Walan.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serang terus melakukan berbagai upaya dalam menanggulangi dampak banjir yang terjadi di sejumlah wilayah. Hal tersebut disampaikan Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kabupaten Serang, Desi Ferawati, saat menghadiri peresmian Gedung Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Kibin di Kampung Ciwajik, Desa/Kecamatan Kibin, Selasa (3/2/2026).
Menurut Desi, banjir merupakan kondisi alam yang tidak dapat diprediksi waktu datang dan perginya. Oleh karena itu, dibutuhkan langkah antisipatif melalui sinergi yang berkelanjutan antara DPRD dan dinas-dinas terkait.
“Banjir ini berdampak luas, terutama pada kesehatan masyarakat. Maka Komisi IV DPRD harus berkolaborasi dengan dinas terkait untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan dengan baik,” ujarnya.
Baca juga:
Bupati Serang Resmikan Puskesmas Kibin, Ratu Zakiyah: Dahulukan Layanan dari Sisi Kemanusiaan
Selain sektor kesehatan, Desi juga menyoroti dampak banjir terhadap fasilitas umum lainnya seperti sekolah dan tempat ibadah yang mengalami kerusakan. Ia menegaskan perlunya koordinasi lintas sektoral agar penanganan dapat dilakukan secara menyeluruh.
“Pada intinya, kita ini satu kesatuan Pemerintah Daerah, baik eksekutif, legislatif, maupun kepala daerah. Ini adalah masalah bersama dan PR bersama yang harus diselesaikan secara gotong royong,” tegasnya.
Desi turut mengapresiasi langkah Pemerintah Daerah Kabupaten Serang, khususnya Bupati Serang, yang secara langsung turun ke lokasi bencana untuk mengunjungi warga terdampak dan menyalurkan bantuan.
Baca juga:
Desi Ferawati dan Kiprahnya dalam Mendukung Pasangan Zakiyah-Najib di Pilkada 2024
Ia juga menyampaikan langkah konkret yang telah dilakukan DPRD dalam pengawasan dan pengawalan bantuan. Saat turun ke salah satu Desa di Kecamatan Cikande, Desi menemukan dua rumah warga dengan kondisi sangat memprihatinkan. Pemilik rumah tersebut diketahui berprofesi sebagai buruh tani.
“Alhamdulillah, dari proses awal hingga realisasi, kedua rumah tersebut kini mendapatkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dengan melibatkan dinas terkait seperti Perkim dan Kominfo,” jelasnya.
Ke depan, Desi memastikan DPRD Kabupaten Serang akan terus melakukan pemantauan langsung di lapangan. Ia bahkan berencana meninjau dapur umum di wilayah Tanars sebagai bagian dari pengawasan penanganan bencana.
“Insya Allah besok kami akan turun langsung ke dapur umum untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak benar-benar terpenuhi,” pungkasnya.***












