• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, 3 Februari 2026, 04:38 WIB
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
No Result
View All Result
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial

CVT Motor Matik Terasa Lemah Saat Tanjakan, Kenali Penyebabnya Berikut Ini!

Walan. Id by Walan. Id
in Nasional, Otomotif, Pendidikan, Teknologi
0

Walan.id – Saat ini motor matic menjadi salah satu jenis kendaraan yang paling memiliki banyak peminat. Selain karena menawarkan kemudahan dalam berkendara, motor matic juga kerap digadang-gadang sebagai motor yang lebih hemat bahan bakar. Tak heran jika kehadirannya pun kemudian memikat banyak kalangan masyarakat untuk memilikinya.

Motor matik memang terkenal nyaman untuk berkendara di perkotaan karena penggunaannya yang praktis tanpa kopling dan tuas gigi. Namun, banyak pengguna motor matik yang mengeluh kalau performa motor terasa lemah atau loyo saat melewati tanjakan. Salah satu komponen penting dalam motor matik yang berperan besar di sini adalah CVT (Continuously Variable Transmission). CVT berfungsi sebagai sistem transmisi otomatis yang mengatur pergerakan motor tanpa perlu pergantian gigi manual.

Honda Keluarkan Motor Model Klasik 2024, Kamax Super Pro 125 Sudah Ada di Dealer lho?

Dilansir dari Website Honda, jika CVT motor matik kamu terasa lemah saat menghadapi tanjakan, ada beberapa penyebab yang perlu diperhatikan:

1. V-Belt Aus atau Longgar

V-Belt adalah komponen utama dalam CVT yang bertugas meneruskan tenaga dari mesin ke roda belakang. Jika V-Belt sudah aus, kering, atau longgar, performa motor saat melewati tanjakan pasti akan menurun. Hal ini karena V-Belt tidak bisa mentransfer tenaga dengan maksimal. Solusinya adalah mengecek kondisi V-Belt secara berkala dan menggantinya jika sudah aus. Biasanya, V-Belt perlu diganti setiap 20.000 – 25.000 km, tergantung kondisi pemakaian.

2. Roller CVT yang Sudah Aus

Roller CVT berfungsi mengatur perputaran pulley di dalam CVT. Jika roller sudah aus atau beratnya tidak seimbang, kinerja CVT akan terganggu, terutama saat motor membutuhkan tenaga lebih besar seperti di tanjakan. Roller yang sudah tidak presisi akan membuat akselerasi motor menjadi lambat, dan tarikan terasa loyo. Solusinya, segera cek kondisi roller dan ganti jika sudah aus atau tidak seimbang.

3. Kampas Ganda yang Aus

Kampas ganda berfungsi sebagai komponen yang menghubungkan mesin dengan roda belakang ketika gas dibuka. Jika kampas ganda sudah aus atau kotor, proses transfer tenaga akan terganggu. Ini yang sering jadi penyebab motor terasa sulit melaju dengan baik, terutama di tanjakan. Kampas ganda yang aus harus segera diganti, sementara yang kotor cukup dibersihkan.

4. Pulley yang Kotor atau Aus

Pulley pada CVT berfungsi sebagai tempat berputarnya V-Belt. Jika pulley dalam kondisi kotor atau aus, putaran V-Belt jadi tidak maksimal, sehingga tenaga yang dihasilkan motor pun berkurang. Cek kondisi pulley dan bersihkan secara berkala dari kotoran atau debu yang menempel. Jika pulley sudah aus, sebaiknya segera diganti agar tidak merusak komponen lain dalam CVT.

5. Kurangnya Perawatan CVT

CVT adalah komponen yang rentan terhadap debu dan kotoran. Jika motor sering digunakan di jalan berdebu atau hujan, kotoran bisa menumpuk di dalam rumah CVT. Kotoran ini dapat mengganggu kinerja komponen-komponen di dalamnya, seperti pulley, roller, dan V-Belt, sehingga performa motor jadi menurun saat menghadapi tanjakan. Pastikan kamu rutin melakukan servis CVT setiap 8.000-10.000 km untuk membersihkan bagian-bagian yang kotor dan memastikan kinerjanya tetap optimal.

6. Penggunaan Bensin Berkualitas Rendah

Kualitas bahan bakar juga bisa mempengaruhi performa motor matik, terutama saat menghadapi tanjakan. Bensin dengan oktan rendah bisa membuat pembakaran di ruang mesin kurang sempurna, sehingga tenaga yang dihasilkan mesin tidak maksimal. Sebaiknya, gunakan bahan bakar dengan oktan yang sesuai dengan spesifikasi motor, terutama jika motor sering dipakai untuk perjalanan jauh atau melewati medan tanjakan.

7. Mesin Overheat

Saat melewati tanjakan, mesin bekerja lebih keras. Jika sistem pendingin motor tidak berfungsi dengan baik atau sudah waktunya servis, mesin bisa mengalami overheat. Mesin yang terlalu panas akan membuat performa motor menurun, terutama saat menghadapi medan berat seperti tanjakan. Pastikan motor memiliki sistem pendingin yang baik, baik itu melalui sirkulasi oli maupun radiator (untuk motor yang menggunakan pendingin cair).

8. Kampas Rem Seret

Meskipun terlihat sepele, kampas rem yang seret atau terlalu menempel pada piringan rem juga bisa membuat motor terasa berat saat naik tanjakan. Jika kampas rem terlalu rapat, roda belakang akan terasa tertahan, dan motor kehilangan tenaga saat menanjak. Solusinya, cek kondisi kampas rem secara berkala dan pastikan jaraknya tidak terlalu rapat dengan piringan rem.

Kesimpulan

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan motor matik terasa lemah saat tanjakan, mulai dari V-Belt yang aus, roller yang tidak seimbang, hingga perawatan CVT yang kurang optimal. Rutin melakukan pengecekan dan servis pada komponen CVT sangat penting agar performa motor tetap optimal, terutama saat melewati tanjakan atau medan berat. Dengan menjaga CVT dan komponen lainnya dalam kondisi prima, kamu bisa menikmati perjalanan tanpa khawatir motor loyo di tanjakan!

Post Views: 413
Source: Honda
Tags: CVTHondaMotor MaticPenyebabPerforma motorTanjakan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Polisi Tangkap Empat Tersangka Penipuan Calon Tenaga Kerja di Wilayah Serang

Next Post

Organisasi Mahasiswa Hamas Adakan Diskusi Publik Hearing Bersama Calon Walikota Serang

Related Posts

RDP DPRD Kabupaten Serang Soal Penanganan Banjir Dikritik Aktivis Cikoja

by Walan. Id
30 Januari 2026
0
0
ShareTweetShare

Wabup Najib Hamas Ajak Guru Perkuat Pola Komunikasi Pembelajaran kepada Generasi Alpha

by Walan. Id
18 Januari 2026
0
0
ShareTweetShare

Penguatan SPI Wajib Dilakukan, Negara Tak Boleh Longgar Awasi Rumah Sakit BLU

Syahrial (Mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur)

Syahrial (Mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur)

by Walan. Id
13 Januari 2026
0
0
ShareTweetShare

Bupati Ratu Zakiyah Ajak Jaga Akhlakul Karimah Anak Didik di HAB Kemenag ke-80

by Walan. Id
3 Januari 2026
0
0
ShareTweetShare

LKBH Fakultas Syariah UIN SMH Banten Buka Layanan Bantuan Hukum Gratis

by Walan. Id
18 Desember 2025
0
0
ShareTweetShare

Kurangnya Perhatian terhadap Pendidikan, Ancaman Nyata Masa Depan Bangsa

by Walan. Id
17 Desember 2025
0
0
ShareTweetShare
Next Post

Organisasi Mahasiswa Hamas Adakan Diskusi Publik Hearing Bersama Calon Walikota Serang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

Wabup Serang Najib Hamas Ajak Generasi Muda Rawat Budaya Golok Ciomas

3 bulan ago
0

Kenaikan Indeks Keterbukaan Informasi Publik Provinsi Banten Tertinggi Kedua se-Jawa Bali

1 tahun ago
0

Berita Terpopuler

    Habiskan 300 Kg Beras Perhari, Tagana Kabupaten Serang Cover 1.520 Warga Terdampak Banjir di Tiga Kecamatan

    by Walan. Id
    2 Februari 2026
    0
    0

    Walan.id - Dapur umum yang didirikan Tagana Kabupaten Serang yang berlokasi di Desa Mekarsari, Kecamatan Carenang untuk membantu warga yang...

    Pasca Banjir, Baznas Kabupaten Serang Tinjau Warga di Mekarsari Carenang

    by Walan. Id
    2 Februari 2026
    0
    0

    Walan.id - Bazanas Kabupaten Serang meninjau warga kampung Selawe, Desa Mekarsari, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, yang terdampak pasca banjir. Senin,...

    Kepala BPBD Kabupaten Serang Ajat Sudrajat. Dok. Nurlan

    Bencana di Wilayah Kabupaten Serang, BPBD Jadi Garda Terdepan

    by Walan. Id
    2 Februari 2026
    0
    0

    Walan.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang dalam penanganan banjir dan longsor di wilayah Kabupaten Serang jadi garda...

    Koordinator BPP Kecamatan Carenang Riyana. Dok. Nurlan

    Akibat Terendam Banjir, Ratusan Hektar Lahan Pertanian di Carenang Gagal Panen

    by Walan. Id
    2 Februari 2026
    0
    0

    Walan.id - Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Carenang mengidentifikasi lahan sawah yang terdampak banjir di wilayah Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang,...

    Walan.id
    adalah situs Portal Media Online yang bertujuan menyajikan konten berita terkini dan informatif.
    089528994714
    redaksiwalanid@gmail.com
    Facebook Twitter Youtube

    Category

    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    No Result
    View All Result
    • Home
    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id