ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, 6 November 2026, 01:23 WIB
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
No Result
View All Result
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial

Manfaatkan Jerami, Pemuda di Pontang Berhasil Kembangkan Budidaya Jamur Merang

Walan. Id by Walan. Id
in Ekonomi dan Bisnis
0

Walan.id – Pemuda asal Kecamatan Pontang Kabupaten Serang, Banten bernama Ahmad Rifki berhasil mengembangkan budidaya jamur merang di lahan kosong miliknya.

Ia mulai menekuni budidaya jamur merang itu sejak lama, namun baru bisa membangun tempat fermentasi sekitar bulan Mei tahun 2025.

Rifki mengatakan, awal mulai budidaya jamur merang itu berangkat dari keresahan terhadap adanya limbah padi yakni jerami yang biasa numpuk usai panen sawah.

Baca juga:

Bupati Serang Apresiasi Inovasi Budidaya Udang Vaname Berbasis Bioflok di Desa Domas

Dari situ, dirinya inisiatif melakukan pembelajaran otodidak dari video tutorial budidaya jamur merang melalui kanal YouTube.

Kini, dirinya berhasil membangun tempat budidaya seluas kurang lebih 10 meter di lahan kosong miliknya.

Rifki bilang, awal mulai budidaya jamur merang itu dirinya mengeluarkan modal sebesar Rp 4 juta untuk membangun gubuk yang dijadikan ruang fermentasi.

“Modal awal Rp 4 Juta, itu buat bikin gubuk dan peralatan lainnya,” ucapnya kepada wartawan pada Sabtu, (15/11/2025).

Baca juga:

Gerakan Tanam Padi dan Modernisasi untuk Ketahanan Pangan di Kabupaten Serang

Rifki menceritakan, proses budidaya jamur merang itu membutuhkan waktu yang tidak lama yakni dari mulai penanaman hingga panen hanya membutuhkan waktu 15 hari.

Dalam satu kali panen, kata Rifki, dirinya bisa menghasilkan 150 kilogram jamur merang dengan nominal pendapatan sekitar Rp 3 Juta.

Biasanya, lanjut Rifki, jamur merang di jual ke masyarakat setempat dan di pasar tradisional dengan harga yang berbeda.

“Kalau di jual di masyarakat itu per kilogramnya Rp 20 ribu, kalau ke pasar tradisional itu Rp 35 ribu,” katanya.

Baca juga:

Pemkab Serang-Brebes Jalin MoU Tingkatkan Produktivitas Bawang Guna Perkuat Ketapang

Rifki mengatakan, manfaat mengkonsumsi jamur merang bisa membantu kulit wajah menjadi glowing.

Bahkan, kata Dia, kandungan dalam jamur merang itu terdapat tinggi protein baik untuk kesehatan tubuh.

“Karena ini organik dan kandungan protein nya tinggi bisa membuat glowing wajah dan ini tidak ada campuran pestisida murni dari jerami padi yang di fermentasi,” ucapnya.

Saat ini, kata Rifki, dirinya masih memiliki keterbatasan lahan dan peralatan dalam budidaya jamur tersebut.

Oleh karenanya, kata Dia, dirinya membutuhkan perhatian dari Dinas Pertanian Pemkab Serang agar dapat support untuk kemajuan budidayanya.

Editor: Nurlan

Post Views: 721
Tags: Budidaya Jamur MerangFermentasiJeramiWarga Pontang
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kondisi Jembatan Asa Penghubung Kecamatan Lebakwangi – Carenang Memprihatinkan

Next Post

Dukung Program MBG, SPPG Mandaya Carenang Resmi Beroperasi

Related Posts

Perkuat Ekonomi Desa, PLN dan Wamendagri Dorong Transaksi Listrik Lewat KDKMP

Suasana saat petugas PLN melayani pelanggan dalam proses pembayaran listrik di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dok. (Ist)

Suasana saat petugas PLN melayani pelanggan dalam proses pembayaran listrik di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dok. (Ist)

by Walan. Id
5 November 2026
0
0
ShareTweetShare

Jaga Keandalan Listrik Sulawesi, PLN Tambah Pembangkit 50 MW di Sigi Sulteng

Petugas PLN saat melakukan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) berkapasitas total 50 megawatt (MW) di Sidera, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Penambahan pembangkit ini menjadi langkah antisipatif PLN untuk menjaga keandalan pasokan listrik Sulawesi di tengah kemarau berkepanjangan yang menyebabkan penurunan debit air dan berdampak pada produksi sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Dok (ist)

Petugas PLN saat melakukan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) berkapasitas total 50 megawatt (MW) di Sidera, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Penambahan pembangkit ini menjadi langkah antisipatif PLN untuk menjaga keandalan pasokan listrik Sulawesi di tengah kemarau berkepanjangan yang menyebabkan penurunan debit air dan berdampak pada produksi sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Dok (ist)

by Walan. Id
5 November 2026
0
0
ShareTweetShare

Gelar Gebyar Produk Ekspor, Bupati Serang Tekankan 4 Kunci Sukses UMKM Tembus Pasar Global

Pemkab Serang Menggelar Gebyar Produk Ekspor di Hotel SWISS Beliin Cikande. Dok. (Nurlan)

Pemkab Serang Menggelar Gebyar Produk Ekspor di Hotel SWISS Beliin Cikande. Dok. (Nurlan)

by Walan. Id
3 November 2026
0
0
ShareTweetShare

Ramadan Insight 2027: Telkomsel Enterprise Siapkan Strategi Kampanye Brand

Telkomsel Enterprise melalui solusi DigiAds membantu agency, advertiser, dan brand menyusun kampanye ramadan yang lebih relevan. Dok (ist)

Telkomsel Enterprise melalui solusi DigiAds membantu agency, advertiser, dan brand menyusun kampanye ramadan yang lebih relevan. Dok (ist)

by Walan. Id
28 Oktober 2026
0
0
ShareTweetShare

Bupati Serang Jadikan Ponpes Al Markaz Percontohan Pemberdayaan Ekonomi Agro Eduwisata

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan Wakil Bupati Serang Najib Hamas meninjau Agro Eduwisata di Ponpes Al Markaz Waringin Kurung. Dok. (Ist)

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan Wakil Bupati Serang Najib Hamas meninjau Agro Eduwisata di Ponpes Al Markaz Waringin Kurung. Dok. (Ist)

by Walan. Id
23 Oktober 2026
0
0
ShareTweetShare

PLN UID Banten Dukung Pengolahan Sampah Organik Jadi Kompos di Kampung ProKlim Mawar

Warga Kampung ProKlim Mawar, Kelurahan Sukasari, Kota Tangerang, Berhasil Mengolah Sampah Organik Menjadi Kompos untuk Tanaman. Dok. (Ist)

Warga Kampung ProKlim Mawar, Kelurahan Sukasari, Kota Tangerang, Berhasil Mengolah Sampah Organik Menjadi Kompos untuk Tanaman. Dok. (Ist)

by Walan. Id
22 Oktober 2026
0
0
ShareTweetShare
Next Post

Dukung Program MBG, SPPG Mandaya Carenang Resmi Beroperasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

Kasus Cemaran Radioaktif Cesium-137 di Cikande, Bupati Serang Bakal Relokasi Warga

1 tahun ago
0

Astra Infra Memprediksi 1.5 Juta Kendaraan Melintas di Ruas Tol Tangerang Merak, Selama Periode Libur Imlek dan Isra Mi’raj

2 tahun ago
0

Berita Terpopuler

    Suasana saat petugas PLN melayani pelanggan dalam proses pembayaran listrik di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dok. (Ist)

    Perkuat Ekonomi Desa, PLN dan Wamendagri Dorong Transaksi Listrik Lewat KDKMP

    by Walan. Id
    5 November 2026
    0
    0

    Walan.id – Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto bersama PT PLN (Persero) meninjau empat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)...

    Kepala Bidang Latihan dan Produktivitas Disnakertrans Kabupaten Serang, Muhammad Furqon, saat ditemui di kantornya. Kamis, (5/11/2026). Dok. (Nurlan)

    Disnakertrans Buka Pelatihan Satpam Gada Pratama Batch 2, 150 Peserta Jalani Tes Wawancara

    by Walan. Id
    5 November 2026
    0
    0

    Walan.id — Gelombang kedua pelatihan pembentukan SDM Satuan Pengamanan (Satpam) Gada Pratama Batch 2 di Kabupaten Serang kini memasuki tahap...

    Telkomsel Hadirkan THRIVE di Universitas Indonesia, Bekali Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja di Era AI

    by Walan. Id
    5 November 2026
    0
    0

    Walan.id – Telkomsel kembali menghadirkan program THRIVE yang sejalan dengan komitmen “Melayani Sepenuh Hati” sebagai wadah talenta muda Indonesia untuk...

    Petugas PLN saat melakukan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) berkapasitas total 50 megawatt (MW) di Sidera, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Penambahan pembangkit ini menjadi langkah antisipatif PLN untuk menjaga keandalan pasokan listrik Sulawesi di tengah kemarau berkepanjangan yang menyebabkan penurunan debit air dan berdampak pada produksi sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Dok (ist)

    Jaga Keandalan Listrik Sulawesi, PLN Tambah Pembangkit 50 MW di Sigi Sulteng

    by Walan. Id
    5 November 2026
    0
    0

    Walan.id - PT PLN (Persero) terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan Sulawesi dengan menambah pasokan listrik sebesar 50 megawatt (MW) melalui...

    Walan.id
    adalah situs Portal Media Online yang bertujuan menyajikan konten berita terkini dan informatif.
    089528994714
    redaksiwalanid@gmail.com
    Facebook Twitter Youtube

    Category

    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    No Result
    View All Result
    • Home
    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id