ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, 8 September 2026, 18:28 WIB
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
No Result
View All Result
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial

Redupnya Identitas Nasionalisme Jadi Tantangan di Era Globalisasi

Walan. Id by Walan. Id
in Pendidikan
0
Muhamad Irfan Khaerul Umam Adalah Mahasiswa UNPAM PSDKU Serang. Dok. (Ist)

Muhamad Irfan Khaerul Umam Adalah Mahasiswa UNPAM PSDKU Serang. Dok. (Ist)

Walan.id – Di tengah derasnya arus globalisasi, banyak negara menghadapi tantangan baru terkait identitas nasional dan rasa kebangsaan warganya. Globalisasi, dengan segala kemajuan teknologi, mobilitas manusia, dan pertukaran budaya, membawa manfaat besar mulai dari kemudahan akses informasi hingga pertumbuhan ekonomi.

Namun di sisi lain, pengaruh tersebut juga memicu kekhawatiran akan munculnya fragmentasi sosial, melemahnya ikatan kolektif, dan terkikisnya kesadaran akan sejarah serta nilai-nilai kebangsaan.

Pertanyaan yang muncul kemudian adalah: apakah globalisasi menyebabkan rasa nasionalisme di kalangan warga negara menjadi meredup?

Bagaimana perubahan global dalam bidang ekonomi, politik, dan budaya memengaruhi keterikatan seseorang terhadap negara asalnya?

Isi

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Maarif Institute pada periode 10–23 Desember 2024 terhadap 1.221 responden berusia di atas 17 tahun, tercatat bahwa lebih dari 96 persen masyarakat Indonesia merasa bangga menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Dari jumlah tersebut, 56,6 persen menyatakan “sangat bangga”, sedangkan 40,2 persen lainnya menyatakan “bangga” terhadap identitas kebangsaannya dikutip dari (ANTARA News, 2025).

Temuan ini memperlihatkan bahwa rasa
kebangsaan masyarakat Indonesia masih relatif tinggi di tengah derasnya arus globalisasi. Hasil serupa juga ditemukan dalam survei Lingkar Survei Indonesia (LSI) pada tahun 2019, yang menunjukkan bahwa 66,4 persen warga lebih mengutamakan identitas kebangsaan (bangsa Indonesia) dibanding identitas keagamaan atau kesukuan.

Data ini menegaskan bahwa nasionalisme masih menjadi identitas utama di tengah masyarakat Indonesia, meski tantangan global semakin kompleks (Kompas Nasional, 2019).

Faktor Pendukung Nasionalisme
Lestari dan Wardanai mengungkapkan bahwa nilai-nilai pancasila memberikan landasan moral dan etika yang kuat bagi generasi muda agar tetap mencintai budaya lokal serta menghargai perbedaan. Insani mengatakan bahwa identitas budaya dan bahasa lokal yang tetap dijaga menjadi sumber kebanggan, penanaman jiwa nasionalisme ini difokuskan pada pelestarian budaya lokal dan bahasa sebagai bagian dari identitas bangsa yang khas.

Faktor Penghambat Nasionalisme Lura (2018) mengungkapkan bahawa faktor penghambat nasionalisme diantaranya yaitu dominasi budaya asinh dan media global yang mempengaruhi gaya hidup.

Globalisasi memungkinkan arus besar budaya luar, yang kadang kurang selektif diserap oleh generasi muda, sehingga ada kemungkinan nilai lokal menjadi tersingkirkan.

Kemudian faktor penghambat selanjutnya dikutip dari Widiyanta dan Miftahuddin (2023:206) mengungkapkan bahwa perbedaan etnis, agama, suku yang sangat majemuk di Indonesia bisa menjadi tantangan jika tidak dapat dikelola dengan baik. Konflik antar kelompok atau kurangnya ruang dialog bisa menimbulkan alienasi atau sikap skeptis terhadap identitas kebangsaan.

Upaya Penguatan

Dikutip dari Arifin, dkk (2025:119-120) mengungkapkan bahwa dalam mempertahankan nasionalisme bangsa dapat dilakukan dengan:

  • Penguatan Pendidikan Nasionalisme, Pemerintah harus meningkatkan pendidikan nasionalisme di sekolah-sekolah. Hal ini melibatkan pengembangan kurikulum yang lebih mendalam tentang sejarah, budaya, dan nilai-nilai Indonesia. Pelajaran ini harus disampaikan secara menarik dan relevan bagi generasi muda.
  • Pelestarian Bahasa, Bahasa adalah salah satu aspek penting dari identitas nasional. Dukungan harus diberikan untuk memelihara bahasa Indonesia dan bahasa daerah.
  • Pendidikan Kesadaran Teknologi, Generasi muda harus diberikan pemahaman tentang risiko penggunaan teknologi yang tidak
    sehat. Program pendidikan yang mengajarkan penggunaan teknologi yang bijak dan etis harus diselenggarakan.

Penutup

Meskipun globalisasi membawa tantangan nyata terhadap rasa nasionalisme di
Indonesia seperti pengaruh budaya asing, ketimpangan, dan konflik identitas bukti
empiris menunjukkan bahwa nasionalisme belum “luntur”.

Survei-survei nasional menggambarkan bahwa sebagian besar masyarakat masih merasa bangga menjadi bagian dari negara ini. Namun, mempertahankan rasa nasionalisme memerlukan usaha terus menerus: melalui pendidikan yang relevan, pemeliharaan budaya lokal, serta kebijakan publik yang adil dan inklusif.

Menjaga nasionalisme bukan hanya soal menjaga simbol dan retorika, melainkan memastikan bahwa nilai-nilai kebangsaan dapat dihayati secara nyata dalam kehidupan sehari-hari dari pendidikan dasar, perilaku sosial, pengelolaan media, hingga keadilan dalam pembangunan.

Dengan demikian, nasionalisme tetap menjadi fondasi bersama untuk keberagaman yang harmonis dalam Indonesia yang terus berubah.

Penulis : MUHAMAD IRFAN KHAERUL UMAM
NIM 251092100078
UNIVERSITAS PAMULANG PSDKU SERANG
PRODI ADMINISTRASI NEGARA
SEMESTER 3

Post Views: 20
Tags: Identitas NasionalismeKemajuan TeknologiTantangan Era Globalisasi
ADVERTISEMENT
Previous Post

Srikandi PLN Ajak Generasi Muda Kenal Lebih Dekat Dunia Energi melalui Program Srikandi Goes to School & Campus

Related Posts

Srikandi PLN Ajak Generasi Muda Kenal Lebih Dekat Dunia Energi melalui Program Srikandi Goes to School & Campus

Antusiasme mahasiswi dan dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bima, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat. Dok. (Ist)

Antusiasme mahasiswi dan dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bima, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat. Dok. (Ist)

by Walan. Id
7 September 2026
0
0
ShareTweetShare

Dampak Erupsi GAK, Bupati Serang Intruksikan KBM di Tujuh Kecamatan Secara Daring

Ratu Rachmatuzakiyah saat meninjau Pos Pengamatan Gunung Api Anak Krakatau (GAK) Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi pada Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kemen ESDM) di Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka pada Minggu, 6 September 2026. Dok. (Ist)

Ratu Rachmatuzakiyah saat meninjau Pos Pengamatan Gunung Api Anak Krakatau (GAK) Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi pada Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kemen ESDM) di Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka pada Minggu, 6 September 2026. Dok. (Ist)

by Walan. Id
6 September 2026
0
0
ShareTweetShare

Astra Tol Tangerang -Merak Gelar Workshop KTD dalam Hadapi Kondisi Darurat

Astra Tol Tangerang-Merak Gelar Simulasi Kesiapsiagaan Tanggap Darurat. Dok. (Ist)

Astra Tol Tangerang-Merak Gelar Simulasi Kesiapsiagaan Tanggap Darurat. Dok. (Ist)

by Walan. Id
28 Agustus 2026
0
0
ShareTweetShare

PLN Gelar Pelatihan Energi Terbarukan Bagi Siswa SMA Melalui Program TJSL

Siswi SMA Taruna Nusantara Magelang secara antusias mengikuti pelatihan pembuatan lilin aromaterapi dari maggot. Dok (Ist)

Siswi SMA Taruna Nusantara Magelang secara antusias mengikuti pelatihan pembuatan lilin aromaterapi dari maggot. Dok (Ist)

by Walan. Id
5 Agustus 2026
0
0
ShareTweetShare

Sekda Zaldi Minta Paskibraka Kabupaten Serang Teladani Filosofi Bunga Teratai

Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Serang. Dok. (Ist)

Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Serang. Dok. (Ist)

by Walan. Id
3 Agustus 2026
0
0
ShareTweetShare

Ribuan Guru Ngaji di Kota Serang Gagal Terima Insentif, Verifikasi Data LPTQ Dipertanyakan

Anggota DPRD Kota Serang bahas Insentif Guru Ngaji bahkan verifikasi data LPTQ di pertanyakan. Dok. (Ist)

Anggota DPRD Kota Serang bahas Insentif Guru Ngaji bahkan verifikasi data LPTQ di pertanyakan. Dok. (Ist)

by Walan. Id
31 Juli 2026
0
0
ShareTweetShare

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

Dibuka Bupati Serang Ratu Zakiyah, Warga Lebakwangi Serbu Bazar Ramadan

6 bulan ago
0

100 Hari Kerja Bupati dan Wabup Serang, Akademisi Untirta: Solid Jalankan Visi Misi Serang Bahagia

1 tahun ago
0

Berita Terpopuler

    Muhamad Irfan Khaerul Umam Adalah Mahasiswa UNPAM PSDKU Serang. Dok. (Ist)

    Redupnya Identitas Nasionalisme Jadi Tantangan di Era Globalisasi

    by Walan. Id
    8 September 2026
    0
    0

    Walan.id – Di tengah derasnya arus globalisasi, banyak negara menghadapi tantangan baru terkait identitas nasional dan rasa kebangsaan warganya. Globalisasi, dengan...

    Antusiasme mahasiswi dan dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bima, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat. Dok. (Ist)

    Srikandi PLN Ajak Generasi Muda Kenal Lebih Dekat Dunia Energi melalui Program Srikandi Goes to School & Campus

    by Walan. Id
    7 September 2026
    0
    0

    Walan.id – PT PLN (Persero) melalui Srikandi PLN terus memperkuat kontribusinya dalam pemberdayaan masyarakat dan pengembangan generasi muda. Hingga semester...

    Gubernur Banten Andra Soni meninjau pelaksanaan CKG di Universitas Faletehan, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Sabtu 5 September 2026. Dok. (Ist)

    Ahmad Muhibbin Apresiasi Program CKG, Bentuk Kehadiran Negara Jaga Kesehatan Rakyat

    by Walan. Id
    7 September 2026
    0
    0

    Walan.id - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Provinsi Banten melampaui target, tercatat hingga 3 September 2026, sekitar 6,6 juta...

    Ratu Rachmatuzakiyah saat meninjau Pos Pengamatan Gunung Api Anak Krakatau (GAK) Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi pada Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kemen ESDM) di Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka pada Minggu, 6 September 2026. Dok. (Ist)

    Dampak Erupsi GAK, Bupati Serang Intruksikan KBM di Tujuh Kecamatan Secara Daring

    by Walan. Id
    6 September 2026
    0
    0

    Walan.id - Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengintruksikan kegiatan belajar mengajar atau KBM sekolah di tujuh (7) kecamatan dilakukan secara daring...

    Walan.id
    adalah situs Portal Media Online yang bertujuan menyajikan konten berita terkini dan informatif.
    089528994714
    redaksiwalanid@gmail.com
    Facebook Twitter Youtube

    Category

    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    No Result
    View All Result
    • Home
    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id