Walan.id – Dalam menyambut libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Kabupaten Serang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mempersiapkan berbagai langkah strategis untuk memastikan layanan kesehatan tetap optimal dan masyarakat tetap aman selama periode liburan panjang tersebut.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kabupaten Serang Melly Siltinam menjelaskan, Dinkes mendirikan tujuh posko kesehatan terpadu yang ditempatkan di titik-titik strategis yang diperkirakan akan ramai dilalui masyarakat.
“Posko kesehatan akan didirikan bersamaan dengan posko pengamanan lainnya. Tujuh lokasi utama yang menjadi fokus dan biasanya ramai, yaitu di Kawasan Modern Cikande, Ciujung, Kramatwatu, Teneng, Ciomas, dan Tambak,” ujar Melly saat ditemui di kantor Dinkes Kabupaten Serang, Selasa, 23 Desember 2025.
Baca juga:
Hajib Hamas Rembug Penanganan Stunting, Dinkes Kabupaten Serang Klaim Kasus Stunting Alami Penurunan
Ia menambahkan bahwa persiapan tersebut merupakan bagian dari rutinitas tahunan yang melibatkan kerja sama antara Dinkes, kepolisian, dan stakeholders lainnya.
Selain menempatkan posko kesehatan di titik-titik keramaian tersebut, Dinkes Kabupaten Serang juga mengerahkan personelnya untuk ditempatkan di posko yang berada di Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Banten yang berlokasi di wilayah Bojonegara, Kabupaten Serang.
“Kita mulai dari tanggal 23 Desember 2025 sampai 2 Januari 2026,” jelas Melly, menegaskan jadwal operasional posko dan layanan kesehatan selama periode Nataru.
Baca juga:
Dinkes Kabupaten Serang Intruksikan Puskesmas Melayani Cek Kesehatan Gratis
Dalam hal fasilitas, Melly menegaskan bahwa posko kesehatan tidak hanya dilengkapi dengan sumber daya manusia, tetapi juga peralatan lengkap seperti ambulans untuk penanganan darurat.
“Posko kesehatan terdiri dari dua sif, piket pagi dan sore. Yang pertama kita siapkan adalah SDM-nya dulu, tim nakes harus ada di situ. Kemudian ada posnya, yang penting adalah sarana untuk merujuk, yaitu ambulans, jika ada yang memerlukan penanganan lanjutan,” katanya.
Lebih lanjut, Melly menuturkan bahwa sistem penugasan petugas kesehatan di seluruh posko Nataru menerapkan pola sif bergantian, yakni sif 1 dan sif 2 per hari, guna memastikan pelayanan tetap berjalan maksimal di seluruh puskesmas.
“Khusus untuk malam Tahun BAru, kami menjadwalkan 3 sif di posko Teneng dan Anyar,” tuturnya.
Baca juga:
Dinkes Kabupaten Serang Bantah Tumor di Tangan Siswi SD Padarincang Disebabkan Vaksin
Ia juga menjelasklan bahwa Kabupaten Serang memiliki 31 puskesmas yang memiliki Unit Gawat Darurat (UGD) 24 jam, yang semuanya turut serta dalam pengaturan tugas agar tidak terbengkalai selama libur.
Selain persiapan kesehatan, Melly juga mengimbau masyarakat, terutama generasi muda, agar memanfaatkan waktu liburan dan malam pergantian tahun untuk melakukan kegiatan yang positif dan aman.
Ia menegaskan bahwa kesiapsiagaan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat selama periode libur nasional.***













