Walan.id – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang, Banten. membuka program beasiswa anak petani ke jepang.
Diketahui, Program tersebut hasil kerjasama Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto dengan Presiden Direktur Exceed Cooperative Japan Watanabe Daisuke dan Harada Tsubasa.
Kepala DKPP Kabupaten Serang, Suhardjo mengatakan program ini membuka peluang bagi pemuda dan petani milenial untuk bisa magang ke Jepang.
“Kemendes Terima kasih pak, ini membuka peluang pemuda pemuda kita petani milenial untuk bisa belajar ke jepang.”ungkapnya, Kamis, (30/9/2026).
Suhardjo menjelaskan, ada perbedaan antara magang, beasiswa dan sekolah, kalau magang mereka hanya kerja dan kontrak paling sekitar 6 bulan sampai 1 tahun.
“Paling kontrak sekitar enam bulan sampai satu tahun bahkan dua tahun dan kembali hanya gaji yang didapatkan.”jelasnya.
Untuk Pekerja, dikatakan Suhardjo, hanya sebagai pekerja saja sesuai dengan skill yang dimiliki, Sementara, kalau beasiswa bisa diberikan kemudahan untuk sekolah ke Jepang selama dua tahun.
“Namun didalam masa pendidikan kita mendapatkan gaji sekitar Rp. 17,800.000 tiap bulannya untuk biaya hidup disana.” ujarnya.
Kemudian, kata dia, setelah mengikuti pendidikan dan lulus nanti ada ikatan dinas yang harus bekerja di Jepang.
“Tentu dengan pendidikan yang cukup skill dari sarana pendidikan tentunya kita mempunyai bergening dengan perusahaan perusahaan. Minimal kita mendapatkan gaji Rp. 30 juta per bulan.”kata dia.
Ia berharap, setelah 5 tahun kontrak di Jepang dan kembali ke Indonesia bisa mengoptimalkan potensi di desa masing masing untuk membangun desa modal yang ia miliki sendiri.
“Jadi harapan kami semangat petani milenial yuk kesempatan ini manfaatkan sebaik baiknya.”harapnya.
Suhardjo menyampaikan, dari program tersebut baru sekitar 15 orang yang mendaftar melalui dinas ketahanan pangan dan pertanian (DKPP) Kabupaten Serang, sehingga pihaknya masih membuka ruang bagi yang berminat.
“Kalau kouta sementara masih terbuka, kemarin dari informasi Nara sumbernya sampai tiga ribuan.” ujarnya.
Persyaratan Program Beasiswa Anak Petani ke Jepang
Ia mengatakan, persyaratan dari program beasiswa petani milenial ini pendidikan SMA/SMK dan maksimal umur 26 tahun.
“Ada pendaftaran online, nanti yang sudah mendaftar nanti kumpul di DKPP Kabupaten Serang, kami sediakan aula, wifi, untuk bisa mengakses formulir yang tersedia.”kata dia.
Lebih lanjut, Suhardjo menuturkan setelah mengisi formulir melalui online nanti pihaknya memberikan kode untuk melancarkan pendaftaran.
“Kalau pendaftaran di kita berkaitan dengan pertanian, tapi di dinas lain juga memberikan informasi di selain pertanian. Ada sektor Industri, Pariwisata, itu ada stand masing masing.”tuturnya.
Ia berharap, karena di DKPP Kabupaten Serang masih membutuhkan tenaga tenaga pendidikan dari Jepang bagus mengolah pertanian.
“Karena petani milenial kita itu sangat minim dari jumlah poktan 2177 poktan yang ada hanya ada 22 poktan yang milenial jadi hanya 1 persen.” pungkasnya.
Penulis: Nurlan
Simak Vidio YouTube Walan.id











