Laporan ke Propam Polda Banten. Dok (Nurlan)

    Diduga Wartawan Kena kroyok Polisi saat Liput Demo di HUT Kabupaten Serang, Korban Lapor ke Propam Polda Banten

    by Walan. Id
    9 Oktober 2026
    0
    0

    Walan.id - Seorang Jurnalis berinisial A dari media Ekbis Banten yang diduga terkena kroyok pada saat liputan aksi mahasiswa yang...

    Cari Aman Academy Cetak Generasi Penggerak Keselamatan Berkendara. Dok. (Ist)

    PT Astra Gelar Kompetisi Berkendara, Cari Aman Academy Cetak Generasi Penggerak Keselamatan Berkendara

    by Walan. Id
    9 Oktober 2026
    0
    0

    Walan.id – PT Astra Honda Motor (AHM) berkolaborasi dengan dunia pendidikan menggelar kompetisi keselamatan berkendara bagi 570 pelajar dan guru...

    Walan.id
    adalah situs Portal Media Online yang bertujuan menyajikan konten berita terkini dan informatif.
    089528994714
    redaksiwalanid@gmail.com
    Facebook Twitter Youtube

    Category

    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    No Result
    View All Result
    • Home
    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id