Walan.id – Pemerintah Desa Cakung Kecamatan Binuang Kabupaten Serang membuat dapur umum untuk warga Kampung Kuranji yang terdampak banjir.
Menurut Kepala Desa Cakung H. Arsawi, genangan air di Kampung Kuranji Desa Cakung Kabupaten Serang saat ini sekitar 30 cm.
“Banjir yang terparah di Kampung kuranji, dan sudah langganan disetiap musim hujan, karena terhimpit oleh dua sungai seperti sungai Cidurian dan sungai Kalimati.” ungkap Kades dilokasi banjir. Kamis, 15 Januari 2026.
Baca juga:
Pemkab Serang Turun Tangan Atasi Drainase Mampet yang Mengakibatkan Banjir di Pamarayan
Ia menjelaskan, pihaknya mencatat ada sekitar 100 kartu keluarga yang terdampak banjir. Sehingga, Ia menyiapkan posko dapur umum dan bantuan sembako sekitar 190.
“Ada sekitar 100 kartu keluarga yang terdampak, Namun kita siapkan 190 sembako untuk warga.” ujarnya.
Sementara itu, Warga yang terdampak banjir Kholifah mengatakan saat ini Ia belum sempat mengungsi dan masih bertahan rumahnya.
“Masih didalam rumah pake kayu dibikin ranjang, cuma mau gimana lagi tinggal dirumah, takut ada yang nyuri aja klo ditinggalin.”ungkapnya.
Baca juga:
Aliran Drainase Situ Ciherang Mampet, Ponpes Salafi di Cikande Terdampak Banjir
Ia mengatakan, banjir tahun ini paling terparah meskipun sebelumnya tidak separah ini. Banjir tersebut menurutnya akibat intensitas curah hujan tinggi dan luapan air sungai Cidurian.
“Dulu juga banjir tapi gak seperti ini, ini yang terparah sampai air tingginya 70 cm sampai masuk kedalam rumah, kalo dulu paling 10 sampe 20 cm.” ujarnya.
Selain itu, warga saat ini mengeluhkan penyakit seperti gatal gatal dan lainya akibat air menggenangi kampungnya.
“Saya berharap kepada pemerintah terkait agar secepatnya menyalurkan obat obatan karena yang dirasakan gatal gatal.” pungkasnya.
Editor: Nurlan













