• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, 8 Maret 2026, 05:09 WIB
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
No Result
View All Result
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial

Ketua PHRI Serang Sebut Awal 2026 Cukup Baik, Kunjungan Wisata Diprediksi Naik Usai Lebaran

Walan. Id by Walan. Id
in Wisata
0

Walan.id – Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Serang, Yurlena Bachman, menilai kondisi pariwisata di wilayah pantai Kabupaten Serang pada tahun 2026 berpotensi sedikit lebih menantang dibandingkan tahun sebelumnya. Hal tersebut disampaikannya saat menanggapi perbandingan jumlah wisatawan antara tahun 2025 dan 2026.

Menurut Yurlena yang juga merupakan pemilik Hotel Pesona Krakatau, berdasarkan informasi dari para pelaku hotel yang tergabung dalam PHRI, tren kunjungan wisatawan pada awal tahun 2026 terlihat cukup baik, bahkan sempat lebih bagus dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kalau di awal tahun, khususnya Januari, sebenarnya kondisinya cukup baik. Bahkan bisa dibilang lebih bagus dibandingkan tahun sebelumnya. Namun memasuki Maret, apalagi bertepatan dengan bulan puasa, biasanya memang ada penurunan. Itu sudah menjadi tren setiap tahun,” ujarnya.

Baca juga:

Jelang Libur Lebaran, Disporapar Kabupaten Serang dan PHRI Matangkan Persiapan Objek Wisata Anyer

Meski demikian, ia optimistis jumlah kunjungan wisatawan akan kembali meningkat setelah masa libur Lebaran hingga akhir tahun. Menurutnya, periode setelah Lebaran biasanya menjadi momentum kebangkitan sektor pariwisata di kawasan pantai.

Namun, ia mengakui terdapat sejumlah tantangan yang masih harus dihadapi, terutama terkait persepsi negatif terhadap kawasan wisata pantai. Wilayah Pantai Anyer, kata dia, kerap diterpa isu yang kurang baik menjelang musim liburan, seperti kekhawatiran terhadap gelombang tinggi atau bencana alam.

Padahal, menurutnya, kejadian tersebut tidak terjadi setiap saat dan sering kali pemberitaan yang berulang dapat memengaruhi minat wisatawan.

“Kadang wisata pantai Anyer ini selalu diterpa isu yang kurang baik menjelang Lebaran, seperti soal gelombang tinggi atau tsunami. Padahal itu kejadian yang sudah lama. Kalau terus diangkat kembali, tentu bisa memengaruhi minat wisatawan untuk datang,” jelasnya.

Baca juga:

Libur Nataru, Bupati Serang Pastikan Pantai Anyer – Cinangka Aman Dikunjungi

Selain faktor isu, kondisi ekonomi juga diperkirakan menjadi tantangan bagi sektor pariwisata di tahun 2026. Yurlena menilai daya beli masyarakat yang menurun dapat berdampak pada keputusan masyarakat untuk berlibur.

Meski demikian, ia tetap yakin bahwa kebutuhan masyarakat terhadap wisata tidak akan pernah hilang. Setelah menjalani rutinitas kerja yang padat, masyarakat tetap membutuhkan waktu untuk berlibur dan menyegarkan pikiran.

“Bagaimanapun orang tetap butuh hiburan dan wisata. Setelah rutinitas kerja dari Senin sampai Sabtu bahkan lebih, mereka pasti butuh tempat untuk refreshing,” katanya.

Ia juga berharap pemerintah tetap memberikan dukungan terhadap sektor perhotelan dan pariwisata yang telah menjadi bagian penting dalam perekonomian daerah. Menurutnya, investasi di sektor hotel dan wisata sudah cukup besar dan menyerap banyak tenaga kerja.

Baca juga:

Kolaborasi Gubernur dan Bupati Serang Bahas Kesiapan Wisata Anyer Jelang Libur Lebaran

PHRI Kabupaten Serang juga terus mendorong kolaborasi antara hotel, pelaku usaha, dan pemerintah daerah dalam mengembangkan destinasi wisata di kawasan Anyer. Saat ini, sejumlah objek wisata baru mulai bermunculan di wilayah tersebut yang diharapkan dapat memperpanjang lama tinggal wisatawan.

“Kami melihat sekarang mulai muncul objek wisata baru. Ini tentu bagus, karena wisatawan yang tadinya hanya menginap satu malam bisa tinggal lebih lama dan mengunjungi beberapa tempat wisata sekaligus,” ujarnya.

Meski fasilitas wisata sudah cukup lengkap, Yurlena menilai kawasan pantai di Kabupaten Serang masih membutuhkan pengembangan pada sektor wisata kuliner dan pusat belanja. Kehadiran pusat kuliner modern maupun brand makanan populer dinilai dapat menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan.

“Kalau makanan sebenarnya sudah banyak, tapi wisatawan biasanya juga punya selera tertentu seperti brand kopi atau makanan tertentu. Harapannya nanti ada kawasan wisata kuliner atau pusat belanja yang lebih berkembang,” katanya.

Baca juga:

Menteri Desa dan Bupati Serang Tinjau Kawasan Pantai Anyer Jelang Tahun Baru

Terkait momentum libur Lebaran, Yurlena menjelaskan bahwa puncak kunjungan wisatawan biasanya terjadi setelah hari raya. Berdasarkan pengalaman selama ini, lonjakan wisatawan mulai terasa sejak H+3 Lebaran.

Menurutnya, hal ini terjadi karena pada hari pertama dan kedua Lebaran masyarakat biasanya fokus bersilaturahmi dengan keluarga, sementara kegiatan wisata baru dilakukan beberapa hari setelahnya.

“Biasanya puncak kunjungan itu H+3 Lebaran sampai sekitar seminggu setelahnya. Karena pada saat itu masyarakat sudah selesai bersilaturahmi dan mulai memilih berlibur,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan harapan kepada pemerintah daerah agar terus meningkatkan infrastruktur di kawasan wisata, seperti perbaikan jalan, penerangan, serta pengaturan lalu lintas saat musim liburan.

Ia menekankan pentingnya pengelolaan informasi kepada publik agar tidak menimbulkan kekhawatiran yang berlebihan bagi wisatawan.

“Kami berharap jika ada pengaturan lalu lintas seperti buka tutup jalan atau sistem ganjil genap, itu disampaikan dengan baik. Tapi jangan sampai ada informasi yang menimbulkan kesan bahwa kawasan wisata ditutup, karena itu bisa berdampak pada pembatalan reservasi hotel,” ujarnya.

Yurlena menegaskan bahwa kolaborasi antara pelaku usaha dan pemerintah sangat penting untuk meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mendorong peningkatan pendapatan asli daerah dari sektor pariwisata. Dengan sinergi yang baik, ia optimistis kawasan pantai di Kabupaten Serang akan terus berkembang dan menjadi destinasi favorit wisatawan.

Post Views: 75
Tags: Kawasan Pantai AnyerKetua PHRI Yurlena RachmanLibur LebaranPHRI Kabupaten Serang
ADVERTISEMENT
Previous Post

Inovatif Dalam Pelayanan Publik, Bupati Pandeglang Dewi Setiani Raih Ekbispar Award 2026

Related Posts

Bupati Serang Percepat Kerjasama Investasi Delegasi Tiongkok di Pulau Tunda

by Walan. Id
21 September 2025
0
0
ShareTweetShare

Pemkot Serang Mau Ambil Alih 8 Pulau Milik Kabupaten Serang, Bahrul Ulum: Itu Ada Aturan dan Regulasinya

by Walan. Id
13 Agustus 2025
0
0
ShareTweetShare

Pemkot Serang Klaim Sejumlah Wilayah Pemkab Jadi Aset Kota, Pulau Panjang Jadi Rebutan

Desa Pulau Panjang Dok. DKP Banten/Tangkapan layar

Desa Pulau Panjang Dok. DKP Banten/Tangkapan layar

by Walan. Id
7 Agustus 2025
0
0
ShareTweetShare

Situs Petapan Peninggalan Purbakala dan Sejarah Banten

by Walan. Id
21 Juli 2025
0
0
ShareTweetShare

Peringati 10 Muharam, Bupati Serang Apresiasi Inisiatif Desa Curuggoong Gelar Festival Bubur Asyuro

by Walan. Id
6 Juli 2025
0
0
ShareTweetShare

Remaja Asal Binuang Dilaporkan Hilang Terseret Ombak Saat Berenang di Pantai Anyer

by Walan. Id
2 Juli 2025
0
0
ShareTweetShare

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

Kopdes Merah Putih akan Dibentuk di 326 Desa se Kabupaten Serang

10 bulan ago
0

Hasil Pleno Rekapitulasi Suara KPU Banten, Sah Dimenangkan Andra Soni – Dimyati

1 tahun ago
0

Berita Terpopuler

    Ketua PHRI Serang Sebut Awal 2026 Cukup Baik, Kunjungan Wisata Diprediksi Naik Usai Lebaran

    by Walan. Id
    8 Maret 2026
    0
    0

    Walan.id - Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Serang, Yurlena Bachman, menilai kondisi pariwisata di wilayah pantai Kabupaten...

    Inovatif Dalam Pelayanan Publik, Bupati Pandeglang Dewi Setiani Raih Ekbispar Award 2026

    by Walan. Id
    7 Maret 2026
    0
    0

    Walan.id - Komitmen Pemerintah Kabupaten Pandeglang dalam menghadirkan terobosan pelayanan publik mendapat apresiasi tinggi. Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, resmi...

    Basarnas Banten Evakuasi Kapten Kapal Tanker Asal Rusia di Perairan Cilegon

    by Walan. Id
    7 Maret 2026
    0
    0

    Walan.id — Tim dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melalui Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten melakukan operasi evakuasi medis...

    Bupati Serang Kunjungi Keluarga Korban Rumah Ambruk di Ciruas yang Menyebabkan Meninggal Dunia

    by Walan. Id
    7 Maret 2026
    0
    0

    Walan.id – Bupati Serang Ratu Zakiyah mengunjungi kediaman korban rumah ambrol di Kampung Cimiung, Desa Pulo, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang,...

    Walan.id
    adalah situs Portal Media Online yang bertujuan menyajikan konten berita terkini dan informatif.
    089528994714
    redaksiwalanid@gmail.com
    Facebook Twitter Youtube

    Category

    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    No Result
    View All Result
    • Home
    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id