• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, 21 Maret 2026, 13:48 WIB
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial
No Result
View All Result
Walan
No Result
View All Result
  • Home
  • Pemerintah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Peristiwa
  • Advetorial

Diduga Keracunan MBG, Puluhan Siswa SMPN 1 Kramatwatu Alami Gejala Mual dan Diare

Walan. Id by Walan. Id
in Uncategorized
0
Halaman Sekolah SMPN 1 Kramatwatu, Kabupaten Serang. Dok. (Istimewa)

Halaman Sekolah SMPN 1 Kramatwatu, Kabupaten Serang. Dok(Istimewa)

Walan.id – Sebanyak 27 siswa dari SMPN 1 Kramatwatu mengalami gejala mual, muntah, dan diare setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Serdang.

Enam siswa bahkan harus dilarikan ke klinik terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Insiden tersebut menjadi perhatian serius terkait keamanan dan kualitas makanan yang diberikan dalam program sekolah.

Kepala SMPN 1 Kramatwatu Dede Al Amron Edi Muslikh menjelaskan kronologi kejadian tersebut. Kata Dede, pada Selasa, 2 September 2025, pihak sekolah menerima makan paket MBG seperti biasa.

“Karena kita kan sudah berjalan 2 minggu dari tanggal 19 Agustus. Jadi, kemarin itu jam 10 kita menerima paket makan. ‎Dan seperti biasa kami bagikan ke anak-anak jam setengah 12 sebelum anak-anak salat Zuhur, pas istirahat,” ujarnya kepada wartawan, Rabu, September 2025.

Baca juga:

Dapur MBG Resmi Beroperasi, Rantang SUS 304 Jadi Wadah Andalan Sajikan Gizi Seimbang

Ia menyampaikan bahwa pihak sekolah selalu menyampaikan kepada siswa agar tidak memakan makanan yang dirasa tidak layak, dan jika ada bau tak sedap, makanan tersebut harus dikembalikan.

Namun, lanjutnya, beberapa siswa membuka makanan di kelas dan mencium bau yang tidak sedap, yang diduga berasal dari makanan basi atau busuk.

“Ada mencium bau makanan yang basi mungkin gitu ya atau busuklah seperti itu. Nah, kemudian lapor ke gurunya, gurunya sampai pengumuman semuanya. Seluruh siswa yang memang makanannya tidak layak dimakan, silakan dikembalikan,” ujarnya.

Baca juga:

Dapur MBG akan Dibangun di Sejumlah Kabupaten dan Kota di Banten

Ia mengatakan, meski sebagian besar mengembalikan paket makanannya, ada beberapa siswa yang tetap memakannya karena merasa lapar, terutama setelah olahraga.

Sekitar satu jam setelah makan, mereka mulai mengeluh mengalami sakit perut, mual, bahkan ada yang muntah-muntah.

“Di antaranya ada 6 orang anak laki-laki yang pada jam 12 itu makan, tidak memperhatikan fisik dan keadaan makanan karena mereka lapar, mungkin habis olahraga dan lain-lain, terus dimakan, dihabiskan. Setelah itu masuk kelas seperti biasa dan satu jam kemudian mereka mengeluh, sakit perut, mual, dan ada di antaranya satu orang yang muntah-muntah,” katanya.

Lebih lanjut, kata Dede, mereka lalu melapor ke guru, dan pihak sekolah segera mengumpulkan siswa yang mengalami gejala serupa. Dede menambahkan bahwa keenam siswa tersebut dibawa ke klinik untuk mendapatkan perawatan.

“Anak-anak ini kemudian dijemput orang tua mereka setelah pemeriksaan dari petugas medis menyatakan tidak ada kondisi darurat dan tidak berkelanjutan,” jelasnya.

Baca juga:

Pasca Viral! Puluhan Siswa Belajar Lesehan, Wabup Serang Kunjungi SDN Kalong di Kibin

Ia juga menyebutkan bahwa kejadian ini merupakan yang pertama kali terjadi sejak program MBG dimulai pada 19 Agustus 2025.

“Saya tidak tahu analisa dari pihak kesehatan, tadi ada dari puskesmas, dari dinas kesehatan mengonfirmasi dan meminta klarifikasi dari kami, kita sampaikan seperti itu.

Kendati demikian, ia juga mengaku pihak sekolah belum dapat memastikan penyebab pasti dari gejala yang dialami para siswa.

“Mereka juga tidak menyebutkan bahwa itu akibat keracunan, hanya bahasanya itu kan akibat makan, tentang keracunan seperti apa kan belum dicek kandungan apa yang ada di dalam makanan tersebut,” jelas Dede.

Baca juga:

Program Makan Bergizi Gratis, Bupati Serang: Kita Menunggu dari Pusat Teknisnya

Sehari kemudian, laporan dari orang tua menyebutkan ada 21 siswa lain yang mengalami gejala serupa. Sementara berdasarkan keterangan siswa SMPN 1 Kramatwatu, diketahui bahwa makanan yang diberikan memiliki bau tak sedap dan ditemukan adanya hewan, seperti belatung, di makanan tersebut.

Hani Hairunnisa, siswa kelas 9 SMPN 1 Kramatwatu menyatakan bahwa nasi dalam menu MBG terbilang aman, tetapi lauknya sudah tidak layak konsumsi.

“Pas kemarin baru diambil, pas dibagikan, pas saya buka itu tuh kayak bau yang sayur sudah basi, kayak ada basi gitu. Menunya ada sayur, tempe, dan tahu, tapi lauknya sudah bau,” ujarnya. ***

Post Views: 934
Tags: Diduga KeracunanProgram MBGPuluhan SiswaSatuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa SerdangSMPN 1 Kramatwatu
ADVERTISEMENT
Previous Post

Tahun Ini, Kantor Disdukcapil Bakal Pindah ke Puspemkab

Next Post

Kebakaran Rumah di Teras Bojong Kabupaten Serang Diduga Akibat Obat Nyamuk

Related Posts

HNSI Safari Ramadan, Nelayan Sampaikan Aspirasi hingga Keluhan

by Walan. Id
10 Maret 2026
0
0
ShareTweetShare

Basarnas Banten Evakuasi Kapten Kapal Tanker Asal Rusia di Perairan Cilegon

by Walan. Id
7 Maret 2026
0
0
ShareTweetShare

DKPP Kabupaten Serang Gelar Pangan Murah di Puspemkab

by Walan. Id
5 Maret 2026
0
0
ShareTweetShare

Disnakertrans Kabupaten Serang Dampingi Proses Pemulangan Latiyah ke Tanah Air

by Walan. Id
6 Februari 2026
0
0
ShareTweetShare

Pasca Banjir, Baznas Kabupaten Serang Tinjau Warga di Mekarsari Carenang

by Walan. Id
2 Februari 2026
0
0
ShareTweetShare

Kades Pegadingan: Pernyataan Ketua DPRD Terkait Pelantikan Pejabat Pemkab Seperti Tidak Paham Pemerintahan

by Walan. Id
13 Januari 2026
0
0
ShareTweetShare
Next Post
Kondisi rumah terbakar di teras bojong kecamatan carenang diduga akibat pembakaran obat nyamuk. Dok(Nurlan)

Kebakaran Rumah di Teras Bojong Kabupaten Serang Diduga Akibat Obat Nyamuk

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

Maraknya Kawin Siri di Kabupaten Serang, Disdukcapil: Penting Pernikahan Sebagai Bukti Legalitas di Negara

8 bulan ago
0

Peringati Hari Lingkungan Hidup se-Dunia 2025, Pemkab Serang Aksi Bersih-bersih Sampah

10 bulan ago
0

Berita Terpopuler

    Tinjau Posko Mudik Cinangka – Anyer, Wabup Najib Hamas Pastikan Pemudik Aman dan Nyaman

    by Walan. Id
    18 Maret 2026
    0
    0

    Walan.id - Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas meninjau 2 Pos Pengamanan (Pos Pam) Pelayanan Perayaan Idhul Fitri 1447 Hijriyah...

    PETRUCK Merak Berbagi Takjil di Ciwandan, Pererat Kebersamaan di Tengah Perbedaan

    by Walan. Id
    18 Maret 2026
    0
    0

    Walan.id - Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan Paguyuban Perwakilan Pengusaha Truck & Bus (PETRUCK) Merak, dengan menggelar kegiatan berbagi takjil...

    Menhub Tinjau Arus Puncak Mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Ciwandan

    by Walan. Id
    18 Maret 2026
    0
    0

    Walan.id – Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi bersama Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, dan sejumlah pemangku kepentingan...

    Hotel Horison Serang Gelar Santunan dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim

    by Walan. Id
    18 Maret 2026
    0
    0

    Walan.id - Hotel Horison TC-UPI Serang menggelar kegiatan santunan anak yatim yang bekerja sama dengan Yayasan Al-Kahfi Kota Serang. Kegiatan...

    Walan.id
    adalah situs Portal Media Online yang bertujuan menyajikan konten berita terkini dan informatif.
    089528994714
    redaksiwalanid@gmail.com
    Facebook Twitter Youtube

    Category

    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    No Result
    View All Result
    • Home
    • Pemerintah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Politik
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
    • Daerah
    • Lifestyle
    • Peristiwa
    • Advetorial

    © 2024 Walan.id