Walan.id – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria memantau pencarian 5 jurnalis dan 3 awak kapal yang hilang kontak di Selat Sunda. Nezar memastikan Kemkomdigi telah berkoordinasi dengan operator seluler untuk memantau sinyal dari area-area yang diduga menjadi titik kontak terakhir.
“Komdigi sendiri untuk memantau sinyal sinyal dan tanda tanda penggunaan smartphone area yang diduga insiden kehilangan kontak ini terjadi.”ungkapnya, Sabtu, (12/9).
Nezar mengatakan, terakhir diketahui data yang diterima kontak terakhir dan data yang diterima pada 7 September 2026 kelima jurnalis berada di pulau sabesi.
“Dengan demikian kita terus memantau, mencari dan sama sama kita berdoa supaya proses pencarian diberi kekuatan dan kita bisa menemukan delapan warga kita yang sekarang masih dalam pencarian di perairan selat sunda.”kata dia.
Sementara itu, Basarnas menyampaikan operasi pencarian hari kelima di perkuat melalui jalur laut dan udara, dengan mengerahkan belasan armada kapal dan helikopter.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad mengatakan, pencarian hari kelima kembali diperluas dengan membagi wilayah operasi ke dalam sektor-sektor untuk mengoptimalkan penyisiran.
“Memasuki hari kelima, kami kembali memperluas area pencarian dengan membagi wilayah menjadi beberapa sektor, baik melalui jalur laut maupun udara. Seluruh unsur SAR yang terlibat kami optimalkan untuk menyisir area yang telah ditentukan,” ujar Al Amrad.
Ia menegaskan, keselamatan personel tetap menjadi perhatian utama selama pelaksanaan operasi, mengingat kondisi perairan Selat Sunda yang dinamis.
“Kami akan terus melakukan upaya maksimal untuk menemukan delapan orang yang masih dalam pencarian. Setiap perkembangan di lapangan akan kami evaluasi dan setiap informasi yang berpotensi memberikan petunjuk akan segera ditindaklanjuti,” tegasnya .












