• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, 3 Februari 2026, 03:19 WIB
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
No Result
View All Result
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial

DKPP Kabupaten Serang Sebut HPP Gabah Kering Panen Rp6.500 Perkilo Untuk Melindungi Petani

Walan. Id by Walan. Id
in Ekonomi dan Bisnis, Nasional, Pemerintah
0

Walan.id – Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang, Yuli Saputra, mengklaim harga pembelian pemerintah (HPP) untuk Gabah Kering Panen (GKP) sebesar Rp 6.500 dilakukan guna melindungi para petani.

Ia mengatakan, hal tersebut juga tidak bermaksud untuk mematikan usaha penggilan padi perorangan.

“Solusi yang disampaikan pak Prabowo itu bagus banget. Jadi, ‘ok akan saya handle semua penggilingan padi’. Nah, itu sudah dicontohkan mungkin seperti food station yang ada di Jakarta,” ujarnya kepada Wartawan melalui sambungan telepon, Jumat (7/2/2025).

Baca juga:Penuhi Nazar Prabowo Jadi Presiden RI, Budi Setiawan dan Roni Berjalan Kaki dari Pekan Baru Riau ke Jakarta

“Di sana kan (penggilingan padi) dilakukan oleh pemerintah melalui BUMD,” sambungnya.

“Itu yang dimaksud penggilingan padi diambil alih. Dan itu tidak mematikan penggilingan padi- penggilingan padi kecil lainnya,” jelasnya.

Yuli mengungkapkan, saat ini penggilingan padi kecil (PPK) baru memproduksi beras pecah kulit, belum sampai ke poloser atau berasnya belum dipoles.

“Mereka (PPK) baru mengupas kulit luarnya, jadi ketika akan dimasukkan ke dalam grade ataupun kualitas belum bisa, karena belum dilengkapi dengan teknologi penggilingan yang menengah ke atas,” ucapnya .

Baca juga:Dapur MBG akan Dibangun di Sejumlah Kabupaten dan Kota di Banten

“Artinya untuk mendapatkan beras dengan kualitas premium itu butuh peralatan, yang mereka tidak punya sekarang,” imbuhnya

Dirinya lantas mencontohkan PT Wilmar sebagai perusahaan yang sudah memiliki teknologi alat penggilingan padi yang menengah ke atas.

Yuli menyebut, PT Wilmar saat ini menerima beras pecah kulit dari penggilingan padi, untuk diproses lebih lanjut menjadi beras-beras berkualitas menengah ke atas.

“Contohnya, sekarang PT wilmar itu menerima beras pecah kulit. Artinya si penggilingan padi enggak mati yang penting dia berani beli berasnya, berani beli gabahnya dengan harga yang mereka mampu,” tandasnya.

Baca juga:DKPP Kabupaten Serang Sebut Per 1 Januari 2025 Proses Pupuk Subsidi Dipermudah

Sebelumnya, Pemerintah menetapkan harga pembelian gabah kering panen sebesar Rp6.500 per Kilogram. Hal tersebut merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto yang memerintahkan seluruh penggilingan padi untuk menyerap gabah dari petani dengan harga yang telah ditentukan.

Hal ini disampaikan dalam agenda mendadak sidak Kementerian Pertanian pada Senin (3/2) dimana Presiden Prabowo juga mengikuti teleconference dengan para petani, penyuluh pertanian, kepala dinas provinsi, Perpadi serta jajaran lainnya.

Lebih lanjut, Presiden meminta pengusaha penggilingan padi patuh terhadap Harga Pembelian Pemerintah untuk gabah kering panen sebesar Rp 6.500 per kilogram. Jika tak patuh, Presiden Prabowo pun memberikan ultimatum akan menutup atau mengambil alih penggilingan padi itu.

Baca juga:DKPP Kabupaten Serang Sebut Stok Pupuk Subsidi untuk Kebutuhan Petani Aman

Presiden Prabowo menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani serta menjaga keseimbangan ekonomi dalam rantai distribusi pangan

Kunjungan mendadak Presiden Prabowo ke Kementerian Pertanian ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam memastikan ketahanan pangan nasional. Dengan langkah tegas dan strategi yang matang, Indonesia semakin dekat dengan swasembada beras yang selama ini telah diupayakan.

Post Views: 837
Tags: Arahan PresidenDKPP Kabupaten SerangHarga Gabah KeringKementerian PertanianKetahanan PanganPenggilingan PadiPrabowo SubiantoPT Wilmar
ADVERTISEMENT
Previous Post

Sedang Bermain Dipinggir Sungai, Bocah 3 Tahun di Desa Dukuh Terseret Arus Sungai Ciujung

Next Post

Protes Galian Ilegal, Warga Mekarsari Dilaporkan ke Polisi, Bonnie Anggota Komisi X DPR RI Angkat Bicara

Related Posts

Habiskan 300 Kg Beras Perhari, Tagana Kabupaten Serang Cover 1.520 Warga Terdampak Banjir di Tiga Kecamatan

by Walan. Id
2 Februari 2026
0
0
ShareTweetShare

Pasca Banjir, Baznas Kabupaten Serang Tinjau Warga di Mekarsari Carenang

by Walan. Id
2 Februari 2026
0
0
ShareTweetShare

Bencana di Wilayah Kabupaten Serang, BPBD Jadi Garda Terdepan

Kepala BPBD Kabupaten Serang Ajat Sudrajat. Dok. Nurlan

Kepala BPBD Kabupaten Serang Ajat Sudrajat. Dok. Nurlan

by Walan. Id
2 Februari 2026
0
0
ShareTweetShare

Kolaborasi Bupati dan DPRD Kabupaten Serang Bantu Korban Terdampak Banjir

by Walan. Id
1 Februari 2026
0
0
ShareTweetShare

DPRD Kabupaten Serang Kontraproduktif saat RDP Penanggulangan Bencana, Amin Nazili Angkat Bicara

by Walan. Id
30 Januari 2026
0
0
ShareTweetShare

Wakil Ketua DPRD Abdul Gofur Tinjau Warga Terdampak Banjir dan Salurkan Bantuan di Mekarsari

by Walan. Id
29 Januari 2026
0
0
ShareTweetShare
Next Post

Protes Galian Ilegal, Warga Mekarsari Dilaporkan ke Polisi, Bonnie Anggota Komisi X DPR RI Angkat Bicara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

Proyek PSEL di Kabupaten Serang Batal, Jarak Tempuh Jadi Pertimbangan

3 bulan ago
0

Nama Ida Nuraida Diisukan Jadi Pj Sekda Kabupaten Serang Gantikan Rudy Suhartanto

8 bulan ago
0

Berita Terpopuler

    Habiskan 300 Kg Beras Perhari, Tagana Kabupaten Serang Cover 1.520 Warga Terdampak Banjir di Tiga Kecamatan

    by Walan. Id
    2 Februari 2026
    0
    0

    Walan.id - Dapur umum yang didirikan Tagana Kabupaten Serang yang berlokasi di Desa Mekarsari, Kecamatan Carenang untuk membantu warga yang...

    Pasca Banjir, Baznas Kabupaten Serang Tinjau Warga di Mekarsari Carenang

    by Walan. Id
    2 Februari 2026
    0
    0

    Walan.id - Bazanas Kabupaten Serang meninjau warga kampung Selawe, Desa Mekarsari, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, yang terdampak pasca banjir. Senin,...

    Kepala BPBD Kabupaten Serang Ajat Sudrajat. Dok. Nurlan

    Bencana di Wilayah Kabupaten Serang, BPBD Jadi Garda Terdepan

    by Walan. Id
    2 Februari 2026
    0
    0

    Walan.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang dalam penanganan banjir dan longsor di wilayah Kabupaten Serang jadi garda...

    Koordinator BPP Kecamatan Carenang Riyana. Dok. Nurlan

    Akibat Terendam Banjir, Ratusan Hektar Lahan Pertanian di Carenang Gagal Panen

    by Walan. Id
    2 Februari 2026
    0
    0

    Walan.id - Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Carenang mengidentifikasi lahan sawah yang terdampak banjir di wilayah Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang,...

    Walan.id
    adalah situs Portal Media Online yang bertujuan menyajikan konten berita terkini dan informatif.
    089528994714
    redaksiwalanid@gmail.com
    Facebook Twitter Youtube

    Category

    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    No Result
    View All Result
    • Home
    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id