Walan.id – Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Kiat Berbenah Desa Kragilan, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten. Meluncurkan unit usaha peternakan ayam petelur guna meningkatkan Pendapatan sli Desa (PADes) dan mendukung ketahanan pangan.
Direktur Bumdes Kiat Berbenah, Ismail mengatakan, bahwa unit usaha budidaya ayam petelur ini sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar khususnya Desa Kragilan. Menurutnya, Saat ini pihaknya mengelola sekitar 800 ekor dengan penghasilan dalam sehari 30 kilogram.
“Kalo ayam bertelur yang dijalankan BUMDes kiat berbenah sekitar 800 ekor, dengan penghasilan telur dalam sehari 30 kilogram.
” ungkapnya kepada wartawan, Rabu, (23/7/2026).
Ia menjelaskan, pihaknya memilih jenis usaha ayam bertelur tersebut, menurutnya komponen produksi ayam petelur ini secara pemasaran sangat mudah dan dibutuhkan masyarakat.
Kalau dari perawatan, kata dia, mengikuti ketentuan dari tenaga ahli, dinas ketahanan pangan serta dinas peternakan.
“Nah kalau untuk perawatannya kita mengikuti ketentuan dari tenaga ahli dinas ketahanan pangan dan dokter hewan serta dinas terkait.”katanya.
Lebih lanjut, kata dia, kedepan pihaknya berencana menambah populasi ayam petelur dengan jumlah 1500 ekor.
“Untuk penambahan populasi kedepan insyaallah 1500 ekor dan mudah mudahan anggarannya tercukupi.” ujarnya.
Ia menargetkan, untuk peningkatan PADes sendiri bahwa pihaknya bisa berkontribusi pendapatan untuk RT dan RW.
Secara pemasaran, pihaknya menjual secara parsial kepada kios kios dan masyarakat sekitar.
“Untuk pemasaran, kami sudah ada langganan ke warung warung dan dijual perkerat, Dan itu sudah ngambil langsung ke kandang.” pungkasnya.
Sementara itu, Sekertaris Desa Kragilan, Elzan menyampaikan bahwa pihaknya untuk program ketahanan pangan ditahun 2026 masih ada sekitar 20 persen untuk penambahan BUMDes.
“Tahun ini masih ada untuk program ketahanan pangan sekitar 20 persen. Mudah mudahan segera cair secepatnya.”ungkapnya.
Bahkan kedepan, pihaknya menegaskan akan membantu BUMDes secara pemasaran supaya lebih meningkat.
“Untuk pergerakan ekonomi di desa alhamdulillah pergerakannya sudah melalui online langsung ke kepala unit BUMDes.”tegasnya.
Selain itu, kata Elzan, untuk Pendapatan Asli Desa (PADes) dari BUMDes sudah berjalan selama tiga tahun, ditambah lagi dari ketahanan pangan.
“Alhamdulillah untuk PADes dari BUMDes sudah berjalan selama tiga tahun, mungkin ditambah dengan ketapang ini.” tutupnya.
Penulis: Nurlan












