Walan.id – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang melalui Bidang Prasarana meninjau program Irigasi Porpompaan (Irpom) di wilayah Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, Banten. Selasa, 28 Juli 2026.
Program Irigasi Perpompaan (Irpom) yang bertujuan untuk menyediakan akses air yang mudah bagi lahan pertanian, mengatasi masalah kekeringan, dan meningkatkan frekuensi panen petani dari satu kali menjadi dua hingga tiga kali dalam setahun.
Kepala Bidang Prasarana, Syariful Hidayat menyatakan bahwa pihaknya melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) program bantuan irigasi perpompaan (Irpom) dari Kementan di dua titik kelompok tani yaitu kelompok tani Panca Intan 4 dan kelompok tani Karya Tani 3 yang ada di wilayah Kecamatan Carenang.
“Hari ini kita dari dinas pertanian meninjau bantuan dari kementerian terkait program irigasi perpompaan.”ungkapnya kepada wartawan, (28/7).
Menurutnya, kondisi dilapangan terlihat mulai dari bangunan cukup baik dan bagus, selain itu tempatnya strategis karena berdekatan dengan sungai. Bahkan manfaatnya untuk mengairi area persawahan 25 hektar.
Lebih lanjut, Kata dia, untuk bangunan sendiri terlihat sudah mencapai sekitar 70 persen dan sudah rampung, hanya tersisa tinggal untuk penambahan seperti perpipannya.
“Untuk sisanya kita menunggu pencarian tahap dua, karena bangunan beserta mesin pompa ini pertama dan sudah selesai anggarannya. Dan tinggal tahap dua untuk pembelian pipa.”katanya.
Masih kata, Syariful, setelah ini bakal ada uji petik dari kementerian, untuk tahun ini saja program irpom tahap dua sekitar 23 titik.
“Khusus kegiatan irpom tahap dua ini 23 titik dengan yang 9 titik yang terbagi di seluruh wilayah kabupaten serang.”pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Teras, Ata Sumarta menyampaikan ada dua kelompok tani yang mendapatkan program irigasi perpomoaan (Irpom) di Desa Teras. Bahkan, menurutnya program tersebut ditunggu masyarakat karena manfaatnya luar bisa bagi para petani.
“Tentu ini sangat menunjang sekali untuk kelancaran program pemerintah kita dengan menggerakkan ketahanan pangan tentu ini sangat membantu bagi petani khususnya di desa teras.” ujarnya.
Ia menjelaskan, untuk perairan sendiri para petani di desanya masih ketergantungan dengan pompanisasi.
“Dengan adanya bantuan irpom ini akan memberi kelancaran kegiatan petani ketika musim tanam tiba.”jelasnya.












