Walan.id – Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang, Banten, memperkuat koordinasi dan persiapan teknis di sejumlah destinasi wisata guna menjamin keamanan serta kenyamanan pengunjung selama libur Hari Raya Idul Fitri 2026.
Kepala Disporapar Kabupaten Serang Anas Dwi Satya Prasadya di Serang, menyampaikan bahwa pihaknya akan mengumpulkan para pengelola objek wisata untuk meningkatkan standar pelayanan, terutama di kawasan padat pengunjung seperti Pantai Anyer dan Cinangka.
“Kita akan ngumpulin para pelaku wisata di anyer pada tanggal 10 Maret 2026 jadi supaya sebelum pelaksanaan libur kita sudah menyampaikan pesan.” ungkapnya kepada walan.id, Senin, (2/3/2026).
Baca juga:
Kolaborasi Gubernur dan Bupati Serang Bahas Kesiapan Wisata Anyer Jelang Libur Lebaran
Menurutnya, destinasi wisata anyer dan cinangka memiliki daya tarik utama tersendiri akan tetapi terhalang dengan isu yang tidak baik.
“Kami telah menyiapkan surat edaran bagi para pengelola wisata untuk memperketat keamanan. Fokus utama kami adalah memastikan wisatawan merasa aman, sehingga tidak ada insiden yang tidak diinginkan, terutama di area pantai,” katanya
Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Serang Yurlena Rachman mengatakan pembahasan kesiapan para pelaku objek wisata di kawasan anyer dan cinangka berkaca dari tahun lalu, soal pengalihan jalan.
“Kita belajar dari tahun lalu, kalu PR kita di tahun lalu masih untuk jalan karena jalan ditutup ataupun dialihkan ke objek wisata yang lain agar kejadian tahun lalu tidak terulang.” ujarnya.
Baca juga:
Berikut 8 Destinasi Wisata Anyer, Cocok untuk Mengisi Liburan Bersama Keluarga
Ia menyampaikan bahwa sebelumnya ada penurunan pengunjung pada libur tahun baru kemarin, Namun menurutnya, Okupansi sendiri memang ada penurunan.
“Tahun baru kemarin memang tidak terlalu macet karena memang Okupansi sendiri memang turun diakhir tahun kemarin.” terangnya.
Ia berharap, libur hari raya idul fitri 2026 ini tidak terjadi penurunan pengunjung ke wisata anyer dan cinangka, bahkan pihaknya sudah mengantisipasi.
“Kita sudah antisipasi mulai dari kordinator jalan, posko penanggulangan, keamanan dan kenyamanan pengunjung.”pungkasnya.
Editor: Nurlan












