• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, 3 Februari 2026, 05:31 WIB
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
No Result
View All Result
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial

Soal Jejak Radioaktif di Cikande, Deputi LH Temukan Sumber Cesium – 137

Walan. Id by Walan. Id
in Ekonomi dan Bisnis, Nasional, Pemerintah
0

Walan.id – Soal perkembangan penanganan dan penegakan hukum terkait udang beku asal Indonesia yang terpapar radioaktif kini ditindaklanjuti lingkungan hidup.

Deputi Penegakan Hukum Lingkungan Hidup bersama tim gabungan yang terdiri dari Bareskrim, Gegana Polri, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) melakukan Investigasi mendalam di kawasan Cikande Kabupaten Serang, Banten, Kamis, (11/9/2025) .

Deputi Penagakan Hukum Lingkungan Hidup Irjen Pol Rizal Irawan mengatakan bahwa penemuan berawal dari hasil uji Food and Drugs Administration (FDA) Amerika Serikat yang mengidentifikasi adanya kandungan Cs-137 pada produk Breaded shirmp sebesar 117 Bq/Kg. Meskipun hasil tersebut berada dibawah batas FDA yang ditetapkan sekitar 1200 Bq/kg dan dibawah standar Indonesia tim gabungan bergerak cepat untuk melakukan inspeksi dan memastikan tidak ada potensi bahaya radiasi yang lebih besar.

“Hasil dari pemeriksaan itu ternyata yang pasti bukan dari air laut kita dan bukan dari bahan baku udang.”ungkapnya kepada wartawan di hotel Swiss bellin Cikande, Kamis, (11/9/2025).

Baca juga:

Ini Pengakuan Kades Cemplang Saat Dilokasi Pengeroyokan Humas KLH dan Wartawan di PT GRS Jawilan

Rizal menjelaskan, setelah di cek di tambak udang oleh KKP, Bapeten dan Brimob ternyata aman.

“Setelah kita cek ternyata awal terkontaminasi di PT BMS ketika Packing,”ujarnya.

Kemudian, Ia menuturkan LH dan Gegana serta Bareskrim langsung ke lokasi PT BMS menggunakan peralatan lengkap bahkan ada beberapa lokasi yang terkontaminasi yaitu di blower ataupun ventilator.

“Jadi kesimpulan sementara dari hasil stak itu kita baru melakukan pemeriksaan kebeberapa tempat ternyata mengerucut ke PT PMT.”tuturnya.

Baca juga:

5 Pelaku dan 2 Oknum Anggota Brimob Pasca Pengeroyokan Humas KLH dan Wartawan Ditetapkan Tersangka

PT BMS sendiri, kata dia, sebetulnya itu terkontaminasi yang diduga dari sumber, akan tetapi saat ini sudah di kontaminasi.

“Saat ini PT BMS sudah didekon sehingga InsyaAllah akan kita cek ulang, pasca dekon ini sudah aman apa belum.”kata dia.

Menurutnya, hasil pengembangan berdasarkan informasi, PT Peter Metal Technology Indonesia (PMT) sebuah industri peleburan logam yang diduga sumber radioaktif.

“Ini baru dugaan, karena hasil pemeriksaan di alat produksi mengandung cesium, kemudian ternyata dia punya caster company yaitu PT NACE.”kata dia.

Baca juga:

Tiga Perusahaan di Kawasan Modern Cikande Disegel Kementrian Lingkungan Hidup

Masih kata Deputi LH, bahwa hari ini pihaknya akan mengecek dan penyelidikan secara joint Investigasi dan menangani penegakan hukum pidana lingkungan hidup dan penegakan perdata sesuai undang undang nomor 32 tahun 2029.

“Karena ini undang undang pasti banyak yang dilanggar, kami fokus di LH untuk 32 sedangkan undang undang ekspor import perdagangan, ketenaga nukliran ataupun hasil fakta di lapangan ditemukan unsur pidananya nanti rekan Bareskrim yang turun.” terangnya.

Lebih lanjut, kata Rizal sementara pihaknya masih mengumpulkan bukti dan memeriksa beberapa orang.

“Dari hasil beberapa alat bukti pemeriksaan saksi kita akan lihat siapa terjadi atau tidak pelanggaran pidananya. Jadi saya terlalu awal kalau saya harus menentukan si A si B si C sebagai tersangka karena ini masih berproses.” Pungkasnya.

Penulis: Nurlan

Post Views: 731
Tags: Deputi LH Irjen Pol Rizal IrawanKawasan Modern CikandePT BMSPT PMTRadioaktif di CikandeTim GeganaUdang Beku Terpapar Radioaktif
ADVERTISEMENT
Previous Post

Siapkan Lahan SPPG, Pemkab Serang Bentuk Tim Satgas Percepatan Program MBG

Next Post

Menteri KLH Telusuri Jejak Sumber Radioaktif di Cikande, Dosis Radiasi Ditemukan di PT PMT

Related Posts

Habiskan 300 Kg Beras Perhari, Tagana Kabupaten Serang Cover 1.520 Warga Terdampak Banjir di Tiga Kecamatan

by Walan. Id
2 Februari 2026
0
0
ShareTweetShare

Pasca Banjir, Baznas Kabupaten Serang Tinjau Warga di Mekarsari Carenang

by Walan. Id
2 Februari 2026
0
0
ShareTweetShare

Bencana di Wilayah Kabupaten Serang, BPBD Jadi Garda Terdepan

Kepala BPBD Kabupaten Serang Ajat Sudrajat. Dok. Nurlan

Kepala BPBD Kabupaten Serang Ajat Sudrajat. Dok. Nurlan

by Walan. Id
2 Februari 2026
0
0
ShareTweetShare

Kolaborasi Bupati dan DPRD Kabupaten Serang Bantu Korban Terdampak Banjir

by Walan. Id
1 Februari 2026
0
0
ShareTweetShare

DPRD Kabupaten Serang Kontraproduktif saat RDP Penanggulangan Bencana, Amin Nazili Angkat Bicara

by Walan. Id
30 Januari 2026
0
0
ShareTweetShare

Wakil Ketua DPRD Abdul Gofur Tinjau Warga Terdampak Banjir dan Salurkan Bantuan di Mekarsari

by Walan. Id
29 Januari 2026
0
0
ShareTweetShare
Next Post
Penyegelan oleh KLH dan Bapeten terkait sumber radioaktif di PT PMT Cikande. Dok. (KLH)

Menteri KLH Telusuri Jejak Sumber Radioaktif di Cikande, Dosis Radiasi Ditemukan di PT PMT

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

Ingin Liburan ke Pantai Sawarna di Banten! Berikut Rute dan Fasilitasnya

1 tahun ago
0

Beri Keahlian Warga Binaan, Pemkab Jalin MoU dengan Rutan Kelas II B Serang

9 bulan ago
0

Berita Terpopuler

    Habiskan 300 Kg Beras Perhari, Tagana Kabupaten Serang Cover 1.520 Warga Terdampak Banjir di Tiga Kecamatan

    by Walan. Id
    2 Februari 2026
    0
    0

    Walan.id - Dapur umum yang didirikan Tagana Kabupaten Serang yang berlokasi di Desa Mekarsari, Kecamatan Carenang untuk membantu warga yang...

    Pasca Banjir, Baznas Kabupaten Serang Tinjau Warga di Mekarsari Carenang

    by Walan. Id
    2 Februari 2026
    0
    0

    Walan.id - Bazanas Kabupaten Serang meninjau warga kampung Selawe, Desa Mekarsari, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, yang terdampak pasca banjir. Senin,...

    Kepala BPBD Kabupaten Serang Ajat Sudrajat. Dok. Nurlan

    Bencana di Wilayah Kabupaten Serang, BPBD Jadi Garda Terdepan

    by Walan. Id
    2 Februari 2026
    0
    0

    Walan.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang dalam penanganan banjir dan longsor di wilayah Kabupaten Serang jadi garda...

    Koordinator BPP Kecamatan Carenang Riyana. Dok. Nurlan

    Akibat Terendam Banjir, Ratusan Hektar Lahan Pertanian di Carenang Gagal Panen

    by Walan. Id
    2 Februari 2026
    0
    0

    Walan.id - Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Carenang mengidentifikasi lahan sawah yang terdampak banjir di wilayah Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang,...

    Walan.id
    adalah situs Portal Media Online yang bertujuan menyajikan konten berita terkini dan informatif.
    089528994714
    redaksiwalanid@gmail.com
    Facebook Twitter Youtube

    Category

    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    No Result
    View All Result
    • Home
    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id