Walan.id — Memasuki hari keempat operasi pencarian terhadap satu orang korban terseret arus di Pantai Kayakas Pulo Manuk, Desa Darmasari, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, belum diketemukan. Jum’at, 27 Maret 2026.
Korban diketahui bernama Dendi Darmawan (22), seorang laki-laki warga Kampung Cilangkap RT 03/14, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Kota Depok. Hingga operasi SAR hari keempat, korban masih dinyatakan dalam pencarian.
Kasubsie Siaga dan Operasi Basarnas Banten, Rizky Dwianto mengatakan operasi SAR pada hari keempat ini difokuskan pada area perairan di sekitar lokasi kejadian dengan radius pencarian sejauh 1 Nautical Mile dari titik lokasi kejadian.
“Total area pencarian yang disisir oleh tim SAR gabungan mencapai kurang lebih 15 Nautical Mile persegi.” ungkapnya pada keterangan persnya, Jum’at, (27/3/2026).
Baca juga:
Wisatawan Tenggelam di Curug Goong Pandeglang Ditemukan Meninggal
Dwianto menjelaskan, sekitar pukul 07.00 WIB pihakanya membagi unsur pencarian menjadi dua Search and Rescue Unit atau SRU.
“SRU pertama melakukan pencarian menggunakan perahu nelayan dengan menyisir area perairan yang telah ditentukan berdasarkan koordinat pencarian.” jelasnya.
Ia mengatakan, area tersebut mencakup wilayah seluas kurang lebih 11 Nautical Mile persegi dengan jarak tempuh pencarian sekitar 47 Nautical Mile.
“SRU kedua melaksanakan penyisiran darat di sepanjang pesisir Pantai Kayakas Pulo Manuk.” ujarnya.
Baca juga:
Korban Tenggelam di Perairan Kembang Ranjang Berhasil Ditemukan dengan Kondisi Meninggal Dunia
Kemudian, kata Rizky, Tim SAR berkoordinasi dengan pengelola pantai dan masyarakat sekitar guna mengantisipasi apabila terdapat tanda-tanda keberadaan korban yang terdampar di sepanjang garis pantai.
“Hingga sore hari, upaya pencarian yang dilakukan oleh tim SAR gabungan belum membuahkan hasil. Operasi SAR hari keempat pun ditutup sementara dengan hasil nihil.” tandasnya.
Sementara itu, pencarian akan dilanjutkan kembali pada Sabtu, 28 Maret 2026 pukul 07.00 WIB.
“Apabila korban ditemukan, proses evakuasi akan dilakukan menggunakan perahu karet tim rescue, kemudian korban akan diangkat dari perairan dan selanjutnya dibawa menuju Puskesmas Bayah untuk penanganan lebih lanjut.” terangnya.
Diketahui Tim SAR gabungan akan terus melanjutkan upaya pencarian secara maksimal dengan harapan korban dapat segera ditemukan.












