Walan.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melaui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mencatat realisasi pajak per 31 Juli 2026 mencapai 50, 27 persen, Untuk penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kepala Bidang Pendataan, Pendaftaran dan Penetapan pada Bapenda Kabupaten Serang, Gungun Ahmad Wiguna mengatakan bahwa berdasarkan data yang masuk pertanggal 31 Juli 2026 mencapai 50,27 persen.
“Untuk pajak daerah, pertanggal 31 Juli itu sudah mencapai 50,27 persen, itu data yang sudah masuk.”ungkapnya kepada walan.id saat ditemui ruang kerjanya. Senin, (10/8).
Ia menjelaskan, capaian beberapa jenis pajak yang sudah on the track seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).
“Per 31 Juli 2026 seperti PKB masuk 45 persen, BPHTB 45 persen, terus ada option PKB sama BBNKB, dia baru diangka 46 persen. “jelasnya.
Selain itu, kata Gungun, untuk jenis pajak lainya seperti reklame, pajak air tanah (PAT), Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB), Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) restoran dan catering hingga PBJT tenaga listrik serta hotel.
“Reklame saja per 31 Juli 2026 mencapai 62 persen, lalu pajak air tanah sudah mencapai 66 persen, MBLB masuk 44 persen, PBJT restoran dan catering 58 persen, PBJT tenaga listrik 57 persen, kemudian hotel 60 persen, Parkir 61 persen dan hiburan baru di angka 58 persen.”ujarnya.
Menurutnya, upaya yang dilakukan Bapenda terus intensifikasi dan eksternifikasi seluruh jenis pajak di daerah. Bahkan pihakanya terus melakukan penagihan secara keliling yang berpotensi piutang.
“Khususnya memang di PBB kita lebih intens kepada bangunan-bangunan yang belum terakomodir bangunannya.” tandasnya.
Masih kata Gungun, pihaknya akan terus mendorong dan berupaya untuk meningkatkan PAD secara keseluruhan sampai akhir tahun.
“Secara keseluruhan itu memang baru 50 persen. Tapi ya mudah-mudahan sesuai dengan target yang sudah ditetapkan, kita coba maksimalkan upaya-upaya yang memang kita coba tempuh.”kata dia.
Lebih lanjut, Ia menyampaikan, Capaian tersebut juga meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kemarin tuh ada peningkatan dari segi realisasi, memang ada peningkatan dari tahun sebelumnya, jadi lebih-lebih tinggi lah realisasi itu sebenarnya. dari tahun 2025, coba push lagi.”tutupnya.












