• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, 3 Februari 2026, 04:43 WIB
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
No Result
View All Result
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial

Menteri LH Pimpin Apel Kesiapsiagaan Soal Penanganan dan Kerawanan Bahaya Radioaktif Cesium-137 di Cikande

Walan. Id by Walan. Id
in Pemerintah
0
Menteri LH Hanif FAISOL Nurofiq saat Apel Kesiapsiagaan penanganan radioaktif di Halaman Polsek Cikande. Dok. (Ist)

Menteri LH Hanif FAISOL Nurofiq saat Apel Kesiapsiagaan penanganan radioaktif di Halaman Polsek Cikande. Dok. (Ist)

Walan.id – Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanganan Kerawanan Bahaya dan Dekontaminasi Radionuklida Cs-137 di halaman Mako Polsek Cikande, Polres Serang, Senin (13/10/2025).

Apel dipimpin langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup,  Hanif Nurofiq, sebagai bentuk komitmen negara dalam memastikan keselamatan masyarakat dan lingkungan dari ancaman paparan radiasi yang ada di Kawasan Industri Modern Cikande.

Dalam arahannya, Menteri Hanif menyampaikan bahwa apel kesiapsiagaan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kewaspadaan nasional terhadap potensi bahaya radioaktif.

“Negara harus hadir, tanggap, dan sigap dalam langkah pencegahan serta penanganan dini terhadap ancaman radiasi di industri ,” tegasnya di hadapan peserta apel.

Baca juga:

Satgas Cesium -137 Lokalisir Area Paparan Radioaktif di Cikande

Menteri Hanif menjelaskan, sebanyak sembilan pekerja di Kawasan Industri Modern Cikande terdeteksi terpapar radionuklida Cesium-137 (Cs-137). Para pekerja tersebut telah mendapatkan penanganan medis intensif dan kini berada di rumah masing-masing dalam kondisi baik di bawah pengawasan Dinas Kesehatan.

“Dari hasil deteksi, ditemukan beberapa titik dengan intensitas mencapai 3.000 mikrosievert, atau sekitar 50 juta kali lipat di atas radiasi alamiah normal. Angka ini tentu sangat serius dan memerlukan penanganan cepat, tepat, dan terkoordinasi,” jelasnya.

Menurutnya, penanganan cepat tersebut merupakan hasil kerja sama lintas kementerian dan lembaga, termasuk BRIN, BAPETEN, BNPB, dan TNI-Polri yang tergabung dalam satuan tugas nasional. “Kita bersyukur, berkat kerja keras semua pihak, para pekerja dapat ditangani secara dini dan berhasil diselamatkan dari dampak lebih buruk,” ujarnya.

Baca juga:

Menteri Lingkungan Hidup Perketat Import Scrab Besi dan Baja, Buntut Radioaktif di Cikande

Menteri Hanif menegaskan, apel ini memiliki arti strategis karena menjadi bagian dari tugas kemanusiaan pemerintah dalam menjaga keselamatan publik dan lingkungan industri. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dan kolaborasi lintas instansi agar setiap langkah penanganan dapat menghasilkan keputusan dan tindakan nyata tanpa jeda.

Pemerintah, kata Hanif, akan terus mengedepankan pendekatan ilmiah dengan berpedoman pada peta zonasi risiko radiasi yang telah disusun dan dimutakhirkan oleh BRIN serta BAPETEN. “Peta ini menjadi acuan penting agar area terdampak tidak meluas dan masyarakat tetap aman dari kontaminasi sekunder,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa area terkontaminasi harus menjadi zona terbatas untuk mencegah penyebaran radiasi. “Seluruh pihak wajib mengikuti pedoman dan kesepakatan yang telah ditetapkan oleh BRIN dan BAPETEN. Tidak boleh ada aktivitas tanpa izin di area tersebut,” tegas Hanif.

Baca juga:

Menteri KLH Telusuri Jejak Sumber Radioaktif di Cikande, Dosis Radiasi Ditemukan di PT PMT

Lebih lanjut, Menteri Hanif menekankan bahwa pemerintah tidak akan memberikan kompromi terhadap pihak mana pun yang berpotensi membahayakan keselamatan publik. “Keselamatan rakyat dan stabilitas ekonomi nasional adalah prioritas. Tidak boleh ada kelalaian,” ujarnya dengan tegas.

Saat ini, tim teknis sedang melakukan pelacakan sumber radiasi yang diduga berasal dari bahan logam seperti skrup, besi, dan baja. Penelusuran dilakukan secara ilmiah dan menyeluruh untuk memastikan seluruh material berbahaya dapat diamankan dan dinetralisir.

Pemerintah menargetkan aktivitas operasional industri logam di kawasan tersebut akan kembali berjalan pada awal tahun 2026, setelah seluruh proses dekontaminasi dan verifikasi keselamatan selesai dilakukan.

“Proses dekontaminasi dilakukan secara total. Aktivitas industri hanya boleh dibuka kembali setelah dinyatakan aman berdasarkan hasil verifikasi lapangan,” jelas Hanif.

Baca juga:

5 Kendaraan Tertahan Akibat Terkontaminasi Radioaktif Cs-137 di Kawasan Modern Cikande 

Ia menambahkan, peristiwa ini menjadi momentum penting agar kejadian serupa tidak terulang di wilayah industri lainnya. “Kita belajar dari pengalaman ini. Ke depan, setiap kawasan industri wajib memiliki sistem keamanan radiasi yang terintegrasi dan dipantau secara berkala,” katanya.

Pemerintah daerah juga telah menyiapkan fasilitas pendukung dekontaminasi untuk memastikan pengawasan berjalan berkelanjutan. Sementara itu, BRIN dan BAPETEN akan menggencarkan sosialisasi serta edukasi keselamatan radiasi kepada seluruh pelaku industri di kawasan Cikande.

Selain itu, pemerintah menempatkan personel KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) dari unsur aparat untuk membantu proses sosialisasi dan pengendalian di lapangan. Langkah ini diambil agar informasi terkait bahaya radiasi tersampaikan secara tepat kepada masyarakat dan pekerja industri.

Menutup arahannya, Menteri Hanif mengajak seluruh peserta apel untuk menjalankan amanah ini dengan semangat tanggung jawab dan disiplin tinggi.

“Disiplin adalah kunci, keselamatan adalah tujuan. Dengan kerja sama dan semangat kebersamaan, kita wujudkan Indonesia bersih dari kontaminasi radionuklida Cs-137 serta menjamin lingkungan industri yang sehat dan aman,” pungkasnya.

Hadir dalam apel, Gubernur dan Ketua DPRD Banten, Kapolda dan Pejabat Utama Polda Banten, Kasrem 064 Maulana Yusuf, Komandan Detasemen Zeni Nubika, Dansat KBRN Pas Gegana Korbrimob Polri, Kepala BAPETEN, Kepala BRIN, Bupati Serang, Dandim 0602 Serang, Wakapolres Serang, Muspika Cikande serta Kepala Desa se Kecamatan Cikande.

Source: Gesit.co.id

Post Views: 714
Tags: DekontaminasiKawasan Modern CikandeMenteri LH Hanif Faisol NurifiqPenanganan Bahaya RadioaktifRadioaktif Cesium-137
ADVERTISEMENT
Previous Post

Lunturnya Rasa Nasionalisme: Tantangan Warga Negara di Era Globalisasi

Next Post

Menteri LH Ungkap Penyebab Paparan Radiasi Radioaktif Cesium-137 dari Scrub Sisa Peleburan Besi dan Baja

Related Posts

Habiskan 300 Kg Beras Perhari, Tagana Kabupaten Serang Cover 1.520 Warga Terdampak Banjir di Tiga Kecamatan

by Walan. Id
2 Februari 2026
0
0
ShareTweetShare

Pasca Banjir, Baznas Kabupaten Serang Tinjau Warga di Mekarsari Carenang

by Walan. Id
2 Februari 2026
0
0
ShareTweetShare

Bencana di Wilayah Kabupaten Serang, BPBD Jadi Garda Terdepan

Kepala BPBD Kabupaten Serang Ajat Sudrajat. Dok. Nurlan

Kepala BPBD Kabupaten Serang Ajat Sudrajat. Dok. Nurlan

by Walan. Id
2 Februari 2026
0
0
ShareTweetShare

Kolaborasi Bupati dan DPRD Kabupaten Serang Bantu Korban Terdampak Banjir

by Walan. Id
1 Februari 2026
0
0
ShareTweetShare

DPRD Kabupaten Serang Kontraproduktif saat RDP Penanggulangan Bencana, Amin Nazili Angkat Bicara

by Walan. Id
30 Januari 2026
0
0
ShareTweetShare

Wakil Ketua DPRD Abdul Gofur Tinjau Warga Terdampak Banjir dan Salurkan Bantuan di Mekarsari

by Walan. Id
29 Januari 2026
0
0
ShareTweetShare
Next Post
Gegana Polri Lokalisir paparan radioaktif di Kawasan Industri Modern Cikande. dok. (Walah.id)

Menteri LH Ungkap Penyebab Paparan Radiasi Radioaktif Cesium-137 dari Scrub Sisa Peleburan Besi dan Baja

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak Meningkat, DKBP3A: 68 Kasus Selama Pertengahan Juli 2025

6 bulan ago
0

Pengamat Politik Menilai Bawaslu Kabupaten Serang Lemah secara Pengawasan sebelum Terjadi PSU

11 bulan ago
0

Berita Terpopuler

    Habiskan 300 Kg Beras Perhari, Tagana Kabupaten Serang Cover 1.520 Warga Terdampak Banjir di Tiga Kecamatan

    by Walan. Id
    2 Februari 2026
    0
    0

    Walan.id - Dapur umum yang didirikan Tagana Kabupaten Serang yang berlokasi di Desa Mekarsari, Kecamatan Carenang untuk membantu warga yang...

    Pasca Banjir, Baznas Kabupaten Serang Tinjau Warga di Mekarsari Carenang

    by Walan. Id
    2 Februari 2026
    0
    0

    Walan.id - Bazanas Kabupaten Serang meninjau warga kampung Selawe, Desa Mekarsari, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, yang terdampak pasca banjir. Senin,...

    Kepala BPBD Kabupaten Serang Ajat Sudrajat. Dok. Nurlan

    Bencana di Wilayah Kabupaten Serang, BPBD Jadi Garda Terdepan

    by Walan. Id
    2 Februari 2026
    0
    0

    Walan.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang dalam penanganan banjir dan longsor di wilayah Kabupaten Serang jadi garda...

    Koordinator BPP Kecamatan Carenang Riyana. Dok. Nurlan

    Akibat Terendam Banjir, Ratusan Hektar Lahan Pertanian di Carenang Gagal Panen

    by Walan. Id
    2 Februari 2026
    0
    0

    Walan.id - Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Carenang mengidentifikasi lahan sawah yang terdampak banjir di wilayah Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang,...

    Walan.id
    adalah situs Portal Media Online yang bertujuan menyajikan konten berita terkini dan informatif.
    089528994714
    redaksiwalanid@gmail.com
    Facebook Twitter Youtube

    Category

    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    No Result
    View All Result
    • Home
    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id