Walan.id – Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Mandaya Berkah perkuat ekonomi desa dengan membudidayakan unit usaha bebek petelur.
Direktur Bumdes Mandaya berkah, Suryana mengatakan saat ini pihaknya membudidayakan sebanyak 300 ekor bebek pertelur.
Langkah itu diambil, kata dia, unit usaha bebek bertelur cocok dengan letak geografis dan sebagai upaya penguatan ekonomi berbasis desa.
Bahkan, pihaknya menargetkan budidaya bebek petelur yang tengah dikembangkan tersebut secepatnya bisa dapat menghasilkan telur, agar bisa dijual dan menghasilkan untuk Pendapatan Asli Desa.
“Ada 300 bebek petelur, mudah-mudahan dua minggu lagi bisa bertelur dan hasilnya bisa meningkat ekonomi di desa,” ungkapnya, Selasa, (9/6/2026).
Selain itu, Kepala Desa Mandaya, Samudi menyampaikan, bahwasanya budidaya bebek petelur yang tengah dilakukan oleh BUMDes dinilai sudah tepat dikarenakan letak geografis yang cocok di wilayah Kecamatan Carenang.
Ia mengaku, akan bersinergi dengan SPPG atau Dapur Makanan Bergizi untuk menyuplai telur bebek tersebut dan berharap semoga berhasil sesuai dengan cita-cita untuk dapat meningkatkan nilai perekonomian.
“Saya harap BUMDes di desa bisa semakin berkembang dan ekonomi juga meningkat serta dapat menghasilkan untuk Pendapatan Asli Desa,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Carenang Imron mengaku, akan terus mendukung budidaya yang tengah dilakukan oleh BUMDes Mandaya dan pihaknya pun akan membantu mencari pasar untuk menjual hasil-hasil budidaya yang sedang dikembangkan tersebut
Imron berharap usaha yang tengah dikembangkan oleh BUMDes ini bisa membawa dampak baik bagi perekonomian yang berada di desa serta dapat meningkatkan Pendapatan Asli Desa.
“Saya minta BUMDes di Carenang ini bisa dikelola dengan baik dan meningkatkan nilai perekonomian yang berada di Desa,” pungkasnya.
Penulis: Nurlan













